GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ekspor Perdana dari Terminal Kijing Dimulai, Pelindo Dorong Efisiensi Logistik dan Daya Saing Ekspor Kalimantan Barat

Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, secara resmi melepas pengiriman ekspor perdana yang menggunakan moda peti kemas melalui Terminal Kijing di Kabupaten Mempawah pada Senin (29/6).
Selasa, 30 Juni 2026 - 17:34 WIB
Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, secara resmi melepas pengiriman ekspor perdana yang menggunakan moda peti kemas melalui Terminal Kijing di Kabupaten Mempawah pada Senin (29/6).
Sumber :
  • Pelindo

Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, secara resmi melepas pengiriman ekspor perdana yang menggunakan moda peti kemas melalui Terminal Kijing di Kabupaten Mempawah pada Senin (29/6).

Langkah ini dianggap sebagai momen krusial dalam memaksimalkan potensi Terminal Kijing sebagai pusat distribusi utama untuk produk-produk unggulan asal Kalimantan Barat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, operasional ekspor ini diharapkan dapat memperkokoh jaringan konektivitas logistik di tingkat nasional.

Acara pelepasan tersebut ditandai dengan pemberangkatan sejumlah peti kemas yang memuat berbagai komoditas andalan provinsi. 

Produk-produk lokal ini dijadwalkan akan dikirim ke pasar internasional untuk memenuhi kebutuhan di beberapa negara tujuan. 

Kehadiran fasilitas peti kemas di Terminal Kijing ini diharapkan menjadi penggerak ekonomi baru bagi wilayah Kalimantan Barat dan sekitarnya.

Dari Terminal Kijing, PT Borneo Alumina Indonesia mengekspor 12 peti kemas berisi Alumina Hydroxide dan PT Unicoco Industries Indonesia mengirimkan 2 peti kemas produk olahan kelapa menuju Pasir Gudang, Malaysia. 

Selain itu, PT Ferrindo mengekspor 10 peti kemas komoditas kelapa bulat menuju Yangpu, Tiongkok. Sementara dari kawasan Tayan, PT Indonesia Chemical Alumina mengirimkan 150 peti kemas menuju Korea Selatan, Jepang, dan Taiwan. 

Momentum ini sekaligus menjadi tonggak dimulainya layanan ekspor peti kemas internasional melalui Terminal Kijing.

Ekspor perdana tersebut dilayani melalui fasilitas peti kemas yang disiapkan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 sebagai operator Terminal Kijing. 

Sebelumnya, pada 10 Juni 2026, terminal ini telah menerima kunjungan perdana kapal peti kemas sebagai bagian dari dimulainya layanan peti kemas di Kijing.

Kegiatan ekspor dilayani menggunakan MV WGM 256 T yang sandar di Dermaga PK 02 pada 28 Juni 2026, serta TK MMSS 2711/TB Megah 1611 yang melayani kegiatan operasional lanjutan pada 29 Juni 2026.

Gubernur mengapresiasi langkah Pelindo dalam mempercepat optimalisasi Terminal Kijing melalui penyediaan layanan peti kemas. 

Ia berharap Terminal Kijing berkembang menjadi sentra ekspor-impor baru yang mampu mendorong pertumbuhan investasi dan perekonomian Kalimantan Barat.

"Mari kita bersama-sama mendukung pengembangan Terminal Kijing. Pemerintah Provinsi juga terus mendorong percepatan pembangunan akses jalan menuju Kijing agar konektivitas logistik semakin baik dan investasi semakin cepat masuk ke Kalimantan Barat," kata Ria Norsan.

Di tempat yang sama, Direktur Komersial PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Farid Padang mengatakan, ekspor perdana melalui Terminal Kijing menjadi bukti bahwa pelabuhan tersebut mulai mendapat kepercayaan dari para pelaku usaha sebagai gerbang ekspor Kalimantan Barat. 

Pada pengiriman perdana ini, sebanyak 180 peti kemas diberangkatkan melalui Malaysia. Ke depan, Pelindo akan menyiapkan kapal-kapal berkapasitas lebih besar agar ekspor dapat dilakukan secara langsung ke negara-negara tujuan tanpa melalui pelabuhan transit.

"Ini menjadi langkah awal bagi kita semua. Ke depan, optimalisasi Terminal Kijing harus terus didukung melalui sinergi seluruh pihak, termasuk para pengguna jasa, dengan tetap memperhatikan mitigasi risiko operasional dan tata kelola pelabuhan agar pelayanan dapat berjalan semakin baik," katanya.

Sementara itu, Executive Director 2 Pelindo Regional 2, Budi Prasetio, mengatakan ekspor perdana ini merupakan hasil sinergi antara Pelindo, pemerintah, regulator, perusahaan pelayaran, eksportir, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong optimalisasi Terminal Kijing.

"Ekspor perdana ini menjadi bukti bahwa Terminal Kijing mulai mendapatkan kepercayaan dari pelaku usaha. Kami telah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung, termasuk peralatan bongkar muat peti kemas, sehingga terminal ini siap memberikan layanan yang lebih efektif, efisien, dan berdaya saing," ujar Budi di Mempawah, Senin (29/6).

Menurutnya, keberadaan layanan peti kemas di Terminal Kijing diharapkan dapat memberikan alternatif bagi eksportir di Kalimantan Barat untuk mengirimkan produknya langsung melalui pelabuhan di daerah sehingga rantai distribusi menjadi lebih efisien dan biaya logistik dapat ditekan.

"Semakin banyak komoditas yang diekspor melalui Terminal Kijing, semakin besar nilai tambah yang akan dinikmati daerah. Pelabuhan tidak hanya menjadi tempat keluar masuk barang, tetapi juga menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi dan daya saing wilayah. Kami akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, regulator, perusahaan pelayaran, dan para pengguna jasa agar utilisasi Terminal Kijing terus meningkat," tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Pontianak, Capt. Dwi Wahdiana, mengatakan dengan dimulainya layanan peti kemas, Terminal Kijing kini telah melayani berbagai jenis kegiatan kepelabuhanan, mulai dari curah kering, curah cair, multipurpose hingga peti kemas.

"Ini menjadi langkah awal yang baik. Ke depan seluruh pihak, termasuk pengguna jasa, perlu terus bersinergi untuk mengoptimalkan pelayanan dengan tetap memperhatikan mitigasi risiko operasional serta tata kelola pelabuhan yang semakin baik," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Mempawah, Erlina Ria Norsan, dalam beberapa kesempatan selalu mendukung optimalisasi Terminal Kijing. Karena, dengan optimalnya kinerja terminal ini, masyarakat Mempawah juga turut menuai hasil positif.

"Perekonomian di Mempawah juga akan berkembang, terlebih lagi soal peningkatan angkatan kerja dan kemudahan akses ekspor hasil bumi. Untuk itu, semua stakeholder perlu berkolaborasi, baik dari sisi operasional hingga infrastruktur penunjang," katanya. 

Dengan dimulainya layanan ekspor peti kemas ini, Terminal Kijing diharapkan semakin berperan sebagai gerbang perdagangan internasional bagi komoditas unggulan Kalimantan Barat sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam jaringan logistik maritim nasional.

Untuk mendukung kelancaran arus barang, Terminal Kijing menerapkan dua skema rute pelayaran yakni Direct Call yakni Layanan pengiriman langsung khusus untuk rute menuju Pasir Gudang, Malaysia.

Lalu ada Transshipment yaitu layanan transit melalui Pasir Gudang untuk mempercepat waktu pengiriman bagi komoditas yang menuju Tiongkok.

Hal ini kemudian menjadi babak baru dalam efisiensi logistik daerah dengan mencatatkan total nilai ekspor sebesar USD 1.206.388,36 atau setara dengan Rp21.485.153.084,45. (dpi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hasil Persebaya Vs Penang FC: Gol Dahsyat Walber Mota Bawa Bajul Ijo Petik Kemenangan

Hasil Persebaya Vs Penang FC: Gol Dahsyat Walber Mota Bawa Bajul Ijo Petik Kemenangan

Persebaya menang 1-0 atas Penang FC dalam laga uji coba di GBT. Gol akrobatik Walber Mota jadi pembeda setelah tim Malaysia bermain dengan 10 pemain.
Pengamat Politik Menilai Pidato Sultan B. Najamudin Tunjukkan DPD RI Mulai Menemukan Peran Strategisnya

Pengamat Politik Menilai Pidato Sultan B. Najamudin Tunjukkan DPD RI Mulai Menemukan Peran Strategisnya

Lucius menilai pidato Ketua DPD RI menunjukkan arah baru dalam peran kelembagaan DPD sebagai representasi kepentingan daerah. 
Reuni Dua Mantan Bintang Red Sparks, Megawati Hangestri dan Jung Ho-young Habiskan Waktu Bersama di Pulau Jeju

Reuni Dua Mantan Bintang Red Sparks, Megawati Hangestri dan Jung Ho-young Habiskan Waktu Bersama di Pulau Jeju

Dua mantan bintang Red Sparks, Megawati Hangestri dan Jung Ho-young akhirnya kembali bertemu setelah sekian lama berpisah.
Legislator PDIP Sorot Permasalahan Data Terkait Klaim Capaian Program Swasembada Pangan

Legislator PDIP Sorot Permasalahan Data Terkait Klaim Capaian Program Swasembada Pangan

Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PDIP, Sonny T. Danaparamita turut mengapresiasi capaian produksi beras nasional yang menembus 34,71 juta ton pada 2025.
Sambut HUT ke-81 RI, PKS Ziarah ke Makam Bung Karno dan Bung Hatta

Sambut HUT ke-81 RI, PKS Ziarah ke Makam Bung Karno dan Bung Hatta

Menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, pimpinan dan keluarga besar PKS berziarah ke makam dua Proklamator Kemerdekaan RI, Soekarno, dan Hatta. 
BREAKING
NEWS
Korban Gempa NTT Bertambah, Tim SAR Fokus Evakuasi dan Cari Warga yang Masih Tertimbun

Korban Gempa NTT Bertambah, Tim SAR Fokus Evakuasi dan Cari Warga yang Masih Tertimbun

Tim SAR gabungan melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan terhadap warga terdampak bencana gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 di Kabupaten Nagekeo, NTT.

Trending

4 Zodiak Diprediksi Dapat Hadiah Menarik Akhir Agustus 2026: Bisa Datang dari Orang Terdekat

4 Zodiak Diprediksi Dapat Hadiah Menarik Akhir Agustus 2026: Bisa Datang dari Orang Terdekat

Berikut 4 zodiak yang diprediksi dapat hadiah menarik akhir Agustus 2026: Bisa datang dari orang terdekat.
Polda NTT Turun Tangan Pascagempa M7,7, Lakukan Pendataan dan Pengamanan di Manggarai Timur

Polda NTT Turun Tangan Pascagempa M7,7, Lakukan Pendataan dan Pengamanan di Manggarai Timur

Pascagempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah NTT, khususnya Kabupaten Manggarai Timur, Sabtu (15/8) dini hari, menuai reaksi maksyarakat
NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7, Gempa Terasa Hingga ke Lombok

NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7, Gempa Terasa Hingga ke Lombok

Gempa berkekuatan magnitude 7 mengguncang wilayah Nusa tenggara Timur (NTT). Gempa pun terasa hingga Pulau Lombok yang berada di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Selain Video, Viral Foto-foto Kondisi Mengkhawatirkan Setelah Gempa di NTT

Selain Video, Viral Foto-foto Kondisi Mengkhawatirkan Setelah Gempa di NTT

Media sosial dihebohkan dengan berbagai foto dan video, memperlihatkan kondisi setelah gempa di NTT.
Mantan Exco PSSI Ungkap Peran Shin Tae-yong di Balik Kekuatan Timnas Indonesia, Thom Haye Sempat Di-hold

Mantan Exco PSSI Ungkap Peran Shin Tae-yong di Balik Kekuatan Timnas Indonesia, Thom Haye Sempat Di-hold

Mantan Exco PSSI Hasani Abdulgani mengungkap besar peran Shin Tae-yong dalam membentuk skuad Timnas Indonesia saat ini, termasuk dalam proses pemilihan pemain.
Siapa Putri Juficha? Miss Earth Indonesia 2025 yang Meninggal Dunia di Hari Ulang Tahun

Siapa Putri Juficha? Miss Earth Indonesia 2025 yang Meninggal Dunia di Hari Ulang Tahun

Putri Juficha, sosok Miss Earth Indonesia 2025 sekaligus Runner Up Miss Grand Indonesia 2025 meninggal dunia tepat di perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-26.
Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko: Keselamatan Masyarakat Prioritas Utama

Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko: Keselamatan Masyarakat Prioritas Utama

Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko tegaskan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam penanganan darurat pascagempa bumi magnitudo 7,7 mengguncang Flores
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT