Rupiah Ditutup Melemah Rp17.862, Ditekan Lonjakan Harga Minyak dan Utang Luar Negeri Indonesia
- ANTARA
Meski nominal ULN meningkat, Bank Indonesia mencatat perkembangan ULN pada triwulan II 2026 tetap terjaga. Kondisi tersebut didukung oleh peningkatan ULN publik dan kontraksi ULN swasta yang semakin rendah.
ULN pemerintah tercatat US$216,3 miliar atau sekitar Rp3.860,4 triliun. Angka tersebut tumbuh 2,9 persen secara tahunan, melambat dibandingkan pertumbuhan pada triwulan I 2026 yang mencapai 3,8 persen.
Perkembangan utang pemerintah terutama dipengaruhi oleh aliran masuk pada Surat Berharga Negara (SBN). Aliran modal tersebut menunjukkan kepercayaan investor terhadap prospek perekonomian Indonesia masih relatif terjaga.
Namun, kombinasi kenaikan harga minyak dan meningkatnya kebutuhan pembayaran impor energi tetap menjadi risiko bagi stabilitas rupiah. Jika tekanan harga minyak berlanjut, kebutuhan dolar AS dapat semakin besar dan mempersempit ruang penguatan mata uang rupiah. (agr/rpi)
Load more