News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rupiah Menguat, Cadangan Devisa RI Tembus US$145,3 Miliar di Tengah Gejolak Global

Rupiah menguat 0,78 persen ke Rp17.855 per dolar AS, sementara cadangan devisa RI mencapai US$145,3 miliar pada akhir Juli 2026.
Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:43 WIB
Pjs Gubernur BI Destry Damayanti
Sumber :
  • dok. Setpres

Jakarta, tvOnenews.com - Bank Indonesia (BI) menyatakan stabilitas eksternal Indonesia tetap terjaga di tengah ketidakpastian ekonomi dan pasar keuangan global. Kondisi tersebut tercermin dari penguatan nilai tukar rupiah serta posisi cadangan devisa yang masih berada pada level kuat.

Dalam hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) bulanan Agustus 2026 yang disampaikan Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti, nilai tukar rupiah pada 18 Agustus 2026 tercatat sebesar Rp17.855 per dolar Amerika Serikat (AS).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Level tersebut menguat 0,78 persen secara point-to-point dibandingkan posisi akhir Juli 2026. Penguatan rupiah tersebut didukung respons kebijakan stabilisasi yang dilakukan BI melalui berbagai instrumen moneter.

Cadangan Devisa RI Capai US$145,3 Miliar

Salah satu indikator ketahanan eksternal Indonesia adalah posisi cadangan devisa. BI mencatat cadangan devisa Indonesia pada akhir Juli 2026 tetap terjaga sebesar US$145,3 miliar.

Posisi tersebut setara dengan pembiayaan sekitar 5,5 bulan impor dan 5,3 bulan impor serta pembayaran utang luar negeri pemerintah. Angka tersebut juga berada jauh di atas standar kecukupan internasional yang berada pada level tiga bulan impor.

"Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Juli 2026 tetap terjaga sebesar 145,3 miliar US dolar," ujar Destry dalam pemaparan hasil RDG bulanan BI Agustus 2026 pada hari Rabu, 19 Agustus 2026.

BI menilai posisi cadangan devisa tersebut menjadi salah satu penopang ketahanan eksternal Indonesia dalam menghadapi gejolak ekonomi global.

Ke depan, BI memperkirakan ketahanan eksternal Indonesia tetap kuat dengan dukungan sinergi kebijakan pemerintah dan Bank Indonesia dalam merespons berbagai tekanan dari perekonomian dunia.

Rupiah Menguat 0,78 Persen

Selain cadangan devisa yang tetap kuat, nilai tukar rupiah juga menunjukkan penguatan. Pada 18 Agustus 2026, rupiah berada di level Rp17.855 per dolar AS.

Penguatan sebesar 0,78 persen dibandingkan akhir Juli 2026 tersebut didukung strategi BI dalam mengoptimalkan berbagai instrumen moneter.

BI juga memperluas kebijakan insentif untuk mendorong masuknya investasi portofolio asing. Kebijakan tersebut sekaligus diarahkan untuk memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah dan mempercepat pendalaman pasar uang serta pasar valuta asing (PUVA).

Sejumlah insentif lindung nilai juga diperkuat oleh BI.

  • Insentif untuk swap jual lindung nilai dinaikkan menjadi 12,5 persen.

  • Insentif untuk DNDF jual lindung nilai diberikan sebesar 15 persen.

  • Untuk meningkatkan transaksi Local Currency Transaction (LCT) dengan negara mitra, premi swap beli lindung nilai diberikan sebesar 10 persen.

  • Pengurangan premi DNDF jual lindung nilai diberikan sebesar 10 persen.

BI menyatakan akan terus menempuh berbagai strategi untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Ke depan, rupiah diperkirakan tetap stabil seiring penguatan respons kebijakan stabilisasi bank sentral.

Investasi Portofolio Asing Mulai Masuk

Ketahanan eksternal Indonesia juga didukung oleh perkembangan transaksi modal dan finansial. BI mencatat aliran investasi portofolio asing pada triwulan III-2026 hingga 14 Agustus 2026 mengalami net inflows sebesar US$1,8 miliar.

Aliran dana asing tersebut ditopang oleh penerbitan global bonds pemerintah serta masuknya investasi pada Surat Berharga Negara (SBN) dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI).

Perkembangan tersebut menjadi salah satu faktor yang mendukung stabilitas eksternal Indonesia di tengah ketidakpastian pasar keuangan global yang masih tinggi.

Neraca Perdagangan Masih Surplus

Dari sisi perdagangan, Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) juga terus menjadi perhatian untuk memperkuat ketahanan eksternal.

Neraca perdagangan Indonesia sepanjang Januari hingga Juni 2026 secara kumulatif mencatat surplus sebesar US$3,58 miliar. Namun, pada Juni 2026, neraca perdagangan mencatat defisit sebesar US$0,45 miliar.

BI menilai kinerja NPI perlu terus diperkuat agar ketahanan eksternal Indonesia tetap terjaga menghadapi berbagai perubahan kondisi ekonomi dunia.

Ketidakpastian global masih dipengaruhi oleh berlanjutnya intensitas perang di Timur Tengah yang mendorong kenaikan harga minyak dan sejumlah komoditas dunia.

Pertumbuhan ekonomi global pada 2026 diperkirakan belum kuat, yakni sekitar 3 persen. Sementara tekanan inflasi global diperkirakan masih tinggi sekitar 4,5 persen.

Kondisi tersebut turut mendorong kebijakan moneter global menjadi lebih ketat. Suku bunga kebijakan moneter Amerika Serikat atau Fed Fund Rate diperkirakan naik pada triwulan IV-2026. Imbal hasil atau yield US Treasury juga diperkirakan tetap tinggi seiring meningkatnya ekspektasi kenaikan suku bunga AS dan defisit anggaran Amerika Serikat yang masih lebar.

Ekonomi RI Tetap Tumbuh 5,29 Persen

Di tengah tekanan global, perekonomian Indonesia masih menunjukkan pertumbuhan yang terjaga. Ekonomi Indonesia pada triwulan II-2026 tumbuh 5,29 persen secara tahunan atau year-on-year (yoy).

Pertumbuhan tersebut melanjutkan kinerja triwulan sebelumnya yang tumbuh 5,61 persen secara tahunan. BI memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2026 berada dalam kisaran 4,9 hingga 5,7 persen.

Pertumbuhan ekonomi tersebut antara lain ditopang stimulus fiskal yang berdampak pada peningkatan konsumsi pemerintah dan investasi.

Konsumsi pemerintah tetap tumbuh tinggi, terutama berasal dari peningkatan belanja pegawai, termasuk pembayaran gaji ke-13, serta belanja barang dan jasa yang berkaitan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sementara konsumsi rumah tangga tetap terjaga meskipun masih perlu ditingkatkan dengan memanfaatkan momentum stimulus fiskal. Ekspor juga dinilai perlu terus didorong agar struktur pertumbuhan ekonomi Indonesia semakin kuat.

BI akan terus memperkuat bauran kebijakan melalui kebijakan moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran yang bersinergi dengan kebijakan pemerintah untuk menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dari Wastra ke Gaya Sehari-hari, Ragam Bentala Perluas Cerita Batik Indonesia bersama Shopee

Dari Wastra ke Gaya Sehari-hari, Ragam Bentala Perluas Cerita Batik Indonesia bersama Shopee

Berangkat dari kekaguman terhadap kekayaan budaya nusantara, Ragam Bentala hadir pada Februari 2020 dengan ambisi besar: mengubah cara pandang generasi masa kini terhadap batik. 
Diabaikan John Herdman, Gelandang Persib Bandung Tetap Dukung Timnas Indonesia Jelang Duel Kontra Thailand

Diabaikan John Herdman, Gelandang Persib Bandung Tetap Dukung Timnas Indonesia Jelang Duel Kontra Thailand

Gelandang Persib Bandung, Dedi Kusnandar, tetap memberi dukungan kepada Timnas Indonesia walau tidak ambil bagian dalam skuad asuhan John Herdman. Menurutnya, Garuda bisa mematahkan mitos raja runner-up di ASEAN.
Jadwal Asian Games 2026, Minggu 4 Oktober: Hanya Ada Dua Wakil Indonesia Tampil Sebelum Closing Ceremony

Jadwal Asian Games 2026, Minggu 4 Oktober: Hanya Ada Dua Wakil Indonesia Tampil Sebelum Closing Ceremony

Jadwal Asian Games 2026 hari ini, Minggu (4/10/2026). Hanya ada satu wakil Indonesia yang akan unjuk gigi jelang upacara penutupan atau closing ceremony.
Ayah Sambung di Samarinda Diduga Cabuli Anak Tiri Berusia 10 Tahun, Diiming-imingi Uang Rp6 Ribu

Ayah Sambung di Samarinda Diduga Cabuli Anak Tiri Berusia 10 Tahun, Diiming-imingi Uang Rp6 Ribu

Ramai di Samarinda, Kalimantan Timur dugaan pencabulan yang dilakukan ayah sambung kepada anak tirinya berusia 10 tahun dengan iming-iming kasih uang Rp6 ribu.
Hasil Liga A UEFA Nations League 2026-2027 Semalam: Spanyol Menang Lagi, Inggris Mengamuk

Hasil Liga A UEFA Nations League 2026-2027 Semalam: Spanyol Menang Lagi, Inggris Mengamuk

Spanyol berhasil mempertahankan dominasinya di Grup A3 UEFA Nations League 2026-2027. Sementara itu, di grup yang sama, Inggris mengamuk di markas Kroasia.
Tak Perlu Panik Meski Kasus Meningkat, Dinkes Jawa Barat ungkap Cara Ini Ampuh Cegah Sakit Influenza A

Tak Perlu Panik Meski Kasus Meningkat, Dinkes Jawa Barat ungkap Cara Ini Ampuh Cegah Sakit Influenza A

Dinkes Jabar menyebut memang ada peningkatan kasus influenza A di Jawa Barat. Hal ini seiring dengan juga meningkatnya pelayanan di Rumah Sakit.

Trending

Prakiraan Cuaca 4 Oktober 2026, BMKG Sebut Jakarta Berpotensi Hujan Ringan dan Wilayah Sekitarnya

Prakiraan Cuaca 4 Oktober 2026, BMKG Sebut Jakarta Berpotensi Hujan Ringan dan Wilayah Sekitarnya

Badan Meteorologi, Klimatologi, danGeofisika (BMKG) memprakirakan cuaca hari ini beragam, karena transisi dan pengaruh El Nino. Berikut prakiraan cuaca hari ini
Bung Towel Minta FIFA Tak Tugaskan Wasit Korea Selatan untuk Pimpin Final FIFA ASEAN Cup 2026 Antara Timnas Indonesia Vs Thailand

Bung Towel Minta FIFA Tak Tugaskan Wasit Korea Selatan untuk Pimpin Final FIFA ASEAN Cup 2026 Antara Timnas Indonesia Vs Thailand

Timnas Indonesia akan menjamu Thailand di babak final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/10/2026). 
Elkan Baggott hingga Mitchell Baker Bikin Pelatih Thailand Ketar-ketir, Anthony Hudson Akui Was-was Lihat Skuad Timnas Indonesia Jelang Final

Elkan Baggott hingga Mitchell Baker Bikin Pelatih Thailand Ketar-ketir, Anthony Hudson Akui Was-was Lihat Skuad Timnas Indonesia Jelang Final

Pelatih Timnas Thailand Anthony Hudson mulai memetakan kekuatan Timnas Indonesia jelang final FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung Senin (5/10/2026) di GBK.
Sumardji Konfirmasi Thom Haye Terbebas dari Sanksi FIFA? Sebut Semua Pemain Timnas Indonesia Bisa Diturunkan di Laga Final FIFA ASEAN Cup

Sumardji Konfirmasi Thom Haye Terbebas dari Sanksi FIFA? Sebut Semua Pemain Timnas Indonesia Bisa Diturunkan di Laga Final FIFA ASEAN Cup

Timnas Indonesia akan menghadapi Thailand di partai final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/10/2026). 
Komentar Media Italia soal Kemenangan 9-2 Timnas Indonesia, Bawa-bawa Tragedi Kanjuruhan

Komentar Media Italia soal Kemenangan 9-2 Timnas Indonesia, Bawa-bawa Tragedi Kanjuruhan

Keberhasilan fantastis Timnas Indonesia menembus partai final FIFA ASEAN Cup 2026 usai membantai Bangladesh 9-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) meny-
John Herdman Rotasi Pemain di Final FIFA ASEAN Cup Vs Thailand? Ketua BTN PSSI Sumardji Ungkap Kans Starting Eleven

John Herdman Rotasi Pemain di Final FIFA ASEAN Cup Vs Thailand? Ketua BTN PSSI Sumardji Ungkap Kans Starting Eleven

Tampil di partai final, John Herdman tentu akan menurunkan skuad terbaiknya ketika Timnas Indonesia menjamu Thailand di Stadion Utama Gelora BUng Karno, Jakarta, Senin (5/10/2026). 
Ungkapan Heran John Herdman Malaysia Bisa Bantai Singapura 6-0: Laga Paling Gila dalam Kariernya

Ungkapan Heran John Herdman Malaysia Bisa Bantai Singapura 6-0: Laga Paling Gila dalam Kariernya

Pelatih kepala Timnas Indonesia John Herdman mengaku dibuat sangat kaget dengan hasil laga lain di Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 saat Malaysia membantai Singapura
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT