Harga Emas Dunia dan Logam Mulia Diprediksi Turun pada Perdagangan Pekan Depan
- Antara
Menurut dia, tingginya harga gasolin dapat menjadi salah satu pemicu kekhawatiran terhadap inflasi AS. Kondisi tersebut kemudian berkaitan erat dengan arah kebijakan suku bunga Bank Sentral AS atau The Fed.
“Saat harga minyak mentah mengalami kenaikan, kemudian harga gasolin naik di US$5,85 per galon, membuat inflasi tinggi dan dampaknya terhadap kebijakan Bank Sentral Amerika. (Presiden AS) Donald Trump melakukan intervensi di pasar bahwa Bank Sentral harus menurunkan suku bunga walaupun harga gasolin melampaui level yang paling tinggi di atas US$3 per galon,” paparnya.
Di tengah tekanan inflasi dan tingginya harga energi, Ibrahim melihat adanya intervensi pemerintah AS terhadap kebijakan The Fed justru dapat menjadi sentimen yang mendukung emas.
“Saat harga minyak mentah mengalami kenaikan, kemudian harga gasolin naik di US$5,85 per galon, membuat inflasi tinggi dan dampaknya terhadap kebijakan Bank Sentral Amerika. (Presiden AS) Donald Trump melakukan intervensi di pasar bahwa Bank Sentral harus menurunkan suku bunga walaupun harga gasolin melampaui level yang paling tinggi di atas US$3 per galon,” paparnya.
“Ini yang membuat intervensi dari Trump/pemerintah terhadap Bank Sentral Amerika yang kemungkinan besar akan mengangkat sentimen positif terhadap harga emas dunia ke depan,” jelas Ibrahim. (agr/nba)
Load more