Diharap Urai Kemacetan di Kawasan Puncak, Kereta Gantung Akan Hubungkan Summarecon-Gunung Mas
- tvOnenews.com/Aldi Herlanda
Kabupaten Bogor, tvOnenews.com- Proyek kereta gantung yang menghubungkan kawasan Summarecon dengan Rest Area Gunung Mas di Jalur Wisata Puncak, melalui skema investasi swasta tanpa menggunakan APBD akan segera disiapkan Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Bupati Bogor Rudy Susmanto di Cibinong, Senin, mengatakan proyek tersebut masih dalam tahap studi kelayakan (feasibility study) sembari pemerintah daerah membangun komunikasi dengan sejumlah investor.
"Ada konsep kereta gantung, lalu ada konsep KRL, dan lain sebagainya. Tetapi kita harus bicara objektif bahwa itu butuh pembiayaan yang cukup besar," kata Rudy.
Ia menegaskan pembangunan kereta gantung tidak akan membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) karena kebutuhan investasinya mencapai triliunan rupiah.
"Kami tidak akan membebankan biaya pembangunan itu kepada APBD. Karena kalau dengan APBD, biayanya butuh triliunan rupiah. Kami ingin swasta," ujarnya.
Rudy menjelaskan konsep kereta gantung telah disiapkan dengan membangun shelter bawah di kawasan Summarecon di Kecamatan Sukaraja, sebagai lokasi park and ride sebelum menuju kawasan Puncak.
Dari shelter tersebut, wisatawan akan diangkut menggunakan kereta gantung menuju shelter atas yang berada di kawasan Rest Area Gunung Mas.
"Konsep sebenarnya sudah ada. Shelter bawahnya dari mulai sebelum Gadog, yaitu Summarecon. Summarecon kita punya lahan di situ untuk park and ride-nya, lalu titik akhirnya rest area," katanya.
Menurut Rudy, proyek tersebut menjadi salah satu alternatif penanganan kemacetan di kawasan Puncak yang selama ini bergantung pada transportasi jalan raya, sekaligus mendorong integrasi sistem transportasi menuju kawasan wisata.(Ant)
Load more