News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dolar AS Kembali Jadi Raja, Yen Tertekan Dekati 160 dan Harga Minyak Melesat

Dolar AS menguat terhadap sejumlah mata uang Asia, sementara yen mendekati 160 per dolar di tengah ancaman intervensi Jepang dan konflik AS-Iran.
Senin, 31 Agustus 2026 - 12:30 WIB
Mata Uang Dolar AS
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

Meta Description: Keyword: Dolar AS Menguat, Mata Uang Asia Bergerak Beragam

Mata uang Asia bergerak beragam pada perdagangan Senin ketika dolar AS kembali menguat terhadap sejumlah mata uang regional. Pergerakan dolar AS menjadi perhatian pasar setelah yen Jepang kembali mendekati level 160 per dolar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tekanan terhadap mata uang Asia semakin besar setelah eskalasi konflik AS-Iran mendorong harga minyak dunia naik. Kondisi tersebut memperkuat suasana risk-off di pasar regional dan membuat investor lebih berhati-hati terhadap aset berisiko.

Dolar AS secara umum menguat setelah komentar hawkish Ketua Federal Reserve Kevin Warsh membuat pasar meningkatkan ekspektasi terhadap kemungkinan kenaikan suku bunga AS pada September.

Probabilitas kenaikan suku bunga sedikitnya 25 basis poin pada September meningkat menjadi sekitar 57%. Pada saat yang sama, imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor dua tahun naik ke level tertinggi lebih dari satu bulan, yakni 4,33%.

Indeks Dolar AS berada di sekitar 99,60 setelah sebelumnya menguat 0,6% pada perdagangan Jumat.

Penguatan dolar AS tersebut menjadi salah satu faktor utama yang membuat sejumlah mata uang Asia bergerak tertekan pada awal pekan.

Yen Jepang Dekati 160 per Dolar

Pergerakan paling menjadi sorotan datang dari yen Jepang. Pasangan USD/JPY berada di sekitar 159,83, membuat yen kembali berada sangat dekat dengan level 160 per dolar yang sebelumnya telah ditembus pada Jumat.

Level 160 yen per dolar menjadi perhatian ketat investor. Penembusan yang lebih jauh di atas level tersebut dinilai dapat meningkatkan risiko intervensi otoritas Jepang untuk menopang nilai tukar yen.

Kembalinya yen mendekati level 160 per dolar juga kembali memunculkan kemungkinan intervensi bersama Jepang dan Amerika Serikat.

Kedua negara sebelumnya telah melakukan intervensi bersama pada akhir Juli.

Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan pergerakan yen belakangan ini masih “cukup terkendali”. Ia juga menyatakan rencananya bertemu Gubernur Bank of Japan Kazuo Ueda dalam pertemuan G20 di North Carolina.

Pernyataan tersebut mengisyaratkan bahwa pelemahan yen saat ini belum mencapai kondisi tidak teratur yang dapat memicu kembali intervensi terkoordinasi.

Selisih Suku Bunga Jadi Tekanan Yen

Meski demikian, perbedaan kebijakan moneter masih menjadi persoalan bagi yen. Imbal hasil obligasi pemerintah Jepang tenor 10 tahun kembali mencapai level tertinggi sejak 1996.

Sejumlah analis menilai Bank of Japan mungkin membutuhkan serangkaian kenaikan suku bunga untuk memberikan dukungan lebih besar terhadap yen. Pasar juga memberikan probabilitas tinggi terhadap kenaikan suku bunga BOJ pada September.

Naka Matsuzawa dari Nomura mengatakan perhatian utama terhadap USD/JPY adalah kapan faktor penggerak pasangan tersebut bergeser dari level langsung imbal hasil obligasi pemerintah AS menuju selisih imbal hasil obligasi AS dan Jepang.

Kembalinya perusahaan asuransi jiwa Jepang ke pasar obligasi domestik juga dinilai dapat memberikan dampak signifikan terhadap pergerakan USD/JPY.

Dolar Australia hingga Won Bergerak Beragam

Pergerakan dolar AS terhadap mata uang Asia dan kawasan sekitarnya juga berlangsung beragam.

Pasangan USD/AUD naik 0,1% menjadi sekitar US$0,7163. Sementara pasangan USD/SGD turun 0,13%.

Pasangan USD/KRW relatif datar di sekitar 1.373,23. Adapun pasangan USD/INR dibuka 0,1% lebih tinggi.

Pergerakan tersebut menunjukkan penguatan dolar AS masih menjadi salah satu perhatian utama pasar valuta asing regional pada awal pekan.

Yuan Stabil, PMI China Masih di Bawah 50

Yuan China relatif stabil meski data ekonomi terbaru menunjukkan aktivitas manufaktur masih berada di zona kontraksi.

Pasangan USD/CNY onshore berada di sekitar 6,7207, sedangkan USD/CNH offshore berada di dekat 6,7217.

Indeks Manajer Pembelian atau PMI manufaktur resmi China naik menjadi 49,8 pada Agustus dari 49,2 pada Juli. Angka tersebut lebih baik dari ekspektasi 49,6, tetapi masih berada di bawah level 50 yang menjadi batas antara ekspansi dan kontraksi.

Sementara itu, PMI non-manufaktur China tetap berada di level 49,0.

Harga Minyak Naik, Konflik AS-Iran Jadi Perhatian

Tekanan terhadap mata uang Asia juga datang dari kenaikan harga minyak dunia.

Kontrak berjangka Brent naik 2,8% menjadi US$90,60 per barel setelah pasukan AS menyerang dua peluncur Iran di Pulau Larak.

Iran kemudian melakukan serangan terhadap pasukan AS di Yordania. Perkembangan tersebut menimbulkan kembali keraguan terhadap prospek tercapainya kesepakatan damai dalam waktu dekat.

Kenaikan harga minyak dan eskalasi konflik tersebut menjadi sentimen tambahan bagi pasar karena dapat memperkuat tekanan inflasi serta memengaruhi pergerakan dolar AS dan mata uang regional.

Data Tenaga Kerja AS Jadi Penentu

Perhatian pasar selanjutnya akan tertuju pada laporan ketenagakerjaan Amerika Serikat atau nonfarm payrolls yang dijadwalkan keluar pada Jumat.

Ekonom memperkirakan penambahan kembali 58.000 pekerjaan setelah pada Juli terjadi penurunan mengejutkan sebesar 23.000 pekerjaan. Tingkat pengangguran diperkirakan bertahan di 4,1%.

Data tersebut akan menjadi salah satu indikator penting bagi pasar dalam membaca arah kebijakan Federal Reserve. Jika data tenaga kerja dan inflasi kembali memengaruhi ekspektasi suku bunga AS, pergerakan dolar AS terhadap mata uang Asia berpotensi kembali menjadi sorotan.

Selain itu, para menteri keuangan dan gubernur bank sentral negara-negara G20 dijadwalkan bertemu di North Carolina pada Senin dan Selasa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Agenda pertemuan tersebut mencakup inflasi, suku bunga, konflik Iran, serta tekanan di pasar obligasi global.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pernah Main di Israel, Striker Naturalisasi Nigeria Ini Berpeluang Jadi Senjata Baru Timnas Vietnam

Pernah Main di Israel, Striker Naturalisasi Nigeria Ini Berpeluang Jadi Senjata Baru Timnas Vietnam

Pernah merumput di Israel, Olaha Manh Duc berpeluang dipanggil Timnas Vietnam pada November 2026 setelah memenuhi syarat masa tinggal lima tahun di Vietnam.
Rakornas BAZNAS 2026 Telurkan 10 Resolusi Jihad Zakat: Patok Target Rp70 Triliun dan Entaskan Kemiskinan 2,4 Juta Jiwa

Rakornas BAZNAS 2026 Telurkan 10 Resolusi Jihad Zakat: Patok Target Rp70 Triliun dan Entaskan Kemiskinan 2,4 Juta Jiwa

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama jajaran BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia resmi menyepakati 10 Resolusi Jihad Zakat untuk Kesejah...
Top Skor KOVO Cup 2026, Jumat 16 Oktober: Megawati Hangestri dan Jordan Wilson Nyaris Tembus Peringkat 10 Besar

Top Skor KOVO Cup 2026, Jumat 16 Oktober: Megawati Hangestri dan Jordan Wilson Nyaris Tembus Peringkat 10 Besar

Top Skor KOVO Cup 2026, Jumat 16 Oktober setelah berakhirnya pertandingan terakhir di Pool B antara Hyundai Hillstate melawan GS Caltex.
Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Afirmasi Pendidikan 450 Murid di Madura Raya, Keterbatasan Ekonomi Tak Hambat Sekolah

Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Afirmasi Pendidikan 450 Murid di Madura Raya, Keterbatasan Ekonomi Tak Hambat Sekolah

Gubernur Khofifah serahkan bantuan biaya pendidikan afirmasi kepada 450 murid jenjang SMA, SMK, dan SLB di Madura Raya yang berlangsung di SMAN 2 Sumenep.
Deretan Barang Bukti Dugaan Korupsi BNPB, Ada Emas hingga Aset Kripto

Deretan Barang Bukti Dugaan Korupsi BNPB, Ada Emas hingga Aset Kripto

KPK mengatakan pada haknya turut menyita barang bukti yang ditaksir mencapai Rp5,47 miliar. Barang bukti di antaranya mata uang asing dolar Singapura (SGD) dan rupiah, hingga logam mulia.
Shin Tae-yong Akui Bakal Kunci Mati Sosok Pemain Ini saat Persija Hadapi Persita: Dia Sangat Mengancam Kami!

Shin Tae-yong Akui Bakal Kunci Mati Sosok Pemain Ini saat Persija Hadapi Persita: Dia Sangat Mengancam Kami!

Jelang Persija vs Persita, Shin Tae-yong mengaku belum hafal nama Rayco Rodriguez, tetapi menilai pemain nomor 7 itu berbahaya dan meminta pengawalan khusus.

Trending

Masih Bisa Lolos, Ini Hitung-hitungan Peluang Timnas Futsal Indonesia Susul Brasil ke Semifinal Copa das Nacoes de Futsal 2026 

Masih Bisa Lolos, Ini Hitung-hitungan Peluang Timnas Futsal Indonesia Susul Brasil ke Semifinal Copa das Nacoes de Futsal 2026 

Timnas Futsal Indonesia harus menelan kekalahan dengan skor 0-3 dari Brasil pada pertandingan pembuka mereka di Copa das Nacoes de Futsal 2026, Jumat (16/10/2026).
Detik-Detik Enam Petugas Terkepung Kobaran Api Karhutla di Gunung Bromo, Empat Orang Tak Selamat

Detik-Detik Enam Petugas Terkepung Kobaran Api Karhutla di Gunung Bromo, Empat Orang Tak Selamat

Kabar duka menyelimuti penanganan bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. 
iPhone 18 Pro Max vs Samsung Galaxy S26 Ultra: Harga Tembus Rp58 Juta, Mana yang Lebih Layak Dibeli?

iPhone 18 Pro Max vs Samsung Galaxy S26 Ultra: Harga Tembus Rp58 Juta, Mana yang Lebih Layak Dibeli?

Perbandingan iPhone 18 Pro Max vs Samsung Galaxy S26 Ultra mencakup harga, kamera, performa, baterai, dan fitur unggulan. Simak sebelum membeli flagship
Hasil Laga Timnas Futsal Indonesia: Sempat Bikin Brasil Frustasi, Skuad Garuda Telan Kekalahan Perdana

Hasil Laga Timnas Futsal Indonesia: Sempat Bikin Brasil Frustasi, Skuad Garuda Telan Kekalahan Perdana

Tampil di Max Ronsenmann Arena, Sao Jose dos Pinhais, Jumat (16/10/2026) pagi WIB, Timnas Futsal Indonesia kalah dari Brasil dalam laga perdana fase grup
Link Live Streaming KOVO Cup 2026, Jumat 16 Oktober: Ada Megawati Hangestri yang Siap Beraksi Lagi Hari Ini

Link Live Streaming KOVO Cup 2026, Jumat 16 Oktober: Ada Megawati Hangestri yang Siap Beraksi Lagi Hari Ini

Link Live Streaming KOVO Cup 2026, Jumat 16 Oktober, laga terakhir di fase grup yang akan mempertemukan Hyundai Hillstate vs GS Caltex.
Safriel, Salah Satu Korban Meninggal Akibat Karhutla Bromo Dimakamkan

Safriel, Salah Satu Korban Meninggal Akibat Karhutla Bromo Dimakamkan

Suasana duka menyelimuti pemakaman Safriel Ardiansyah (19), korban meninggal dunia dalam peristiwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Bromo, Probolinggo.
Viral Pegawai SPBU Bali Protes ke Gubernur Koster: Saya Bukan Robot

Viral Pegawai SPBU Bali Protes ke Gubernur Koster: Saya Bukan Robot

Viral video adu mulut dua operator SPBU di Denpasar dengan Gubernur Bali I Wayan Koster viral di media sosial. Keduanya mengeluhkan kelelahan akibat kebijakan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT