News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Impor Indonesia Tembus US$163,33 Miliar, Bahan Baku Jadi Primadona Utama

Nilai impor bahan baku sepanjang Januari-Juli 2026 tercatat mencapai US$116,70 miliar, naik 20,42 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Selasa, 1 September 2026 - 13:54 WIB
Ilustrasi Impor
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com – Impor Indonesia melonjak hampir 20 persen sepanjang Januari-Juli 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat total nilai impor mencapai US$163,33 miliar, naik 19,94 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Lonjakan impor tersebut terjadi pada seluruh golongan penggunaan. Namun, impor bahan baku dan penolong menjadi motor utama, seiring meningkatnya kebutuhan industri dan produksi dalam negeri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono mengatakan, peningkatan impor juga terjadi baik pada komoditas migas maupun nonmigas.

“Sepanjang Januari sampai dengan Juli tahun 2026 total nilai impor mencapai US$163,33 miliar atau naik sebesar 19,94 persen dibandingkan periode yang sama di tahun yang lalu,” kata Ateng dalam konferensi pers, Selasa (1/9/2026).

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono.
Sumber :
  • YouTube/BPS RI

Nilai impor migas tercatat sebesar US$25,77 miliar atau meningkat 40,24 persen. Sementara itu, impor nonmigas mencapai US$137,56 miliar atau tumbuh 16,78 persen.

“Nilai impor migas tercatat sebesar US$25,77 miliar atau naik 40,24 persen, naik cukup tinggi ya teman-teman media. Sementara itu impor non-migas tercatat sebesar US$137,56 miliar yang juga naik cukup tinggi yaitu sebesar 16,78 persen,” ujarnya.

Jika dilihat berdasarkan golongan penggunaan, seluruh kelompok impor mengalami peningkatan secara kumulatif. Namun, bahan baku atau penolong menjadi penyumbang terbesar terhadap kenaikan impor.

Nilai impor bahan baku atau penolong mencapai US$116,70 miliar, naik 20,42 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Golongan ini memberikan andil sebesar 14,53 persen terhadap peningkatan total impor.

“Secara kumulatif peningkatan nilai impor terjadi pada seluruh golongan penggunaan. Sebagai penyumbang utama peningkatan impor ya nilai impor bahan baku atau penolong mencapai US$116,70 miliar atau naik 20,42 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun yang lalu dan memberikan andil terhadap peningkatannya sebesar 14,53 persen,” kata Ateng.

Kenaikan impor bahan baku dan penolong terutama terjadi pada bahan bakar mineral (HS 27), mesin dan perlengkapan elektrik serta bagiannya (HS 85), serta garam, belerang, batu, dan semen (HS 25).

“Untuk impor bahan baku penolong naik cukup besar yaitu terjadi pada bahan bakar mineral (HS 27), mesin dan perlengkapan elektrik serta bagiannya (HS 85), serta garam, belerang, batu, dan semen (HS 25),” tuturnya.

Dari sisi negara asal, peningkatan nilai impor terjadi dari Tiongkok, Australia, kawasan ASEAN, dan Uni Eropa. Sebaliknya, impor dari Jepang justru mengalami penurunan.

“Kalau kita lihat menurut negara dan kawasan asal impor, maka peningkatan nilai impor terjadi pada Tiongkok, Australia, kawasan ASEAN, dan juga kawasan Uni Eropa. Sementara itu impor dari Jepang justru mengalami penurunan,” ujar Ateng.

Lonjakan impor juga terlihat pada Juli 2026. Total nilai impor pada bulan tersebut mencapai US$26,09 miliar, meningkat 27,02 persen secara tahunan.

“Pada Juli tahun 2026 total nilai impor mencapai US$26,09 miliar atau meningkat 27,02 persen dibandingkan dengan Juni tahun 2025,” kata Ateng.

Impor migas pada Juli mencapai US$3,77 miliar atau meningkat 49,91 persen secara tahunan. Sementara itu, impor nonmigas mencapai US$22,33 miliar atau naik 23,83 persen.

“Nilai impor migas sebesar US$3,77 miliar atau meningkat 49,91 secara tahunannya,” ujarnya.

“Sedangkan untuk impor non-migas tercatat senilai US$22,33 miliar mengalami peningkatan secara tahunannya sebesar 23,83 persen. Dan peningkatan nilai impor secara tahunan terutama didorong oleh peningkatan impor non-migas dengan andil peningkatannya sebesar 20,91 persen,” sambung Ateng.

Berdasarkan penggunaan pada Juli 2026, seluruh golongan impor kembali mencatat pertumbuhan. Impor barang konsumsi meningkat 10,50 persen dibandingkan Juli 2025.

Sementara itu, impor bahan baku atau penolong kembali menjadi penyumbang terbesar dengan pertumbuhan mencapai 32,33 persen secara tahunan dan memberikan andil 22,31 persen terhadap peningkatan impor.

“Seluruh impor menurut golongan penggunaan mengalami peningkatan secara tahunannya. Nilai impor barang konsumsi pada Juli 2026 naik sebesar 10,50 persen dibandingkan dengan Juli tahun yang lalu atau tahun 2025,” kata Ateng.

“Sedangkan impor bahan baku atau penolong sebagai pendorong utama kinerja impor ini naik secara tahunannya cukup tinggi ya, naik 32,33 persen dengan andil terhadap peningkatannya sebesar 22,31 persen. Sedangkan untuk impor barang modal juga naik sebesar 17,38 persen,” pungkasnya. (agr/rpi)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hasil FP1 MotoGP Australia 2026: Marc Marquez Tercepat Hingga Crash Jack Miller

Hasil FP1 MotoGP Australia 2026: Marc Marquez Tercepat Hingga Crash Jack Miller

Marc Marquez merebut posisi teratas FP1 MotoGP Australia pada lap terakhir dengan catatan waktu 1 menit 27,985 detik.
Soal KMP Batumandi, Kesiapsiagaan Krisis dan Investigasi Jadi Kunci Perbaikan

Soal KMP Batumandi, Kesiapsiagaan Krisis dan Investigasi Jadi Kunci Perbaikan

Sebanyak 420 penumpang dan 40 awak KMP Batumandi berhasil dievakuasi. Kesiapsiagaan penanganan darurat diapresiasi, sementara investigasi tetap diperlukan.
Apakah Karyawan Kontrak Bisa Dapat BSU 2026 Rp900 Ribu? Ini Syarat yang Perlu Diketahui

Apakah Karyawan Kontrak Bisa Dapat BSU 2026 Rp900 Ribu? Ini Syarat yang Perlu Diketahui

Apakah karyawan kontrak bisa mendapat BSU 2026 Rp900 ribu? Simak syarat penerima, cara cek status, dan informasi terbaru dari Kemnaker.
Bungkam Persib di Menit Akhir, Pelatih Madura United Apresiasi Daya Juang Laskar Sapi Kerrab

Bungkam Persib di Menit Akhir, Pelatih Madura United Apresiasi Daya Juang Laskar Sapi Kerrab

Madura United berhasil meraih kemenangan penting saat menjamu Persib Bandung pada pekan keenam Super League 2026-2027.
Pria Tak Sengaja Tekan Tombol SOS KRL Bogor-Jakarta Kota, KAI Minta Maaf Jika Buat Penumpang Panik

Pria Tak Sengaja Tekan Tombol SOS KRL Bogor-Jakarta Kota, KAI Minta Maaf Jika Buat Penumpang Panik

Peristiwa pria tak sengaja menekan tombol SOS atau tombol darurat di KRL rute Bogor-Jakarta Kota viral di media sosial. Petugas pun memastikan tidak terjadi keadaan darurat atas alarm SOS yang menyala.
McLaren Upgrade Mobil Jelang GP Amerika Serikat Demi Salip Red Bull

McLaren Upgrade Mobil Jelang GP Amerika Serikat Demi Salip Red Bull

McLaren masih menempati posisi ketiga klasemen konstruktor Formula 1 dengan enam seri tersisa. 

Trending

Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Cek jadwal KRL hari ini 23 Oktober 2026 rute Bogor-Jakarta Kota sebelum berangkat. Perlu dicatat, jadwal KRL bisa berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan operasional.
Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Pemilik Kanchanaburi FC menegaskan dukungannya kepada Park Hang-seo di tengah kontroversi akibat kritik keras terhadap wasit Thailand. Ia memastikan posisi.
Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Eks anggota TNI berinisial MF (49) luka-luka usai dibacok tetangganya, akibat masalah renovasi rumah di Perumahan JGC, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (22/10).
Bukan Megatron, Megawati Hangestri Lagi-lagi Dapat Julukan Baru dari Media Korea

Bukan Megatron, Megawati Hangestri Lagi-lagi Dapat Julukan Baru dari Media Korea

Megawati Hangestri kembali mendapat julukan baru dari media Korea setelah mencetak 29 poin bersama Hyundai Hillstate di KOVO Cup 2026.
Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Seorang mantan anggota Kopassus inisial MF (49) menjadi korban pembacokan oleh tetangganya sendiri, JB (57), hanya karena masalah sepele terkait renovasi rumah.
Kisah Mualaf Christian Rontini, Pemain yang Mengenal Islam di Indonesia dan Kagumi Sosok Legenda Timnas

Kisah Mualaf Christian Rontini, Pemain yang Mengenal Islam di Indonesia dan Kagumi Sosok Legenda Timnas

Masih ingatkah anda dengan pemain bola, Christian Rontini? berikut kisah inspiratif dan perjalanan spiritualnya selama di i Indonesia.
Viral Penumpang KRL Tak Sengaja Tekan Tombol SOS, Gerbong Mendadak Panik!

Viral Penumpang KRL Tak Sengaja Tekan Tombol SOS, Gerbong Mendadak Panik!

Video penumpang KRL rute Bogor–Jakarta viral setelah tombol SOS tak sengaja tertekan. Simak penjelasan KAI Commuter, fungsi tombol darurat, dan cara menggunakannya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT