News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Emas Dunia Dibayangi Geopolitik, Pengamat Prediksi Bisa Tembus US$4.572 per Troy Ounce

Pengamat Mata Uang dan Komoditas Ibrahim Assuaibi memproyeksikan harga emas dunia berpotensi bergerak dalam rentang US$4.186 hingga US$4.572 per troy ounce
Minggu, 16 Agustus 2026 - 12:31 WIB
ILUSTRASI - Emas batangan
Sumber :
  • Julio Trisaputra-tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Pengamat Mata Uang dan Komoditas Ibrahim Assuaibi memproyeksikan harga emas dunia berpotensi bergerak dalam rentang US$4.186 hingga US$4.572 per troy ounce tergantung arah pergerakan pasar dan eskalasi geopolitik global.

Ibrahim mengatakan harga emas dunia pada penutupan perdagangan sebelumnya berada di level US$4.375 per troy ounce. Jika mengalami tekanan pada awal pekan, harga emas diperkirakan turun menuju US$4.279 pada Senin dan berpotensi mencapai US$4.186 dalam sepekan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Untuk harga emas dunia kemarin ditutup di US$4.375. Kemudian apabila harganya turun di hari Senin, kemungkinan di US$4.279. Kemudian dalam sepekan itu di US$4.186. Itu kalau seandainya harga emas dunia turun,” kata Ibrahim saat dihubungi tvOnenews.com, Minggu (16/8/2026).

Sebaliknya, apabila momentum penguatan berlanjut, emas diperkirakan dapat menembus US$4.479 per troy ounce pada perdagangan Senin. Dalam sepekan, level US$4.572 menjadi target resistance yang berpotensi diuji.

“Kemudian kalau harga emas dunia naik, di hari Senin kemungkinan di US$4.479 dolar per troy ounce. Kemudian dalam sepekan kalau seandainya menguat di US$4.572 dolar per troy ounce,” ujarnya.

Dengan proyeksi tersebut, Ibrahim memperkirakan emas dunia masih memiliki ruang pergerakan yang lebar sepanjang pekan depan. Level US$4.186 menjadi area support, sedangkan US$4.572 menjadi resistance.

“Jadi untuk harga emas dunia dalam pekan depan, satu minggu, kemungkinan besar ditransaksikan di US$4.186 dolar per troy ounce, kemudian resistance-nya di US$4.572 dolar per troy ounce,” kata Ibrahim.

Di luar faktor teknikal, risiko geopolitik menjadi salah satu katalis utama yang dapat mendorong harga emas lebih tinggi.

Ibrahim menilai eskalasi geopolitik, khususnya apabila terjadi gangguan pada jalur perdagangan strategis seperti Selat Hormuz dan Laut Merah, dapat meningkatkan permintaan terhadap emas sebagai aset aman.

“Kemudian di sisi lain pun juga kalau seandainya geopolitik memanas tanpa adanya blokade Selat Hormuz dan blokade Laut Merah, ini pun juga akan membuat harga emas dunia ini akan melonjak tinggi dan logam mulia pun juga akan naik karena pelemahan mata uang rupiah,” tuturnya.

Kondisi tersebut dinilai semakin penting bagi pasar emas domestik. Selain pergerakan harga emas dunia, pelemahan rupiah terhadap dolar AS dapat memberikan dorongan tambahan terhadap harga logam mulia di dalam negeri.

Di tengah ketidakpastian global, permintaan emas dari bank sentral juga menjadi penopang penting. Ibrahim mencatat pembelian emas oleh bank sentral global mencapai 1.269 ton pada kuartal kedua atau semester pertama dengan akumulasi paruh pertama mencapai 2.520 ton.

Nilai akumulasi tersebut bahkan mencapai US$380 miliar dan mencetak rekor. Tren ini menunjukkan adanya perubahan strategi pengelolaan cadangan devisa oleh bank sentral di tengah meningkatnya ketidakpastian global.

“Permintaan Bank Sentral global di kuartal kedua, di semester pertama itu dengan total 1.269 ton. Dengan akumulasi paruh pertama itu sebesar 2.520 ton dan mencetak rekor dengan nilai US$380 miliar,” kata Ibrahim.

Menurutnya, volatilitas geopolitik justru membuka ruang bagi bank sentral untuk meningkatkan kepemilikan emas. Ketika harga emas mengalami koreksi di tengah gejolak, kondisi tersebut dapat dimanfaatkan untuk melakukan akumulasi.

“Ini artinya bahwa pada saat gonjang-ganjing geopolitik harga emas dunia sempat mengalami pelemahan, ini dijadikan sebagai acuan bagi Bank Sentral global untuk mengganti asetnya dari dolar ke emas sebagai lindung nilai,” ujarnya.

Peralihan aset tersebut memperkuat posisi emas sebagai instrumen diversifikasi cadangan. Dengan meningkatnya pembelian bank sentral dan potensi eskalasi geopolitik, emas dinilai masih memiliki daya tarik sebagai aset pelindung nilai.

“Ini yang membuat bahwa harga emas dunia itu masih bisa dijadikan sebagai safe haven atau lindung nilai,” pungkas Ibrahim. (agr/nsi)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Belum Main, Megawati Hangestri Sudah Bikin Hyundai Hillstate Cuan Besar

Belum Main, Megawati Hangestri Sudah Bikin Hyundai Hillstate Cuan Besar

Pevoli kebanggaan Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi, kembali bikin geger jagat voli Korea Selatan. Kali ini, kehadirannya di klub baru, Hyundai E&C Hillstate
Anggota Aslinmas Didorong Ikut Serta Tingkatkan Perekonomian Daerah

Anggota Aslinmas Didorong Ikut Serta Tingkatkan Perekonomian Daerah

Peran Satuan Perlindungan Masyarakat (Linmas) di tingkat desa terus didorong agar tidak hanya berkaitan dengan keamanan lingkungan.
Jadi Pahlawan Scudetto AC Milan, Ternyata Olivier Giroud Hampir Jadi Pemain Inter: Tinggal Selangkah Lagi Gabung

Jadi Pahlawan Scudetto AC Milan, Ternyata Olivier Giroud Hampir Jadi Pemain Inter: Tinggal Selangkah Lagi Gabung

Olivier Giroud mengungkap cerita menarik sebelum dirinya bergabung AC Milan. Striker Prancis itu ternyata sempat tinggal selangkah lagi menjadi pemain Inter.
Raih Kemenangan Dua Set Langsung atas Wakil Iran, Novela/Beatrice Kunci Satu Tempat di Perempat Final Asian Games 2026

Raih Kemenangan Dua Set Langsung atas Wakil Iran, Novela/Beatrice Kunci Satu Tempat di Perempat Final Asian Games 2026

Wakil Indonesia di cabang olahraga Padel, Novela Putria/Beatrice Gumulya, berhasil mengamankan tiket ke perempat final Asian Games 2026.
Bursa Transfer AC Milan: Ruben Amorim Ngotot Datangkan Pierre-Emile Hojbjerg, Siap Tebus 15 Juta Euro Musim Dingin Nanti

Bursa Transfer AC Milan: Ruben Amorim Ngotot Datangkan Pierre-Emile Hojbjerg, Siap Tebus 15 Juta Euro Musim Dingin Nanti

AC Milan mulai menyiapkan rencana untuk memperkuat lini tengah pada bursa transfer Januari. Pierre-Emile Hojbjerg menjadi pemain yang masuk dalam daftar Amorim.
Hasil Ekshumasi Jenazah Sutrimo: Dokter Tidak Ditemukan Kandungan Racun Hingga Luka Akibat Kekerasan

Hasil Ekshumasi Jenazah Sutrimo: Dokter Tidak Ditemukan Kandungan Racun Hingga Luka Akibat Kekerasan

Ketua Tim Ekshumasi, Ahmad Yudianto mengungkap hasil ekshumasi Karumga Eks Jampidsus, Febrie Adriansyah yakni Sutrimo, yang ditemukan tewas di depan Mordent Aesthetic Clinic, Jalan Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Trending

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Giovanna Milana akan memulai perjalanan baru dalam kariernya setelah resmi bergabung dengan Kurobe Aqua Fairies Toyama di Liga Voli Jepang 2026-2027. Tidak lagi bermain bersama Megawati Hangestri, ia kini akan bertandem dengan pemain elit kelas dunia.
Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Kekalahan 2-0 Vietnam atas Thailand di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (29/9/2026) membuat Vietnam kehilangan kendali dalam persaingan menuju puncak klasemen grup.
FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

Hasil imbang di laga pekan kedua FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia melawan Malaysia berimbas pada kritik tajam bagi pelatih Garuda, John Herdman. 
Lima Bulan Kasus Penganiayaan Murid SD, Polisi Sebut Perkara Sudah Naik Penyidikan

Lima Bulan Kasus Penganiayaan Murid SD, Polisi Sebut Perkara Sudah Naik Penyidikan

Miarni Oktari Yanti(27), ibu dari M. Khalifah Siddiq(9), mengajukan Surat Pengaduan Masyarakat (DUMAS) karena mempertanyakan perkembangan perkara yang dilaporkannya sejak April 2026. Kasus tersebut bermula dari dugaan penganiayaan terhadap korban pada 19 April 2026 di SD Swasta IT Tahfiidzul Qur’an Al Umm Smart Centre.
Klasemen Medali Asian Games 2026, Rabu 30 September Pagi: Tim Indonesia Tertahan Meski Leo/Daniel Sumbang Emas

Klasemen Medali Asian Games 2026, Rabu 30 September Pagi: Tim Indonesia Tertahan Meski Leo/Daniel Sumbang Emas

Update klasemen medali Asian Games 2026 per Rabu (30/9/2026) pukul 04.00 WIB. Tim Indonesia masih tertahan meski berhasil meraih satu medali emas dari cabor bulu tangkis.
Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Thom Haye mendapatkan kartu merah langsung di menit 37 yang membuat Timnas Indonesia hanya mencatat hasil imbang di laga Vs Malaysia. 
Reaksi Erick Thohir soal Potensi Malaysia Main Mata dengan Singapura dan Rugikan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Reaksi Erick Thohir soal Potensi Malaysia Main Mata dengan Singapura dan Rugikan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, berharap Malaysia dan Singapura menunjukkan kemampuan terbaiknya saat berhadapan pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT