News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menyusul Ricuh Pembelian Bijih Timah Rakyat, Yusril Janjikan Pemerintah Percepat Penyusunan Perpres Pertimahan

Pemerintah melalui Direktorat Peraturan Perundang-Undangan tengah mempercepat penyusunan peraturan presiden (perpres) terkait pertimahan.
Rabu, 19 Agustus 2026 - 06:05 WIB
Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com- Pemerintah melalui Direktorat Peraturan Perundang-Undangan tengah mempercepat penyusunan peraturan presiden (perpres) terkait pertimahan. Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra mengatakan Perpres ini menjadi dasar hukum dalam pengelolaan tambang timah di Provinsi Bangka Belitunh, khususnya Belitung Timur yang sempat terjadi ricuh usai masyarakat berdemo di Kantor Timah, karena pembelian bijih timah dari masyarakat sempat tersendat.

"Pemerintah sedang mempersiapkan rancangan peraturan presiden berkaitan pertimahan. Proses penyusunannya itu sudah dimulai dan sudah disampaikan kepada Pak Presiden dan Sekretaris Negara," kata Yusril di Jakarta, Selasa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Yusril menyebut telah memerintahkan Direktur Jenderal Peraturan Perundang-Undangan Kementerian Hukum untuk mempercepat proses penyusunan perpres pertimahan tersebut.

Sementara Perpres disusun, kata Yusril, pihaknya juga membentuk tim kecil yang dipimpin Wakil Menteri Otto Hasibuan untuk merumuskan langkah kebijakan dan legalitas bagi PT Timah untuk membeli bijih timah dari pertambangan masyarakat.

Yusril berharap dengan langkah-langkah yang disiapkan ini dapat diterima oleh masyarakat Belitung, sehingga tetap bisa menjaga kondusifitas di wilayah tersebut.

"Saya kira itu inti masalahnya, dengan harapan mudah-mudahan masyarakat di Bangka Belitung itu mengetahui perkembangan ini dan tenang menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat," ujarnya.

Yusri menyampaikan, bahwa pemerintah memahami kesulitan yang dihadapi oleh masyarakat. Oleh karena itu, pihaknya melakukan rapat koordinasi lintas sektor untuk membahas persoalan timah di Bangka Belitung.

Rapat koordinasi tersebut dihadiri Wakil Jaksa Agung, Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Dirjen Peraturan Perundang-Undangan, Pemda Provinsi Bangka Belitung, Pemda Kabupaten Belitung Timur dan PT Timah.

Yusril menekankan persoalan timah di Bangka Belitung menjadi perhatian serius pemerintah untuk diselesaikan bersama-sana.

Dia mengatakan bahwa Indonesia satu-satunya negara yang masih memproduksi timah. Sejumlah negara sudah berhenti memproduksi, seperti Bolivia, Malaysia dan Thailand.

"Dan di Indonesia yang sebegini luasnya hanya ada satu provinsi yang menghasilkan timah Provinsi Bangka Belitung," ujarnya.

Yusril mengakui kekayaan mineral dan timah yang ada di Belitung belum dapat dikelola dengan baik sehingga tidak dapat menentukan harga timah dunia.

Indonesia masih didekte oleh pihak lain dalam menentukan harga timah. Oleh karena itu, Yusril sudah saatnya pemerintah berfikir strategis untuk menjadi produsen timah seperti arahan Presiden Prabowo sehingga bisa menentukan harga timah dunia.

"Kita sebagai produsen harus menentukan harga timah dunia, jangan dipermainkan oleh orang lain. Kita harus menertibkan ke dalam, jangan lagi itu jadi penyeludupan," ungkapnya.

Ia juga menyebut, ada negara yang menjadi eksportir timah dunia, tetapi tidak memiliki tambang timah di negarannya.

"Dari mana dia dapat timah? Dari hasil penyelundupan yang ada di negara kita ini," ujarnya.

Oleh karena itu, lanjut dia, semua pihak harus bekerja sama, aparat penegak hukum, pemerintah, PT Timah, dan masyarakat untuk bersama-sama menata usaha timah supaya bisa menentukan harga timah dunia sehingga dapat memberikan kesejahteraan bagi masyarakat Indonesia.(ant)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Efek Vonis Man City Makin Gawat, Investasi Miliaran Poundsterling UEA di Inggris Terancam

Efek Vonis Man City Makin Gawat, Investasi Miliaran Poundsterling UEA di Inggris Terancam

Vonis bersalah Manchester City berbuntut panjang. UEA dikabarkan mempertimbangkan investasi miliaran poundsterling di Inggris usai keputusan komisi independen.
Update Klasemen Medali Asian Games 2026, 3 Oktober Malam: Tak Ada Emas, Indonesia Berhasil Tambah 4 Medali Hari Ini

Update Klasemen Medali Asian Games 2026, 3 Oktober Malam: Tak Ada Emas, Indonesia Berhasil Tambah 4 Medali Hari Ini

Update Klasemen Medali Asian Games 2026 hingga hari Sabtu 3 Oktober malam pukul 20.00 WIB setelah rampungnya seluruh pertandingan di hari ke-14 ini.
Ahli Waris Korban Meninggal Dunia KM Virgo Transport 8 Terima Santunan dari Jasa Raharja

Ahli Waris Korban Meninggal Dunia KM Virgo Transport 8 Terima Santunan dari Jasa Raharja

Operasi SAR dalam upaya pencaharian korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Kalimantan Tengah (Kalteng) masih terus berlanjut.
Sudah Dijual, Ini Harga Tiket Timnas Indonesia vs Thailand di Final FIFA Matchday 2026 dan Cara Belinya

Sudah Dijual, Ini Harga Tiket Timnas Indonesia vs Thailand di Final FIFA Matchday 2026 dan Cara Belinya

Tiket final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia vs Thailand sudah dijual. Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).
Pertamina Lepas 120 Anggota Komunitas Motor Menuju Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Pertamina Lepas 120 Anggota Komunitas Motor Menuju Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Seluruh peserta menjalani pemeriksaan kesehatan intensif, penjelasan prosedur keselamatan, serta pengecekan kelaikan kendaraan sebelum meluncur ke jalan. 
FIFA Berpotensi Beri Hukuman Tambahan buat Thom Haye Jelang Final FIFA ASEAN Cup, Bisa Absen di Laga Timnas Indonesia Vs Thailand

FIFA Berpotensi Beri Hukuman Tambahan buat Thom Haye Jelang Final FIFA ASEAN Cup, Bisa Absen di Laga Timnas Indonesia Vs Thailand

Thom Haye berpotensi absen saat Timnas Indonesia melawan Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026 karena FIFA bisa menambah sanksi atas kartu merah di fase grup.

Trending

Buntut Kekalahan Tak Masuk Akal 6-0 dari Malaysia, Poin FIFA Singapura Terkuras dan Ranking Berpotensi Melorot

Buntut Kekalahan Tak Masuk Akal 6-0 dari Malaysia, Poin FIFA Singapura Terkuras dan Ranking Berpotensi Melorot

Timnas Singapura mengakhiri kiprahnya di FIFA ASEAN Cup 2026 dengan hasil pahit. The Lions dihajar Malaysia enam gol tanpa balas di Stadion Si Jalak Harupat.
Catatan Sepak Bola Reva Deddy Utama: "Misi Belum Selesai"

Catatan Sepak Bola Reva Deddy Utama: "Misi Belum Selesai"

Lolos ke final bukan sekadar prestasi, juga membawa 'angin tenang' di luar lapangan.
FIFA Tak Perlu Klarifikasi, Malaysia Bisa Cek IFAB untuk Perubahan Tambahan Waktu di Laga Timnas Indonesia Vs Bangladesh

FIFA Tak Perlu Klarifikasi, Malaysia Bisa Cek IFAB untuk Perubahan Tambahan Waktu di Laga Timnas Indonesia Vs Bangladesh

Malaysia yang sama-sama berjuang ke babak final FIFA ASEAN Cup 2026 dijegal Timnas Indonesia di detik terakhir dalam penyisihan Grup A. 
Cetak Gol Debut, Striker Kelahiran Liverpool Sebut Vietnam Vs Malaysia Layaknya Final FIFA ASEAN Cup 2026

Cetak Gol Debut, Striker Kelahiran Liverpool Sebut Vietnam Vs Malaysia Layaknya Final FIFA ASEAN Cup 2026

Gol debut itu pun memastikan kemenangan 4-2 Vietnam atas Pakistan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (2/10/2026). 
Belum Keluar Keringat, Timnas Indonesia Sudah Unggul Telak Atas Thailand dalam Daftar 10 Pemain Termahal

Belum Keluar Keringat, Timnas Indonesia Sudah Unggul Telak Atas Thailand dalam Daftar 10 Pemain Termahal

Jelang final kontra Thailand, Timnas Indonesia menempatkan sembilan pemain dalam daftar 10 termahal, dipimpin Kevin Diks dengan nilai sekitar Rp100 miliar.
Akui Sudah Fokus Lawan Timnas Indonesia di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Pelatih Thailand Terkejut Atas Kekalahan dari Filipina

Akui Sudah Fokus Lawan Timnas Indonesia di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Pelatih Thailand Terkejut Atas Kekalahan dari Filipina

Thailand sudah lebih dahulu memastikan finis sebagai juara grup dan menantang Timnas Indonesia di babak final FIFA ASEAN Cup sebelum akhirnya kalah dari Filipina
88 Pati dan Pamen Dimutasi Sehari Setelah Suyudi Ario Seto Jabat Kapolri, Asep Safrudin Jadi Kabareskrim Polri hingga Dadang Hartanto Jadi Kapolda Metro Jaya

88 Pati dan Pamen Dimutasi Sehari Setelah Suyudi Ario Seto Jabat Kapolri, Asep Safrudin Jadi Kabareskrim Polri hingga Dadang Hartanto Jadi Kapolda Metro Jaya

Sehari setelah Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menjabat sebagai Kapolri, Polri melakukan mutasi dan rotasi terhadap 88 pati dan pamen.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT