Bahas Pengembangan Care Economy dan Daycare di Dunia Usaha, Kadin dan Kementerian PPPA Jajaki Peluang Kerja Sama
- Dok. Kadin Indonesia
Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Novyan Bakrie bersama jajaran pengurus melakukan audiensi dengan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI Arifatul Choiri Fauzi di Kantor Kementerian PPPA RI, Jakarta Pusat, Senin (27/7/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Kadin Indonesia dan Kementerian PPPA RI membahas peluang kolaborasi untuk memperkuat pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, serta pengembangan care economy sebagai salah satu pilar pertumbuhan ekonomi nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie mengatakan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan bangsa.
Selain memiliki dimensi sosial yang kuat, isu tersebut juga memiliki dampak ekonomi yang sangat besar.
“Karena secara sosial, kita melihat pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak merupakan bagian yang tidak terpisahkan untuk perkembangan suatu bangsa menuju Indonesia Emas. Di sisi lain, ini juga merupakan aspek ekonomi yang besar,” ujar Anin.
Ketum Kadin yang akrab disapa Anin itu menjelaskan, sekitar 60 persen pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia merupakan perempuan.
Sementara itu, jumlah tenaga kerja yang terlibat jauh lebih besar, sehingga pemberdayaan perempuan dinilai dapat mendukung visi Presiden Prabowo Subianto untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia secara bertahap menuju 8 persen.
Menurut Anin, salah satu fokus utama Kadin dalam mendukung agenda tersebut adalah pengembangan care economy.
“Indonesia mempunyai karakter masyarakat yang peduli. Ketika kita berbicara mengenai lansia, anak-anak maupun penyandang disabilitas, kita memiliki sumber daya yang kuat untuk mengembangkan care economy, baik untuk kebutuhan domestik maupun internasional,” kata Anin.
Anin menambahkan, sektor care economy juga berkaitan erat dengan tenaga kerja migran Indonesia yang memberikan kontribusi devisa atau remittance yang sangat besar bagi perekonomian nasional.
Sebagai tindak lanjut, Kadin berencana bekerja sama dengan Kementerian PPPA RI dalam mendorong pengembangan layanan daycare di lingkungan dunia usaha.
“Kami ingin bekerja sama dan tentu membutuhkan dukungan Ibu Menteri terkait daycare. Ini penting karena perusahaan-perusahaan anggota Kadin memiliki banyak pekerja profesional, termasuk perempuan pengusaha. Jika tersedia daycare yang memadai, anak-anak akan terjaga dengan baik, para ibu dapat bekerja lebih produktif, dan pada akhirnya roda ekonomi akan bergerak lebih baik,” jelas Anin.
Load more