News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Chatib Basri Ungkap Penyebab Utama Rupiah Terus Keok Meski Mata Uang Regional Lain Stabil

Menteri Keuangan RI periode 2013-2014 sekaligus ekonom senior Chatib Basri jelaskan penyebab rupiah jatuh, meski mata uang negara regional stabil.
Rabu, 10 Juni 2026 - 05:37 WIB
Wakil Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Chatib Basri
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com-Pelemahan rupiah di Indonesia lebih banyak karena persoalan kepercayaan investor terhadap fiskal Indonesia. Demikian pendapat Menteri Keuangan RI periode 2013-2014 sekaligus ekonom senior Chatib Basri. “Soal kita itu adalah soal confidence di fiskal,” katanya dalam agenda Grab Business Forum 2026 di Jakarta, Selasa.

Dalam kesempatan tersebut, Chatib memaparkan analisis data kausalitas yang dilakukan antara pergerakan rupiah dengan risiko fiskal diukur melalui Credit Default Swap (CDS), yaitu biaya asuransi terhadap risiko gagal bayar obligasi negara. Hasil pengujian data menunjukkan sebesar 23 persen dari variasi yang menyebabkan pelemahan rupiah dapat dijelaskan secara langsung oleh pergerakan CDS. Sebaliknya, fluktuasi rupiah hanya mampu menerangkan 2,3 persen dari pergerakan CDS.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Data juga menunjukkan nilai CDS Indonesia sudah mulai memburuk sejak Januari 2026 sebelum pecahnya perang Iran melawan Amerika Serikat (AS) dan Zionis Israel), yakni ketika Moody’s mengubah outlook dan muncul kekhawatiran pasar mengenai defisit anggaran yang mendekati 3 persen.

Hal ini membuktikan bahwa faktor utama pelemahan rupiah tak hanya dampak dari perang global, melainkan bersumber dari perhatian investor terhadap kredibilitas fiskal domestik, sehingga tak heran jika melihat sejumlah negara lain yang juga terdampak perang, tak mengalami depresiasi mata uang sedalam Indonesia.

Mengenai dampak pelemahan kurs ke inflasi, estimasi Bank Indonesia (BI) menunjukkan setiap depresiasi Rp1 terhadap dolar AS hanya menyumbang tambahan inflasi sekitar 0,13 persen. Dengan depresiasi rupiah yang berada di kisaran 8 persen, dia mengatakan efek rembetan ke inflasi umum masih di bawah 1 persen.

Kendati demikian, dampak kenaikan harga disebut akan sangat terasa pada produk-produk berbasis impor seperti plastik dan besi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sektor swasta kini dihadapkan pilihan untuk meneruskan kenaikan biaya tersebut ke konsumen yang berisiko memukul daya beli, atau menyerapnya dengan menurunkan margin keuntungan yang akan membuat pertumbuhan korporasi melambat pada paruh kedua tahun ini.

“Sekarang pertanyaannya adalah sama nggak (kondisi ekonomi) 1998 dengan 2026? My answer is no. Kenapa? Yang membedakan paling besar 98 dengan 2026 itu adalah flexible exchange rate,” ungkap Chatib.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rupiah Hari Ini 10 Juni 2026 Menguat ke Rp17.905 per Dolar AS Usai BI Naikkan Suku Bunga Acuan ke 5,5 Persen

Rupiah Hari Ini 10 Juni 2026 Menguat ke Rp17.905 per Dolar AS Usai BI Naikkan Suku Bunga Acuan ke 5,5 Persen

Rupiah hari ini 10 Juni 2026 menguat ke Rp17.905 per dolar Amerika Serikat (AS) usai Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga acuan ke 5,50 persen. 
Respon Protes Warga, Pemprov Jateng Berjanji Jalan Randublatung-Cepu Blora Mulus Tanpa Lubang Tahun Ini

Respon Protes Warga, Pemprov Jateng Berjanji Jalan Randublatung-Cepu Blora Mulus Tanpa Lubang Tahun Ini

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan ruas Jalan Randublatung-Cepu sepanjang 2,6 kilometer akan diperbaiki secara menyeluruh dengan konstruksi beton (rigid pavement) dan ditargetkan tuntas pada 2026. 
Minta Warga Ikut Awasi Penerapan SPMB, Dedi Mulyadi: Siapa yang Jual Beli Sebutkan Namanya, Siapa Gurunya, Siapa Pejabatnya Laporkan!

Minta Warga Ikut Awasi Penerapan SPMB, Dedi Mulyadi: Siapa yang Jual Beli Sebutkan Namanya, Siapa Gurunya, Siapa Pejabatnya Laporkan!

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta warga ikut mengawasi penerapan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026.
Gejolak Geopolitik Dorong Harga Bahan Baku Plastik Naik, Produsen di Surabaya Perkuat Pasokan Lokal dan Strategi Mitigasi

Gejolak Geopolitik Dorong Harga Bahan Baku Plastik Naik, Produsen di Surabaya Perkuat Pasokan Lokal dan Strategi Mitigasi

Ketegangan geopolitik yang melanda kawasan Timur Tengah mulai berdampak pada rantai pasok dan harga bahan baku industri pengolahan di Indonesia.
Dihadiri Mahasiswa Hingga Alumni, IPB Gelar Studium Generale untuk Bahas Transformasi Perkebunan Indonesia

Dihadiri Mahasiswa Hingga Alumni, IPB Gelar Studium Generale untuk Bahas Transformasi Perkebunan Indonesia

Institut Pertanian Bogor (IPB) menggelar Studium Generale bertema “Membangun Masa Depan Sektor Perkebunan Indonesia: Inovasi, Talenta Muda, dan Keberlanjutan”.
Polisi Beberkan Hasil Pemeriksaan Dosen FIB UGM, Ada Pencatutan Nama, Foto hingga Kaitan Keluarga dengan Ketua Yayasan Little Aresha

Polisi Beberkan Hasil Pemeriksaan Dosen FIB UGM, Ada Pencatutan Nama, Foto hingga Kaitan Keluarga dengan Ketua Yayasan Little Aresha

Polisi membeberkan hasil pemeriksaan terhadap seorang dosen Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UGM dalam dugaan kasus kekerasan terhadap anak di Daycare Little Aresha.

Trending

Muncul Nama Nanik S Deyang Hingga Ibunda Seskab Teddy dalam Pusaran Dugaan Korupsi MBG, Kuasa Hukum Sony Buka Suara

Muncul Nama Nanik S Deyang Hingga Ibunda Seskab Teddy dalam Pusaran Dugaan Korupsi MBG, Kuasa Hukum Sony Buka Suara

Kuasa Hukum Sony Sonjaya, Elza Syarief buka suara soal beredarnya puluhan nama petinggi yang diduga terlibat dalam kasus korupsi tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG). Diantaranya yakni Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang hingga Ibunda Seskab Teddy Indra Wijaya.
Dear John Herdman, Media Vietnam Punya Request Khusus soal Susunan Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Dear John Herdman, Media Vietnam Punya Request Khusus soal Susunan Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Salah satu media Vietnam menyoroti komposisi pemain Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday. Media tersebut juga request susunan pemain di FIFA ASEAN Cup 2026
Sulut Emosi Beckham Putra, Kronologi Oknum Suporter yang Acungkan Jari Tengah pada Timnas Indonesia Sampai Kena Damprat Kevin Diks

Sulut Emosi Beckham Putra, Kronologi Oknum Suporter yang Acungkan Jari Tengah pada Timnas Indonesia Sampai Kena Damprat Kevin Diks

Beckham Putra Nugraha sengaja menghampiri oknum suporter yang berada di tribun penonton setelah oknum tersebut mengacungkan jari tengah ketika Timnas Indonesia tengah berkeliling Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta usai laga melawan Mozambik, Selasa (10/6/2026). 
Jadwal Semifinal Piala AFF U-19 2026: Panas di Perbatasan Hingga Reuni Timnas Indonesia U-19 dengan Australia

Jadwal Semifinal Piala AFF U-19 2026: Panas di Perbatasan Hingga Reuni Timnas Indonesia U-19 dengan Australia

Australia dan Kamboja menjadi dua tim terakhir yang bergabung dengan Timnas Indonesia U-19 dan Thailand yang sudah lebih dahulu menyegel slot babak semifinal Piala AFF U-19 2026. 
Sony Sonjaya Disebut Kantongi Lebih 20 Nama Terlibat Kasus Korupsi BGN, Ini Komentar Menohok DPR RI

Sony Sonjaya Disebut Kantongi Lebih 20 Nama Terlibat Kasus Korupsi BGN, Ini Komentar Menohok DPR RI

Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya disebut mengantongi lebih dari 20 nama yang terlibat dalam kasus dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Vietnam Tersingkir dari Piala AFF U-19 usai Kamboja Tahan Imbang Australia

Vietnam Tersingkir dari Piala AFF U-19 usai Kamboja Tahan Imbang Australia

Sepanjang babak penyisihan Grup A, Vietnam mencatatkan hasil impresif dengan dua kemenangan atas Timor Leste dan Myanmar sampai akhirnya dikalahkan oleh Timnas Indonesia U-19 di laga pamungkas Piala AFF U-19. 
Soal 20 Nama Petinggi Diduga Terlibat Kasus Korupsi Tata Kelola MBG, Kuasa Hukum Sony: Sifatnya Masih Pro Justitia Confidential

Soal 20 Nama Petinggi Diduga Terlibat Kasus Korupsi Tata Kelola MBG, Kuasa Hukum Sony: Sifatnya Masih Pro Justitia Confidential

Kuasa Hukum Sony Sonjaya, Elza Syarief angkat bicara mengenai kliennya yang akan membuka 20 nama petinggi, yang diduga terlibat dalam kasus korupsi tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT