News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengamat Prediksi Akhir Tahun Suku Bunga Naik 200 Basis Poin, BI Diminta Siap Hadapi Tekanan Global

Pengamat menilai bahwa momentum kenaikan suku bunga kali ini sangat tepat karena dilakukan saat tensi geopolitik global mulai menunjukkan tanda-tanda mereda.
Selasa, 9 Juni 2026 - 15:43 WIB
Gedung Bank Indonesia
Sumber :
  • BI

Jakarta, tvOnenews.com — Keputusan Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga acuan menjadi 5,50 persen mendapat apresiasi dari kalangan pelaku pasar.

Langkah tersebut dinilai tepat untuk meredam tekanan terhadap rupiah yang dalam beberapa pekan terakhir tertekan oleh gejolak global, arus keluar modal asing, dan meningkatnya kebutuhan valuta asing di dalam negeri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengamat Pasar Uang dan Komoditas Ibrahim Assuaibi menilai, momentum kenaikan suku bunga kali ini sangat tepat karena dilakukan saat tensi geopolitik global mulai menunjukkan tanda-tanda mereda.

“Hari ini, Bank Indonesia mengumumkan kenaikan suku bunga 25 basis poin, ya, menjadi 5,50 persen. Momentumnya sangat bagus sekali, disebabkan oleh tensi geopolitik sedikit mereda akibat pernyataan dari (Donald) Trump untuk tidak adanya saling serang antara Israel dan Iran,” kata Ibrahim dalam keterangan resminya, Selasa (9/6/2026).

Menurut Ibrahim, kondisi tersebut memberikan ruang bagi BI untuk mengirim sinyal kuat kepada pasar bahwa Indonesia serius mempertahankan stabilitas nilai tukar dan mengendalikan inflasi di tengah ketidakpastian global.

“Nah, ini momentum yang paling bagus dan bagi saya Bank Indonesia sangat tepat sekali dalam membuat satu kebijakan dengan menaikkan suku bunga,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa tujuan utama kenaikan suku bunga adalah menjaga stabilitas rupiah sekaligus mengantisipasi risiko kenaikan inflasi yang diperkirakan muncul akibat meningkatnya harga barang impor.

“Kenaikan suku bunga ini bertujuan adalah untuk menstabilkan mata uang rupiah dan inflasi pun juga tetap terjaga,” tegas dia.

“Karena kita melihat bahwa inflasi kemungkinan besar, setiap bulan, ya, bulan ini pun juga kemungkinan akan mengalami kenaikan karena dampak dari kenaikan harga-harga barang-barang impor,” lanjutnya.

Meski memuji langkah bank sentral, Ibrahim mengingatkan bahwa beban menjaga stabilitas ekonomi tidak bisa hanya ditanggung oleh BI. Menurut dia, pemerintah harus mengeluarkan kebijakan yang sejalan agar upaya mempertahankan rupiah dapat memberikan hasil yang lebih kuat dan berkelanjutan.

“Nah, kebijakan Bank Indonesia ini sudah cukup bagus, ya, dengan menaikkan suku bunga,” ungkapnya.

“Nah, tinggal bagaimana pemerintah, kebijakan-kebijakan pemerintah agar bersama-sama dengan Bank Indonesia untuk menstabilkan mata uang rupiah,” katanya.

Di balik optimisme tersebut, Ibrahim menilai penguatan rupiah yang terjadi setelah kebijakan BI berpotensi hanya bersifat sementara apabila persoalan fiskal belum mendapat perhatian serius. Ia menyoroti kondisi defisit anggaran yang mendekati batas 3 persen sebagai salah satu faktor yang masih menjadi perhatian investor.

“Tetapi, kalau saya lihat bahwa penguatan mata uang rupiah ini hanya bersifat sementara, ya, karena belum ada satu kepastian, ya, tentang fiskal yang kita lihat masih defisit, ya mendekati 3 persen dan ini yang harus diperhatikan oleh pemerintah,” bebernya.

Menurut Ibrahim, selama beberapa bulan terakhir BI telah mengerahkan hampir seluruh instrumen kebijakan yang dimilikinya untuk menjaga stabilitas pasar keuangan. Mulai dari intervensi di pasar valuta asing, pasar obligasi, hingga penyesuaian suku bunga acuan.

“Karena apa? Karena lagi-lagi saya katakan bahwa Bank Indonesia sudah all out, ya, dalam melakukan, apa, intervensi di pasar, baik pasar internasional, pasar domestik, obligasi, valuta asing, bahkan sudah menaikkan 75 basis poin yang saya kira bahwa sampai akhir tahun, BI kemungkinan hanya 100 basis poin, tetapi pada saat hari ini sudah total 75 basis poin,” tukasnya.

Ia bahkan memperingatkan kemungkinan BI harus mengambil langkah yang lebih agresif apabila situasi global kembali memburuk dalam beberapa bulan ke depan.

“Ada kemungkinan besar kalau kondisi global, ya, masih memburuk, kemungkinan besar Bank Indonesia sampai akhir tahun akan menaikkan suku bunga 200 basis poin, bisa di 2 persen,” tandas dia.

Sebelumnya, BI dalam RDG Mingguan pada Selasa (9/6/2026) memutuskan menaikkan BI-Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,50 persen.

Kebijakan tersebut diambil untuk memperkuat stabilisasi nilai tukar rupiah yang tertekan akibat perang di Timur Tengah, tingginya permintaan valuta asing domestik, serta derasnya aliran keluar investasi portofolio asing. (agr/rpi)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sambut HUT Ke-81 RI, 100 Ribu Peserta akan Ikut Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas 1 Agustus 2026

Sambut HUT Ke-81 RI, 100 Ribu Peserta akan Ikut Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas 1 Agustus 2026

Sekjen Kemenag Kamaruddin Amin mengatakan kegiatan zikir dan doa kebangsaan yang akan digelar menjelang HUT Ke-81 RI ini merupakan wujud rasa syukur atas perjalanan bangsa.
Kejagung Kantongi Bukti Percakapan Lodewyk Pusung dan Istri Terkait Keterlibatan Korupsi MBG

Kejagung Kantongi Bukti Percakapan Lodewyk Pusung dan Istri Terkait Keterlibatan Korupsi MBG

Tim Kejaksaan Agung (Kejagung) menyebut mengamankan barang bukti chat atau percakapan antara mantan Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung dengan istrinya. Percakapan tersbeut berisikan terkait peran Lodewyk dalam dugaan kasus korupsi dalam tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Rentetan Dokter Magang Meninggal Dunia, Anggota DPR Minta Pemerintah Ungkap Penyebabnya

Rentetan Dokter Magang Meninggal Dunia, Anggota DPR Minta Pemerintah Ungkap Penyebabnya

Penyebab kematian dokter magang SZM yang diduga terjatuh dari lantai 18 apartemen di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, mesti diungkap tuntas. Anggota Komisi X DPR RI Habib Syarief Muhammad mengatakan penyelidikan harus dilakukan secara menyeluruh.
Update Ranking Dunia Timnas Voli Indonesia: Gagal Juara di SEA V Cup 2026, Farhan Halim Cs Masih Jadi yang Terbaik di ASEAN

Update Ranking Dunia Timnas Voli Indonesia: Gagal Juara di SEA V Cup 2026, Farhan Halim Cs Masih Jadi yang Terbaik di ASEAN

Update ranking dunia Timnas Voli Indonesia setelah berakhirnya ajang SEA V Cup 2026 putaran kedua yang berlangsung di Jakarta International Velodrome pekan lalu
BGN Larang Dapur MBG Pakai Barang Subsidi, Komisi IX DPR: Pak Sudaryono Jangan Bicara di Medsos, Keluarkan Suratnya

BGN Larang Dapur MBG Pakai Barang Subsidi, Komisi IX DPR: Pak Sudaryono Jangan Bicara di Medsos, Keluarkan Suratnya

Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Chaniago komentari terkait pernyataan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono soal larang penggunaan barang bersubsidi
Media China Bongkar Alasan Timnas China Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 di Jakarta, Ternyata Fokus Hadapi Lawan Lebih Berat

Media China Bongkar Alasan Timnas China Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 di Jakarta, Ternyata Fokus Hadapi Lawan Lebih Berat

Timnas China dilaporkan memutuskan mundur dari turnamen edisi perdana tersebut meski sebelumnya masuk dalam daftar negara undangan FIFA ASEAN Cup 2026.

Trending

Komitmen Dukung Pemerintahan Prabowo-Gibran, Partai Berkarya Nusantara Berubah Nama Jadi Partai Berkarya Nasional

Komitmen Dukung Pemerintahan Prabowo-Gibran, Partai Berkarya Nusantara Berubah Nama Jadi Partai Berkarya Nasional

Partai Berkarya Nusantara secara resmi mengumumkan pergantian namanya menjadi Partai Berkarya Nasional
Demi Sejajar dengan Mitchell Baker, John Herdman Hampir Mau Naik Kursi Demi Bisa Foto Bareng Debutan Timnas Indonesia

Demi Sejajar dengan Mitchell Baker, John Herdman Hampir Mau Naik Kursi Demi Bisa Foto Bareng Debutan Timnas Indonesia

‎Timnas Indonesia baru saja meraih hasil gemilang dalam laga Piala AFF 2026. Skuad Garuda berjaya menggilas Kamboja dengan skor telak 5-1.
Misteri Kasus Pembunuhan Satpam di Waduk Jatiluhur Belum Terungkap, KDM Datangi Polres Purwakarta

Misteri Kasus Pembunuhan Satpam di Waduk Jatiluhur Belum Terungkap, KDM Datangi Polres Purwakarta

Dedi Mulyadi mendatangi langsung Mapolres Purwakarta pada Senin (27/7/2026) untuk mengetahui perkembangan penyelidikan kasus kematian satpam di Waduk Jatiluhur.
4 Shio yang Dihampiri Keuntungan Besar pada 29 Juli 2026, Siapa Saja?

4 Shio yang Dihampiri Keuntungan Besar pada 29 Juli 2026, Siapa Saja?

4 shio yang dihampiri keuntungan besar pada 29 Juli 2026 sudah terungkap! Cek ramalan keuangan dan angka hoki 12 shio Rabu besok, siapa yang paling beruntung?
Polisi Bongkar Makam Terduga Pencuri Ayam di Bali Demi Ungkap Penyebab Pasti Kematian

Polisi Bongkar Makam Terduga Pencuri Ayam di Bali Demi Ungkap Penyebab Pasti Kematian

Rina mengatakan pembongkaran makam korban pengeroyokan dilakukan di Setra Sidetapa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali dilakukan pada Senin (27/7/2026).
Debut dan Cetak Hattrick di Timnas Indonesia, Mitchell Baker: Berada di Sini Seperti Mimpi Menjadi Kenyataan ‎

Debut dan Cetak Hattrick di Timnas Indonesia, Mitchell Baker: Berada di Sini Seperti Mimpi Menjadi Kenyataan ‎

Timnas Indonesia mengawali langkahnya dengan meraih kemenangan atas Kamboja di Piala AFF 2026. Skor akhir 5-1 tercipta pada pertandingan tersebut.
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki pada 29 Juli 2026: Kesempatan Besar Datang Bersamaan dengan Kabar Baik

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki pada 29 Juli 2026: Kesempatan Besar Datang Bersamaan dengan Kabar Baik

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki pada 29 Juli 2026: Ada yang dapat kesempatan besar bersamaan dengan kabar baik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT