News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kebijakan BI dan Pemerintah untuk Memperkuat Rupiah Sudah Tepat

Ekonom Universitas Muhammadiyah Bengkulu menilai kebijakan BI dan Pemerintah untuk meningkatkan daya tarik imbal hasil instrumen keuangan domestik dan menjaga likuiditas pasar keuangan-perbankan sebagai langkah tepat dalam menguatkan nilai tukar rupiah. 
Selasa, 9 Juni 2026 - 23:46 WIB
Mata uang Rupiah dan Dolar AS
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

tvOnenews.com - Ekonom Universitas Muhammadiyah Bengkulu, Dr. Surya Vandiantara menilai kebijakan Bank Indonesia (BI) dan Pemerintah untuk meningkatkan daya tarik imbal hasil (yield) instrumen keuangan domestik dan menjaga likuiditas pasar keuangan-perbankan sebagai langkah tepat dalam menguatkan nilai tukar rupiah

Menurutnya, peningkatan yield instrumen keuangan domestik itu akan mendorong modal asing atau portofolio inflow dapat mengalir deras ke dalam negeri. Hal ini akan berdampak pada penguatan nilai tukar rupiah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jika portofolio inflow semakin deras masuk ke Indonesia melalui Surat Berharga Negara (SBN), maka akan semakin besar peluang bagi negara untuk mengelola modal asing tersebut menjadi program yang dapat memberikan dampak langsung terhadap peningkatan produktivitas nasional. Ini akan memicu peningkatan permintaan atas rupiah, sehingga nilai tukar rupiah akan semakin kuat menghadapi tekanan mata uang asing seperti dollar Amerika Serikat," kata Surya. 

Kemudian terkait kebijakan menempatkan pengelolaan kas di Bank Indonesia demi menjaga likuiditas pasar keuangan-perbankan, Surya menyebut itu sebagai angin segar bagi pendapatan negara, karena pemerintah akan mendapatkan remunerasi atas kebijakan tersebut. 

Namun, dia mengingatkan agar kebijakan itu harus mampu disalurkan dalam bentuk likuiditas tambahan pada sistem perbankan, sehingga bisa diserap pelaku usaha. 

"Pemerintah perlu berhati-hati dalam mengelola kebijakan ini. Pengelolaan kas negara di bank sentral harus mampu disalurkan dalam bentuk likuiditas tambahan kepada sistem perbankan. Kebijakan ini perlu pula diikuti dengan penurunan suku bunga acuan, agar para pelaku usaha dapat menyerap modal lebih maksimal untuk mengembangkan bisnis," terangnya. 

Menurut Surya, koordinasi antara BI dan Pemerintah merupakan salah satu faktor kunci dalam mendorong sentimen positif bagi rupiah. Karena itu mendorong adanya kolaborasi kebijakan yang leboh sinkron antara fiskal dan moneter. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tanpa koordinasi yang erat, opsi kebijakan meningkatkan yield instrumen keuangan domestik dan menjaga likuiditas pasar keuangan-perbankan tidak akan pernah tercapai," ujarnya. 

Ke depan, kata Surya, tantangan pemerintah dan BI adalah menjaga implementasi kebijakan tersebut secara maksimal. Jika itu dilakukan disiplin, Ia yakin akan berdampak pada penguatan rupiah di kemudian hari. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bursa Transfer Inter Milan: Petinggi Nerazzurri Akui Sedang Dekati Bek Tottenham untuk Jadi Tembok Pertahanan Baru

Bursa Transfer Inter Milan: Petinggi Nerazzurri Akui Sedang Dekati Bek Tottenham untuk Jadi Tembok Pertahanan Baru

Inter Milan mengonfirmasi tengah berupaya memboyong bek Tottenham, Cristian Romero, pada bursa transfer 2026. Bek Argentina itu diproyeksikan jadi pilar baru.
Demi Bantu Timnas Indonesia Menang, PSSI Punya 1 Permintaan buat Suporter Garuda Jelang Hadapi Kamboja di Piala AFF 2026

Demi Bantu Timnas Indonesia Menang, PSSI Punya 1 Permintaan buat Suporter Garuda Jelang Hadapi Kamboja di Piala AFF 2026

PSSI mengajak seluruh suporter Timnas Indonesia memadati Stadion Pakansari saat skuad Garuda menghadapi Kamboja pada ajang Piala AFF 2026, Senin (27/07/2026).
BREAKING
NEWS
Profil Perry Warjiyo, Gubernur BI yang Mundur dari Jabatannya Ternyata Memiliki Prestasi yang Mentereng

Profil Perry Warjiyo, Gubernur BI yang Mundur dari Jabatannya Ternyata Memiliki Prestasi yang Mentereng

Perry Warjiyo menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia selama dua periode, yakni pada 2018-2023 dan pada periode 2023-2028, hingga mundur di pertengahan 2026.
John Herdman Terima Kabar Buruk Beruntun Jelang Timnas Indonesia Jalani Debut Piala AFF 2026, Skuad Garuda Terancam Pincang

John Herdman Terima Kabar Buruk Beruntun Jelang Timnas Indonesia Jalani Debut Piala AFF 2026, Skuad Garuda Terancam Pincang

Timnas Indonesia mendapat kabar buruk beruntun jelang laga perdana Piala AFF 2026. Dua pemain penting berpotensi absen saat skuad Garuda menghadapi Kamboja.
Ternyata ini Tujuan Utama Dedi Mulyadi buat Sayembara Tangkap Begal, Warga Jabar Dihadiahkan Uang Jutaan

Ternyata ini Tujuan Utama Dedi Mulyadi buat Sayembara Tangkap Begal, Warga Jabar Dihadiahkan Uang Jutaan

Beberapa waktu Dedi Mulyadi menyampaikan Sayembara tangkap begal. Jika berhasil mendapatkan apresiasi jutaan rupiah.
Dua Band Asal Surabaya, Dewa 19 dan Padi Reborn Akan Tampil dalam Satu Konser

Dua Band Asal Surabaya, Dewa 19 dan Padi Reborn Akan Tampil dalam Satu Konser

Dua grup musik yang berakar dari Surabaya, Dewa 19 dan Padi Reborn, dijadwalkan tampil dalam satu panggung pada konser bertajuk When Legends Comeback to Surabaya.

Trending

Imbas Bentrokan di Jalan Tambak, Massa dari Kelompok Korban Tewas Mendatangi Polsek Menteng Malam-malam

Imbas Bentrokan di Jalan Tambak, Massa dari Kelompok Korban Tewas Mendatangi Polsek Menteng Malam-malam

Sekelompok massa mendatangi Polsek Metro Menteng pada Minggu malam usai terjadinya bentrokan di Jalan Tambak. Polisi memastikan bahwa kondisi dapat dikendalikan.
Kronologi Pria Tewas Dihakimi Massa Usai Kepergok Maling Ayam di Bali

Kronologi Pria Tewas Dihakimi Massa Usai Kepergok Maling Ayam di Bali

Warga yang mengetahui aksi KD langsung mengamankannya. Kabar adanya maling ayam yang tertangkap basah langsung tersebar hingga warga terus berdatangan.....
Viral! Beredar Tampang Diduga Para Pelaku Pengeroyokan Maling Ayam hingga Tewas di Bali, Benarkah?

Viral! Beredar Tampang Diduga Para Pelaku Pengeroyokan Maling Ayam hingga Tewas di Bali, Benarkah?

Kasus tewasnya seorang pria yang diduga mencuri ayam di Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali, terus menjadi sorotan publik.
Kronologi Bentrokan Maut di Menteng, Bermula dari Aksi Geber Motor hingga Berujung Amuk Massa dan Hilangnya Nyawa

Kronologi Bentrokan Maut di Menteng, Bermula dari Aksi Geber Motor hingga Berujung Amuk Massa dan Hilangnya Nyawa

Polisi mengungkap kronologi bentrokan di Menteng yang diduga dipicu aksi geber motor di dekat gerobak nasi uduk. Tiga orang diamankan, satu korban meninggal dunia diamuk massa.
Viral Anak Terduga Pencuri Ayam yang Tewas Dikeroyok Massa di Bali Histeris, Hotman Paris Siap Biayai Sekolahnya

Viral Anak Terduga Pencuri Ayam yang Tewas Dikeroyok Massa di Bali Histeris, Hotman Paris Siap Biayai Sekolahnya

Viral anak dari pria terduga pencuri ayam tewas direkoyok massa di Bali Histeris, Hotman Paris akui siap untuk membiayai sekolahnya.
Tak Ada Komunikasi dengan John Herdman, Igor Tolic Beri Pesan Khusus pada Pemain Persib di Timnas Indonesia Jelang Piala AFF

Tak Ada Komunikasi dengan John Herdman, Igor Tolic Beri Pesan Khusus pada Pemain Persib di Timnas Indonesia Jelang Piala AFF

Sebagai pemberi kontribusi terbanyak bagi skuad Piala AFF, Persib terpaksa tak memainkan tujuh pemain Timnas Indonesia di Piala Presiden 2026. 
DPR: Negara Wajib Pulihkan Trauma Anak Terduga Pelaku Maling Ayam di Bali

DPR: Negara Wajib Pulihkan Trauma Anak Terduga Pelaku Maling Ayam di Bali

Anggota Komisi XIII DPR RI Rieke Diah Pitaloka pun merespons soal video viral anak terduga pelaku pencurian ayam yang menangis histeris di Tabanan Bali.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT