News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Purbaya Sidak LNSW, Soroti Data Belum Terintegrasi dan Siapkan AI untuk Kejar Potensi Pajak

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sidak LNSW dan menyoroti integrasi database untuk melacak potensi penerimaan pajak dengan bantuan AI.
Rabu, 9 September 2026 - 16:00 WIB
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melakukan inspeksi mendadak atau sidak ke kantor Lembaga National Single Window (LNSW), Jakarta, pada Rabu (9/9/2026).

Sidak tersebut dilakukan Purbaya untuk melihat secara langsung proses pengelolaan dan integrasi database yang berada di LNSW. Ia menilai masih belum terdapat proses integrasi database yang dapat memudahkan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dalam mengerjakan dan menganalisis data secara keseluruhan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Purbaya mengatakan, sebelumnya LNSW telah memiliki database yang dikumpulkan dari berbagai data yang tersedia. Namun, menurut dia, pengelolaan data tersebut belum terintegrasi secara optimal.

"Sebelumnya kan kita sudah punya database di sini yang dikumpulkan di LNSW. Sebelum itu saya lihat belum ada proses terintegrasi. Kalau banyak data dikerjakan manual susah sekali, dengan program pun agak sulit," kata Purbaya kepada awak media.

Kemenkeu Siapkan Sistem Berbasis AI

Melihat kondisi tersebut, Purbaya mengatakan Kemenkeu tengah mengembangkan aplikasi yang memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Aplikasi tersebut nantinya digunakan untuk membantu melakukan analisis terhadap berbagai potensi pendapatan negara. Pengembangan sistem dilakukan seiring dengan upaya memperbaiki proses pengelolaan dan integrasi data yang tersedia.

Menurut Purbaya, keberadaan LNSW memiliki kekuatan untuk membantu Kemenkeu dalam melakukan analisis terhadap potensi penerimaan, termasuk melacak potensi pendapatan dari pajak dengan tingkat akurasi yang tinggi.

"Jadi segala potensi pajak, potensi juga yang bisa terdeteksi awal di sini. Dan biasanya memang hasilnya memang seperti itu. Jadi akurasi cukup tinggi," ujarnya.

Dengan pemanfaatan data yang lebih terintegrasi, berbagai informasi yang tersedia dapat digunakan untuk membantu melihat potensi penerimaan negara. Data tersebut juga dapat memberikan gambaran mengenai potensi pembayaran pajak yang seharusnya dilakukan oleh setiap perusahaan.

Potensi Kekurangan Pembayaran Pajak Bisa Dilacak

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Purbaya mengatakan sistem tersebut nantinya dapat digunakan untuk melihat potensi pendapatan dari setiap perusahaan, termasuk mengidentifikasi kemungkinan adanya kekurangan dalam pembayaran pajak.

Tidak hanya melihat kondisi saat ini, potensi tersebut juga dapat dilacak berdasarkan data beberapa tahun ke belakang. Dengan demikian, data yang tersimpan dapat dimanfaatkan untuk melakukan analisis secara lebih menyeluruh.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bagaimana Fajar Sahrudin Bisa Berada di GBK Setelah Pukul 22.00? Pengelola Ungkap Ada Celah Akses, CCTV Masih Dikumpulkan

Bagaimana Fajar Sahrudin Bisa Berada di GBK Setelah Pukul 22.00? Pengelola Ungkap Ada Celah Akses, CCTV Masih Dikumpulkan

Bagaimana Fajar Sahrudin bisa berada di kawasan GBK hingga ditemukan meninggal pada 6 September? Pengelola mengungkap adanya celah akses dan masih
Bantah Kabar Kematian Fajar Sahrudin Cuma Gimik, Sahabat Beri Kesaksian soal Sosok FS yang Sebenarnya

Bantah Kabar Kematian Fajar Sahrudin Cuma Gimik, Sahabat Beri Kesaksian soal Sosok FS yang Sebenarnya

Bantah kematian Fajar Sahrudin gimmick marketing, salah satu teman yang tercantum namanya di autobiografi Stewie buka suara. Minta warganet setop bercanda.
Terungkap, Ini Pengakuan Kakak Fajar Sahrudin soal Hubungan Keluarga yang Disebut Merenggang

Terungkap, Ini Pengakuan Kakak Fajar Sahrudin soal Hubungan Keluarga yang Disebut Merenggang

Kakak Fajar Sahrudin buka suara soal hubungan keluarga, kondisi Fajar sejak kecil hingga komunikasi yang disebut terputus sebelum ditemukan meninggal di GBK.
Misteri Kematian Fajar Sahrudin di GBK, Pengelola Masih Periksa CCTV dan Bukti di Lokasi

Misteri Kematian Fajar Sahrudin di GBK, Pengelola Masih Periksa CCTV dan Bukti di Lokasi

Fajar Sahrudin ditemukan meninggal di kawasan GBK. Polisi masih mendalami kasus, sementara pengelola GBK mengumpulkan bukti termasuk rekaman CCTV
DPR Buka Rakernas Asosiasi Kepala Daerah Seluruh Indonesia, Hasilkan Rekomendasi untuk Pemerintah

DPR Buka Rakernas Asosiasi Kepala Daerah Seluruh Indonesia, Hasilkan Rekomendasi untuk Pemerintah

Dasco mengatakan Rakernas dengan Asosiasi Kepala Desa Seluruh Indonesia (AKSI) akan menghasilkan rekomendasi untuk kemudian disampaikan ke pemerintah melalui Menteri Desa.
Lepas 430 Atlet ke Asian Games 2026, Presiden Prabowo: Buatlah yang Terbaik untuk Bangsamu

Lepas 430 Atlet ke Asian Games 2026, Presiden Prabowo: Buatlah yang Terbaik untuk Bangsamu

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi memberangkatkan kontingen Merah Putih yang berkekuatan 430 atlet untuk bertarung di ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Jepang. 

Trending

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

Kabar meninggalnya Fajar Sahrudin menyisakan cerita memilukan. Dua hal dalam kasus ini menjadi sorotan dan membuat kisahnya semakin mengundang perhatian.
Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Tiga berita menjadi sorotan di tvOnenews.com sepanjang Selasa (8/9), mulai dari konfirmasi polisi terkait dugaan bunuh diri di GBK hingga Megawati Hangestri.
Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk kasus dugaan bundir Fajar Sahrudin. Guna memastikan seluruh rangkaian peristiwa yang kini viral di Medsos.
Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Pemeriksaan tersebut untuk mempertebal alat bukti dugaan suap temuan BPK soal pengadaan barang di Pemerintah Kabupaten Muara Enim.
Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jauh sebelum kematiannya karena bunuh diri, ternyata jejak digital Fajar Sahrudin pada Juni 2025 menunjukkan bahwa dirinya pernah berniat lakukan hal serupa.
Sebelum Akhiri Hidup di GBK, Fajar Sahrudin Tinggalkan Pesan untuk Sang Kakak

Sebelum Akhiri Hidup di GBK, Fajar Sahrudin Tinggalkan Pesan untuk Sang Kakak

Pesan terakhir Fajar Sahrudin untuk sang kakak menjadi sorotan setelah dirinya ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Pesan itu.
Pesan Mendalam Fajar Sahrudin Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia, Sosok Dermawan dan Sayang Binatang

Pesan Mendalam Fajar Sahrudin Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia, Sosok Dermawan dan Sayang Binatang

Media sosial dihebohkan dengan kabar meninggalnya, seorang pria bernama Fajar Sahrudin. Sosok yang dikenal dermawan dan suka berdonasi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT