GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cegah Greenwashing, IAPI Usulkan Satu Standar Asurans Keberlanjutan di Indonesia

IAPI mendorong satu standar internasional untuk asurans keberlanjutan di Indonesia serta meminta registrasi, sertifikasi, inspeksi, dan penegakan sebelum 2029.
Rabu, 26 Agustus 2026 - 23:59 WIB
Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI) Usulkan Standar Tunggal untuk Asurans Keberlanjutan di Indonesia.
Sumber :
  • IAPI


Jakarta, tvOnenews.com - Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI) mendorong penerapan satu standar internasional sebagai acuan asurans keberlanjutan di Indonesia. Usulan itu disampaikan dalam Business Morning Forum bertajuk "Membangun Ekosistem Asurans Keberlanjutan Indonesia untuk Memperkuat Kepercayaan terhadap Pelaporan Keberlanjutan", Rabu (26/8/2026).

IAPI menilai penggunaan standar tunggal dapat memperkuat konsistensi dan kredibilitas asurans atas informasi keberlanjutan. Organisasi akuntan ini juga meminta regulator memastikan infrastruktur pengawasan yang setara bagi seluruh penyedia jasa sebelum kewajiban asurans mulai diterapkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pembahasan tersebut berlangsung saat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah memfinalisasi Rancangan Peraturan OJK (RPOJK) tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan.

Aturan tersebut nantinya mewajibkan pengungkapan informasi keberlanjutan bagi Pelaku Usaha Sektor Keuangan (PUSK), emiten, dan perusahaan publik.

Ketentuan itu juga menjadi bagian dari perkembangan regulasi setelah IAPI menerbitkan Draf Eksposur Standar Asurans Keberlanjutan (SAKb) 5000 pada 24 Juli 2026.

3 Standar Dinilai Penting untuk Tekan Risiko Greenwashing

IAPI melihat ekosistem pelaporan keberlanjutan di Indonesia masih belum sematang sistem pelaporan keuangan. Kondisi tersebut membuka peluang terjadinya kesalahan penyajian, bias, hingga klaim keberlanjutan yang tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Risiko tersebut dapat memicu praktik greenwashing. Jika tidak ditangani, informasi keberlanjutan yang kurang kredibel berpotensi menurunkan kepercayaan investor dan pemangku kepentingan terhadap laporan perusahaan.

International Federation of Accountants (IFAC) mencatat International Standard on Sustainability Assurance (ISSA) 5000 dirancang secara khusus untuk menghasilkan asurans yang kredibel atas informasi keberlanjutan yang disampaikan entitas.

Sementara itu, International Organization of Securities Commissions (IOSCO) menempatkan perlindungan investor dari greenwashing sebagai salah satu fokus dalam mendorong peningkatan kualitas pelaporan keberlanjutan secara global.

IAPI menilai hal tersebut menunjukkan greenwashing tidak hanya berkaitan dengan persoalan reputasi perusahaan. Praktik tersebut juga dapat berkembang menjadi risiko sistemik sehingga membutuhkan kerangka asurans yang kredibel.

Untuk menjawab risiko tersebut, IAPI mengusulkan 3 standar hasil adopsi internasional sebagai acuan resmi asurans keberlanjutan di Indonesia:

SAKb 5000 (adopsi International Standards on Sustainability Assurance/ISSA 5000) sebagai satu-satunya standar asurans keberlanjutan; serta 

Standar manajemen mutu sebagai landasan pelaksanaan, yaitu Standar Manajemen Mutu (SMM) 1 dan SMM 2 (adopsi International Standards on Quality Management/ISQM 1 dan ISQM 2); dan

Standar Etika untuk Asurans Keberlanjutan (adopsi International Ethics Standards for Sustainability Assurance) sebagai standar etika bagi seluruh praktisi.

Ketiga standar tersebut memiliki fungsi yang berbeda, tetapi saling berkaitan. Standar etika mengatur kewajiban praktisi dalam menjalankan perikatan, termasuk tuntutan untuk menjaga independensi dari entitas yang diperiksa.

Sementara itu, standar manajemen mutu mengatur sistem dan komponen yang harus diterapkan kantor tempat praktisi bernaung. Tujuannya memastikan setiap perikatan dilaksanakan dengan kualitas yang konsisten.

Adapun standar asurans mengatur tata cara pelaksanaan perikatan. Ketiga elemen tersebut harus berjalan secara terpadu agar praktisi tetap independen dan beretika, bekerja dalam sistem manajemen mutu yang memadai, serta menjalankan perikatan berdasarkan ketentuan yang jelas.

Menurut IAPI, kombinasi ketiga aspek tersebut menjadi salah satu fondasi penting untuk mengurangi risiko greenwashing secara efektif.

Belajar dari Malaysia dan Australia

Dalam Business Morning Forum, IAPI juga membahas pengalaman Malaysia dan Australia yang menerapkan pendekatan berbeda dalam pengaturan asurans keberlanjutan.

Malaysia menggunakan pendekatan profession-agnostic yang memungkinkan penyedia jasa non-akuntan ikut berpartisipasi. Pendekatan tersebut juga diikuti dengan perluasan mandat Audit Oversight Board (AOB).

Australia, di sisi lain, menempatkan pelaksanaan asurans keberlanjutan dalam ekosistem profesi audit yang telah berkembang dan memiliki sistem pengawasan yang mapan.

Meski memiliki pendekatan berbeda, kedua negara tersebut menggunakan kerangka standar yang sama, yakni ISSA 5000, ISQM 1, dan IESSA.

IAPI menilai pengalaman kedua negara memberikan pelajaran penting bagi Indonesia. Apa pun keputusan regulator mengenai pihak yang dapat menyediakan jasa asurans keberlanjutan, penerapan standar yang konsisten dinilai harus tetap menjadi fondasi utama.

IAPI menyatakan tiga standar tersebut, yakni SAKb 5000, SMM 1 dan SMM 2, serta Standar Etika untuk Asurans Keberlanjutan, akan segera tersedia sebagai infrastruktur standar yang dapat digunakan.

Namun, IAPI mengingatkan bahwa ketersediaan standar saja belum cukup untuk menjamin kualitas asurans keberlanjutan. Diperlukan pula sistem pengawasan yang mampu memastikan standar tersebut diterapkan secara konsisten oleh seluruh penyedia jasa.

Berdasarkan tahapan yang diusulkan OJK dalam RPOJK, kewajiban asurans dengan keyakinan terbatas bagi entitas Kelompok 1 dijadwalkan mulai berlaku untuk periode 2029.

Dengan tenggat tersebut, IAPI menilai regulator perlu memastikan seluruh penyedia jasa memiliki level playing field yang sama sebelum kewajiban asurans mulai diterapkan.

IAPI mengusulkan empat elemen utama dalam infrastruktur pengawasan, yaitu registrasi, sertifikasi, inspeksi, dan penegakan. Keempat aspek tersebut dinilai perlu disiapkan regulator sebelum kewajiban asurans berlaku.

IAPI juga menekankan bahwa sertifikasi tidak cukup hanya menguji kemampuan teknis. Setiap pihak yang memperoleh sertifikasi harus mampu menerapkan standar manajemen mutu sekaligus memenuhi standar etika yang berlaku.

Dengan demikian, kompetensi teknis perlu berjalan beriringan dengan penerapan sistem mutu dan kepatuhan etika untuk memastikan kualitas asurans keberlanjutan tetap terjaga. (rpi)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Karhutla Melanda Dua Wilayah Kalbar, 170 Personel Dikerahkan Padamkan Api di Ketapang dan Kayong Utara

Karhutla Melanda Dua Wilayah Kalbar, 170 Personel Dikerahkan Padamkan Api di Ketapang dan Kayong Utara

Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat terus dilakukan di tengah ancaman musim kemarau dan fenomena El Niño.
Timnas Voli Putri Indonesia Tantang Iran di Perempat Final, PBVSI Ungkap Kunci untuk Bikin Kejutan di AVC Women Continental

Timnas Voli Putri Indonesia Tantang Iran di Perempat Final, PBVSI Ungkap Kunci untuk Bikin Kejutan di AVC Women Continental

Manajer Timnas Voli Putri Indonesia Luciana Taroreh meminta para pemain Srikandi tampil disiplin dan menjaga konsistensi jika ingin memberikan kejutan di AVC Women Continental ini
Dewa United Tak Mau Kalah dari Persib, Bongkar Rencana Perekrutan Pemain untuk Tatap Super League 2026-2027

Dewa United Tak Mau Kalah dari Persib, Bongkar Rencana Perekrutan Pemain untuk Tatap Super League 2026-2027

CEO Dewa United, Adrian Satya Negara, mengakui persaingan semakin sengit karena sejumlah klub mulai bergerak agresif di bursa transfer, termasuk Persib Bandung dan Borneo FC Samarinda yang juga tengah mempersiapkan diri untuk tampil di kompetisi Asia
Hilton Resmi Buka Hotel di Bandung Barat, Lokasinya Cuma 10 Menit dari Stasiun Whoosh

Hilton Resmi Buka Hotel di Bandung Barat, Lokasinya Cuma 10 Menit dari Stasiun Whoosh

Hilton resmi membuka Hilton Padalarang Bandung di kawasan Kota Baru Parahyangan, Bandung Barat. Kehadiran hotel ini menandai debut flagship brand Hilton di wilayah tersebut.
Korban Tewas Banjir Bandang dan Longsor Nepal-China Capai 157 Orang, Xi Jinping Desak Pencarian Korban Maksimal

Korban Tewas Banjir Bandang dan Longsor Nepal-China Capai 157 Orang, Xi Jinping Desak Pencarian Korban Maksimal

Wilayah perbatasan Nepal-China diterjang banjir bandang yang memicu tanah longsor . Korban tewas capai 157 orang, Xi Jinping desak pencarian maksimal korban
Kabar Terbaru Ivar Jenner di Dewa United, CEO Ungkap Alasan Gelandang Timnas Indonesia Pilih Bertahan Dibanding Kembali ke Belanda

Kabar Terbaru Ivar Jenner di Dewa United, CEO Ungkap Alasan Gelandang Timnas Indonesia Pilih Bertahan Dibanding Kembali ke Belanda

CEO Dewa United, Adrian Satya Negara, memastikan Ivar Jenner masih menjadi bagian dari skuad Dewa United untuk musim depan karena kontraknya masih menyisakan satu tahun.

Trending

Eks Klub Bojan Hodak Bikin Malu Liga Super Malaysia, Kalah Setengah Lusin Gol dengan 12 Pemain 

Eks Klub Bojan Hodak Bikin Malu Liga Super Malaysia, Kalah Setengah Lusin Gol dengan 12 Pemain 

Mantan klub dari Bojan Hodak, pelatih yang membawa threepeat bagi Persib Bandung, justru menjadi klub timpang di Liga Super Malaysia.
Korban Tewas Banjir Bandang dan Longsor Nepal-China Capai 157 Orang, Xi Jinping Desak Pencarian Korban Maksimal

Korban Tewas Banjir Bandang dan Longsor Nepal-China Capai 157 Orang, Xi Jinping Desak Pencarian Korban Maksimal

Wilayah perbatasan Nepal-China diterjang banjir bandang yang memicu tanah longsor . Korban tewas capai 157 orang, Xi Jinping desak pencarian maksimal korban
Kunci Kesuksesan Serta Ilmu Berkah, Amalkan Doa Ini Beserta Artinya Setiap Kali Belajar 

Kunci Kesuksesan Serta Ilmu Berkah, Amalkan Doa Ini Beserta Artinya Setiap Kali Belajar 

Supaya berdampak nyata, ilmu perlu terus diamalkan seraya diimbangi dengan keberkahan. Karena itu, mengiringi proses menuntut ilmu dengan doa diajarkan Islam
Ada yang Beda di Stasiun LRT Velodrome

Ada yang Beda di Stasiun LRT Velodrome

Stasiun LRT Jakarta Velodrome tak hanya menjadi lokasi naik-turun penumpang pada Sabtu (22/8/2026). Area tersebut berubah menjadi ruang aktivitas anak.
Hilton Resmi Buka Hotel di Bandung Barat, Lokasinya Cuma 10 Menit dari Stasiun Whoosh

Hilton Resmi Buka Hotel di Bandung Barat, Lokasinya Cuma 10 Menit dari Stasiun Whoosh

Hilton resmi membuka Hilton Padalarang Bandung di kawasan Kota Baru Parahyangan, Bandung Barat. Kehadiran hotel ini menandai debut flagship brand Hilton di wilayah tersebut.
Kabar Terbaru Ivar Jenner di Dewa United, CEO Ungkap Alasan Gelandang Timnas Indonesia Pilih Bertahan Dibanding Kembali ke Belanda

Kabar Terbaru Ivar Jenner di Dewa United, CEO Ungkap Alasan Gelandang Timnas Indonesia Pilih Bertahan Dibanding Kembali ke Belanda

CEO Dewa United, Adrian Satya Negara, memastikan Ivar Jenner masih menjadi bagian dari skuad Dewa United untuk musim depan karena kontraknya masih menyisakan satu tahun.
Persib Bandung dan Borneo FC Sudah Tak Bisa Tawar Jadwal Super League, Operator I.League Kupas Cara Canggih Susun Pertandingan 

Persib Bandung dan Borneo FC Sudah Tak Bisa Tawar Jadwal Super League, Operator I.League Kupas Cara Canggih Susun Pertandingan 

Ternyata, jadwal pertandingan Super League musim 2026-2027 tidak disusun secara manual maupun sekadar melalui pengundian biasa. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT