Prabowo Banggakan Bullion Bank Kelola 150 Ton Emas: Pertama Kali dalam Sejarah, Ini Juga Kekuatan Ekonomi
- Sekretariat Presiden
Jakarta, tvOnenews.com - Presiden Prabowo Subianto membanggakan kinerja bank emas nasional atau bullion bank yang telah mengelola 153 ton emas sejak diluncurkan pada 2025.
Presiden menyebut berbagai capaian telah diraih pemerintah selama hampir 20 bulan terakhir. Salah satunya melalui pembentukan layanan bank emas nasional yang dikelola PT Pegadaian dan Bank Syariah Indonesia (BSI).
"Untuk pertama kali dalam sejarah Republik Indonesia, Indonesia punya bank emas, bullion, yang sekarang sudah mengelola 153 ton emas," kata Prabowo saat memberikan taklimat pada Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (20/7/2026).
Presiden menjelaskan, total 153 ton emas tersebut memiliki nilai sekitar 20 miliar dolar AS atau setara Rp358 triliun.Â
Menurutnya, capaian tersebut menjadi salah satu kekuatan ekonomi Indonesia yang mulai mendapat perhatian masyarakat internasional.
"Ini juga kekuatan ekonomi yang dilihat oleh dunia juga dan saya percaya di tahun-tahun mendatang ini akan juga meningkat," tutur Presiden.
Prabowo menilai pencapaian itu menunjukkan Indonesia mampu membangun layanan bank emas dengan skala yang kompetitif di tingkat global.
Ia juga menyebut tidak banyak negara yang mampu mengelola emas dalam jumlah sebesar itu hanya dalam waktu satu tahun.
Layanan bank emas nasional resmi beroperasi sejak Februari 2025 sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem industri emas dan memperluas layanan keuangan berbasis logam mulia di Indonesia.
Berdasarkan data Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian per Maret 2026, PT Pegadaian sebagai Lembaga Jasa Keuangan Bullion mencatat pertumbuhan jumlah nasabah dari 3,2 juta pada Februari 2025 menjadi 5,6 juta pada Februari 2026.
Pada periode yang sama, volume tabungan emas masyarakat di Pegadaian meningkat dari 10,5 ton menjadi 19,25 ton.
Sementara itu, total pengelolaan emas Bank Syariah Indonesia yang mencakup layanan cicil emas, gadai emas, dan tabungan emas meningkat dari 16,85 ton sebelum peluncuran Kegiatan Usaha Bullion pada Januari 2025 menjadi 22,5 ton pada Februari 2026.
Jumlah nasabah tabungan emas BSI juga bertambah dari 531.329 pada Desember 2025 menjadi 766.742 pada Februari 2026. (rpi)
Load more