News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rupiah Makin Tertekan, Ditutup Rp17.750 per Dolar AS di Tengah Gejolak Global

Rupiah melemah ke Rp17.750 per dolar AS pada perdagangan 2 September 2026 akibat penguatan dolar, konflik AS-Iran, dan tekanan pasar global.
Rabu, 2 September 2026 - 15:18 WIB
Mata Uang Rupiah dan Dolar AS
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

Penguatan dolar menjadi salah satu faktor yang membuat rupiah masih menghadapi tekanan pada perdagangan hari ini.

Selain faktor tersebut, perhatian pasar juga tertuju pada meningkatnya ekspektasi terhadap kenaikan suku bunga bank sentral AS, The Federal Reserve (The Fed).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelaku pasar kini memperhitungkan peluang kenaikan suku bunga pada September sebesar 68%. Angka tersebut meningkat dibandingkan 35% sebelum pidato Ketua The Fed Kevin Warsh di Jackson Hole.

Warsh sebelumnya menyampaikan bahwa The Fed masih memiliki pekerjaan yang harus dilakukan apabila inflasi tidak berhasil mereda.

Pernyataan tersebut memperkuat dugaan di pasar bahwa kenaikan suku bunga kembali diperlukan untuk mengendalikan tekanan harga.

Kurs Rupiah RAPBN 2027 Dipatok Rp17.500

Di tengah tekanan terhadap rupiah dan gejolak ekonomi global, pemerintah, Bank Indonesia (BI), dan Komisi XI DPR RI telah menyepakati sejumlah asumsi dasar ekonomi makro dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027.

Salah satu asumsi yang disepakati adalah nilai tukar rupiah sebesar Rp17.500 per dolar AS.

Angka tersebut berada dalam rentang proyeksi BI untuk pergerakan rupiah pada 2027. BI memperkirakan nilai tukar rupiah berada pada kisaran Rp17.300 hingga Rp17.800 per dolar AS.

Dengan posisi rupiah yang ditutup di Rp17.750 per dolar AS pada perdagangan 2 September 2026, level tersebut berada 250 poin di atas asumsi kurs yang disepakati dalam RAPBN 2027.

Sejumlah Asumsi Ekonomi 2027 Disepakati

Selain nilai tukar rupiah, pemerintah dan Komisi XI DPR RI juga menyepakati sejumlah asumsi dasar ekonomi makro lainnya untuk RAPBN 2027.

Asumsi yang telah disepakati tersebut meliputi:

  • Pertumbuhan ekonomi: 6%

  • Inflasi: 2,5%

  • Nilai tukar rupiah: Rp17.500 per dolar AS

  • Suku bunga SBN tenor 10 tahun: 6,9%

  • Defisit anggaran: 2,4% atau Rp671,2 triliun

Ketua Komisi XI DPR RI M. Misbakhun mengatakan penetapan asumsi tersebut telah mempertimbangkan perkembangan perekonomian global dan domestik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, penyusunan asumsi ekonomi makro juga memperhitungkan berbagai peluang dan risiko yang berpotensi memengaruhi perekonomian nasional.

Pergerakan rupiah sendiri masih menjadi perhatian di tengah kondisi pasar global yang dipengaruhi penguatan dolar AS, kenaikan imbal hasil obligasi, perkembangan konflik AS-Iran, serta perubahan ekspektasi terhadap kebijakan suku bunga The Fed.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Wujudkan Kabinet Antaraxia PBNU, Gus Hans Ajak Semua Pihak Legawa Terima Hasil Muktamar ke-35 NU

Wujudkan Kabinet Antaraxia PBNU, Gus Hans Ajak Semua Pihak Legawa Terima Hasil Muktamar ke-35 NU

Dinamika pasca Muktamar ke-35 NU di Jombang menjadi momentum penting untuk membangun kepengurusan PBNU yang solid dan mampu menjawab berbagai tantangan umat.
Seorang Anak di Medan Alami Perundungan di Sekolah hingga Diduga Diusir Wakil Kepala Sekolah, Ibu Korban Lapor ke KPAI

Seorang Anak di Medan Alami Perundungan di Sekolah hingga Diduga Diusir Wakil Kepala Sekolah, Ibu Korban Lapor ke KPAI

Seorang anak berinisial MAP jadi korban perundungan di sekolahnya Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Miftahul Jannah Kota Medan, Sumatra Utara. Tak hanya mengalam
‎Baru Perpanjang Kontrak, Van Basty Sousa Resmi Dipinjamkan Persija ke Borneo FC Jelang Super League 2026/2027

‎Baru Perpanjang Kontrak, Van Basty Sousa Resmi Dipinjamkan Persija ke Borneo FC Jelang Super League 2026/2027

Nama Sousa Van Basty tidak terlihat dalam sejumlah agenda pramusim yang dijalani skuad Persija asuhan Shin Tae-yong.
Viral Seorang Pria Berjenggot Diduga Ancam Pedagang Kopi Pakai Golok di Bima, Benarkah Guru PPPK?

Viral Seorang Pria Berjenggot Diduga Ancam Pedagang Kopi Pakai Golok di Bima, Benarkah Guru PPPK?

Video pria diduga guru PPPK mengancam pedagang kopi dengan golok di Bima viral. Korban telah melapor ke Polsek Sape, simak kronologi dan jerat hukumnya
Hadapi Tantangan Sosial dan Lingkungan di Masyarakat, Staf Khusus Mendikdasmen Apresiasi Inovasi Generasi Muda

Hadapi Tantangan Sosial dan Lingkungan di Masyarakat, Staf Khusus Mendikdasmen Apresiasi Inovasi Generasi Muda

Staf Khusus Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Bidang Pendidikan Inklusif dan Pemerataan Pendidikan Daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar, Dr. Rita Pranawati mengapresiasi upaya menciptakan ruang bagi generasi muda untuk mengimplementasikan solusi yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Freeport Salurkan Bantuan Kemanusiaan Rp2,5 Miliar untuk Masyarakat Terdampak Gempa NTT

Freeport Salurkan Bantuan Kemanusiaan Rp2,5 Miliar untuk Masyarakat Terdampak Gempa NTT

Diruty PTFI Tony Wenas bersama perwakilan karyawan PTFI asal NTT membawa langsung sebagian bantuan kemanusiaan menggunakan pesawat dengan total berat 1,5 ton.

Trending

Top 3 Voli: Megawati Hangestri Buka Peluang Main di Eropa dan Siap Digeser Jadi Outside, hingga Omongan Legenda Hyundai Hillstate soal Megatron

Top 3 Voli: Megawati Hangestri Buka Peluang Main di Eropa dan Siap Digeser Jadi Outside, hingga Omongan Legenda Hyundai Hillstate soal Megatron

Redaksi tvOnenews.com mencatat tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar perkembangan terbaru atlet berjuluk Megatron ini. Berikut rangkumannya.
Segini Gaji Jordan Wilson di Hyundai Hillstate, Lebih Besar dari Megawati Hangestri?

Segini Gaji Jordan Wilson di Hyundai Hillstate, Lebih Besar dari Megawati Hangestri?

Benarkah gaji Jordan Wilson jauh melampaui Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate meskipun ini merupakan kompetisi profesional pertama sepanjang kariernya?
Adaptasi di Hyundai Hillstate, Jordan Wilson Ungkap Alasan Cepat Dekat dengan Megawati Hangestri

Adaptasi di Hyundai Hillstate, Jordan Wilson Ungkap Alasan Cepat Dekat dengan Megawati Hangestri

Jordan Wilson mengungkap proses adaptasinya bersama Hyundai Hillstate di Korea Selatan. Pevoli asal Amerika Serikat itu menyebut Megawati Hangestri sebagai.
Belum Debut Bersama Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri Sudah Punya Rencana Main Abroad ke Eropa

Belum Debut Bersama Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri Sudah Punya Rencana Main Abroad ke Eropa

Megawati Hangestri memang belum menjalani debut resmi bersama Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027. Namun, pevoli berjuluk Megatron itu sudah memiliki rencana untuk mencoba peruntungan di kompetisi Eropa.
Kesaksian dr. Sumy Hastry soal Detik-detik Mencekam Eksekusi Mati Freddy Budiman: 9 Penembak Disiapkan

Kesaksian dr. Sumy Hastry soal Detik-detik Mencekam Eksekusi Mati Freddy Budiman: 9 Penembak Disiapkan

Dokter forensik Polri Brigjen Pol dr. Sumy Hastry Purwanti mengungkap detik-detik eksekusi mati Freddy Budiman di Nusakambangan pada 2016, termasuk persiapan.
Ini Dua Sketsa Wajah Pelaku Pengeroyokan Berujung Tewas Terhadap Bambang di Pejompongan, Pelaku Masih Diburu

Ini Dua Sketsa Wajah Pelaku Pengeroyokan Berujung Tewas Terhadap Bambang di Pejompongan, Pelaku Masih Diburu

Polda Metro Jaya merilis dua sketsa wajah pelaku pengeroyokan terhadap pria bernama Bambang Setiyawan (59) warga Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat yang terjadi pascakerusuhan demo.
Siapa dr. Muhammad Iqbal? Dokter Obgyn yang Viral Diduga Lecehkan Selebgram Lewat DM

Siapa dr. Muhammad Iqbal? Dokter Obgyn yang Viral Diduga Lecehkan Selebgram Lewat DM

Siapa dokter Muhammad Iqbal yang viral setelah diduga mengirim DM tak pantas kepada Leona Kanza? Simak profil, tempat praktik, dan kronologi kasusnya di sini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT