GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Badan Silaturahmi Ulama Pesantren Madura (BASSRA) Bersuara soal Rencana Pembangunan Industri di Bangkalan

Rencana pembangunan industri di Bangkalan, Jawa Timur, Badan Silaturahmi Ulama Pesantren Madura (BASSRA) membantah kabar yang menyebut organisasi tersebut telah mengambil sikap menolak. 
Selasa, 18 Agustus 2026 - 06:05 WIB
Sekretaris Jenderal BASSRA KH Syafik Rofi’i
Sumber :
  • ANTARA

Bangkalan, tvOnenews.com-Rencana pembangunan industri di Bangkalan, Jawa Timur, Badan Silaturahmi Ulama Pesantren Madura (BASSRA) membantah kabar yang menyebut organisasi tersebut telah mengambil sikap menolak. 

Sekretaris Jenderal BASSRA KH Syafik Rofi’i mengatakan pembahasan mengenai arah pembangunan Bangkalan memang sempat dilakukan dalam rapat organisasi. Namun, sejumlah pandangan yang muncul dalam forum tersebut belum menjadi keputusan kelembagaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Belum ada sikap BASSRA untuk menolak. Itu masih pemikiran yang muncul dalam pembahasan, bukan kesepakatan atau keputusan," ujar Syafik dalam keterangan yang diterima media di Bangkalan, Senin malam.

Klarifikasi tersebut disampaikan menyusul munculnya informasi yang mengaitkan rapat BASSRA dengan sikap penolakan terhadap rencana pembangunan industri di Bangkalan.

Menurut Syafik, dalam pertemuan tersebut terdapat sejumlah pandangan mengenai arah pembangunan Madura. Salah satunya adalah gagasan agar kepentingan dan pembangunan di tingkat provinsi lebih dahulu menjadi perhatian.

Namun, gagasan tersebut, kata dia, masih sebatas pandangan yang membutuhkan pembahasan lebih lanjut. Karena itu, tidak tepat jika pandangan yang disampaikan dalam forum disebut sebagai sikap resmi BASSRA.

"Kalau disebut BASSRA sudah memutuskan atau menyepakati menolak rencana industri di Bangkalan, itu tidak benar," tegasnya.

Syafik menjelaskan rapat yang menjadi sumber munculnya isu tersebut belum menghasilkan keputusan final. Karena itu, forum tersebut juga tidak dimaksudkan untuk dipublikasikan sebagai pernyataan resmi organisasi.

Ia meminta publik membedakan antara pandangan personal yang disampaikan dalam sebuah forum dengan keputusan organisasi.

"BASSRA tidak pernah memutuskan, menyepakati atau memberikan pernyataan untuk menolak rencana industrialisasi di Bangkalan," katanya.

BASSRA, lanjut Syafik, masih membuka ruang pembahasan mengenai rencana industrialisasi maupun rencana nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) yang berkaitan dengan agenda tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelum menentukan sikap, BASSRA akan meminta pandangan dari berbagai unsur, mulai dari ulama, tokoh masyarakat, kalangan intelektual hingga elemen masyarakat lainnya.

Menurut Syafik, langkah tersebut diperlukan agar keputusan yang nantinya diambil tidak hanya merepresentasikan pandangan sebagian pihak, tetapi juga mempertimbangkan kepentingan masyarakat Madura secara lebih luas.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Menembus Krisis Air di Tanah Megalitikum

Menembus Krisis Air di Tanah Megalitikum

Meskipun tersohor dengan keindahan alam pesisir pantai, tradisi megalitikum, serta perkampungan adat yang masih terjaga, Kecamatan Kodi di Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, menyimpan ironi berupa krisis air bersih yang menahun.
TNI AU Siagakan Enam Pesawat untuk Angkut ogistik ke NTT

TNI AU Siagakan Enam Pesawat untuk Angkut ogistik ke NTT

Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana mengatakan pihaknya menyiapkan enam pesawat untuk mengirim bantuan logistik ke lokasi bencana gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kabar Gembira untuk Timnas Indonesia, Emil Audero Diburu Palermo Sekaligus Juventus

Kabar Gembira untuk Timnas Indonesia, Emil Audero Diburu Palermo Sekaligus Juventus

Emil Audero mendapatkan kabar gembira dari sejumlah jurnalis asal Italia. Sebab, Juventus dan Palermo dikabarkan tertarik meminangnya.
KBRI Dhaka Rayakan HUT ke-81 RI Bersama Masyarakat dan Diaspora

KBRI Dhaka Rayakan HUT ke-81 RI Bersama Masyarakat dan Diaspora

KBRI Dhaka menyelenggarakan rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati HUT) ke-81 RI yang melibatkan keluarga besar KBRI Dhaka, Warga Negara Indonesia (WNI), serta Diaspora Indonesia di Bangladesh.
Geger! Orang Utan Lepas dari Kebun Binatang di Solo, Sempat Masuk Rumah Makan hingga Rusak Motor

Geger! Orang Utan Lepas dari Kebun Binatang di Solo, Sempat Masuk Rumah Makan hingga Rusak Motor

Sebuah video memperlihatkan seekor orang utan lepas ke pemukiman warga di Solo. Satwa itu bahkan sempat mendorong motor yang terparkir sebelum masuk warung.
Bursa Transfer Liga Italia: Juventus Pertimbangkan Emil Audero usai Guglielmo Vicario Resmi Direkrut

Bursa Transfer Liga Italia: Juventus Pertimbangkan Emil Audero usai Guglielmo Vicario Resmi Direkrut

Juventus dikabarkan mempertimbangkan satu kiper lagi setelah Guglielmo Vicario resmi direkrut. Nama kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, mencuat dalam radar.

Trending

Perkuat Publikasi Ilmiah dan Riset, USNI Press dan Sentra KI Resmi Diluncurkan

Perkuat Publikasi Ilmiah dan Riset, USNI Press dan Sentra KI Resmi Diluncurkan

Universitas Satya Negara Indonesia (USNI) berkomitmen memperkuat budaya akademik, publikasi ilmiah, perlindungan karya, dan hilirisasi hasil riset.
Tegang, Iran Tetap Tutup Selat Hormuz

Tegang, Iran Tetap Tutup Selat Hormuz

Selat Hormuz tetap tutup. Hal ini dikatakan Iran dan selat akan tetao tutup hingga Amerika Serikat memenuhi komitmennya sesuai dengan nota kesepahaman yang telah ditandatangani kedua belah pihak.
Viral Video Sopir Alphard Rusak Motor Ojol Pakai Batu di Jakarta Selatan, Diduga Gara-Gara Tak Terima Kena Serempet

Viral Video Sopir Alphard Rusak Motor Ojol Pakai Batu di Jakarta Selatan, Diduga Gara-Gara Tak Terima Kena Serempet

Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan seorang pria merusak motor ojol menggunakan batu di Jakarta Selatan. 
Menkeu Purbaya Tegaskan Rekrutmen Guru PPPK Jadi PNS Tahun 2027 Tak Ganggu Kondisi Fiskal

Menkeu Purbaya Tegaskan Rekrutmen Guru PPPK Jadi PNS Tahun 2027 Tak Ganggu Kondisi Fiskal

DPR dan pemerintah sepakat guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang masih paruh waktu dapat menjadi penuh waktu maupun Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada tahun 2027
Harga BBM Turun, Maskapai Jepang Kurangi Harga Tiket

Harga BBM Turun, Maskapai Jepang Kurangi Harga Tiket

Sejumlah maskapai penerbangan nasional asal Jepang mengumumkan penurunan biaya tambahan bahan bakar bagi tiket penerbangan internasional yang rencananya dilakukan pada September dan Oktober mendatang.
Bukan Soal Honor Penyanyi, Kader PAN Bebizie Diduga Terlibat Aliran Uang Korupsi Eks Bupati Kukar

Bukan Soal Honor Penyanyi, Kader PAN Bebizie Diduga Terlibat Aliran Uang Korupsi Eks Bupati Kukar

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan, pemeriksaan terhadap anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PAN, Bebizie Sri Mulyati terkait dugaan aliran uang di kasus korupsi mantan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Rita Widyasari.
DPR-Pemerintah Putuskan Nasib Guru PPPK Paruh Waktu: Segera Jadi Penuh Waktu dan Bisa Ikut Seleksi PNS pada 2027

DPR-Pemerintah Putuskan Nasib Guru PPPK Paruh Waktu: Segera Jadi Penuh Waktu dan Bisa Ikut Seleksi PNS pada 2027

DPR dan pemerintah telah menyepakati nasib guru yang masih berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT