News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Astra Bakal Pertahankan Dividend Payout Ratio 45-50 Persen

Rasio pembayaran dividen (dividend payout ratio) untuk 2026 dipertahankan di kisaran 45-50 persen
Kamis, 10 September 2026 - 15:55 WIB
Presiden Direktur Astra International Rudy Chen
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com -Rasio pembayaran dividen (dividend payout ratio) untuk 2026 dipertahankan di kisaran 45-50 persen. Penegasan itu dikatakan Presiden Direktur PT Astra International Tbk (Kode emiten: ASII) Rudy Chen. "Kita tahu dividen itu sesuatu yang sangat penting juga, di mana kami akan maintain atau prioritaskan dividen payout ratio di range 45-50 persen," kata Rudy dalam konferensi pers Public Expose Live 2026, di Jakarta, Kamis.

Pada 2026, ASII membagikan dividen tunai sebesar Rp15,66 triliun untuk tahun buku 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jumlah tersebut setara dengan 47,82 persen dari laba bersih tahun 2025 yang mencapai Rp32,76 triliun.

Dividen tersebut terdiri atas dividen interim sebesar Rp98 per saham dengan total Rp3,96 triliun yang telah dibayarkan pada 31 Oktober 2025.

Selanjutnya, perseroan membagikan dividen final sebesar Rp292 per saham dengan total Rp15,7 triliun yang dibayarkan pada 25 Mei 2026.

Keputusan pembagian dividen tersebut sudah disahkan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) ASII 2026.

Dari sisi kinerja, ASII mencatat pendapatan bersih konsolidasian sebesar Rp157,9 triliun pada semester I-2026, turun 3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Laba bersih ASII, tidak termasuk pos non-recurring items, tercatat sebesar Rp14,9 triliun atau turun 7 persen secara tahunan.

Penurunan laba tersebut terutama dipengaruhi oleh lebih rendahnya kontribusi dari bisnis Solusi Pertambangan & Alat Berat.

Kondisi tersebut antara lain disebabkan oleh minimnya kontribusi dari divisi pertambangan emas, penurunan penjualan alat berat, serta turunnya volume pada bisnis jasa penambangan dan pertambangan batu bara.

Sementara, ASII mencatatkan non-recurring items sebesar Rp2,4 triliun yang terutama berasal dari penyesuaian nilai wajar atas investasi ekuitas dan penurunan nilai (impairment).

Dengan memperhitungkan pos tersebut, laba bersih grup tercatat sebesar Rp12,5 triliun, turun 19 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Per 30 Juni 2026, nilai aset bersih per saham ASII naik 1 persen menjadi Rp5.763.

Adapun posisi utang bersih per 30 Juni 2026, tidak termasuk anak perusahaan Jasa Keuangan Grup, mencapai Rp6 triliun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Posisi tersebut berbalik dari kas bersih sebesar Rp7,2 triliun per 31 Desember 2025.

Perubahan posisi tersebut terutama dipengaruhi oleh akuisisi PT Arafura Surya Alam, perusahaan tambang emas, pembelian kembali saham (share buyback), serta pergerakan modal kerja.(ant)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Malaysia Resmi Umumkan Jadwal FIFA Matchday November 2026, Timnas Indonesia masih Abu 

Malaysia Resmi Umumkan Jadwal FIFA Matchday November 2026, Timnas Indonesia masih Abu 

Malaysia mengumumkan jadwal laga uji coba internasional FIFA Matchday edisi November 2026 melalui laman resmi mereka pada Selasa (3/11/2026). 
Herri Pras Minta Adi Paryanto Bertobat, Tak Terima Video Dipotong hingga Dibuat Parodi

Herri Pras Minta Adi Paryanto Bertobat, Tak Terima Video Dipotong hingga Dibuat Parodi

Herri Pras meminta Adi Paryanto bertobat karena menudingnya melakukan framing dengan memotong video hingga membuat parodi pakaian yang menyerupai atribut silatnya.
Michael Carrick Terpojok, Pelatih AS Roma Ogah Terbuai dengan Keterpurukan Manchester United

Michael Carrick Terpojok, Pelatih AS Roma Ogah Terbuai dengan Keterpurukan Manchester United

Pelatih AS Roma, Gian Piero Gasperini, menolak terbuai dengan situasi yang dialami oleh Manchester United. Michael Carrick berada dalam posisi terpojok jelang duel.
Soal Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran, Polri Tegaskan Proses Evaluasi Masih Terus Berjalan

Soal Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran, Polri Tegaskan Proses Evaluasi Masih Terus Berjalan

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Jhonny Eddizon Isir buka suara soal penggeledahan di Pondok Pesantren Hamalatul Quran, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, pada Selasa (27/10/2026) lalu. Dia menerangkan salah satu bentuk evaluasi yang telah dilakukan, yaitu Kapolres Sukoharjo AKBP Andika Dharma Sena telah dinonaktifkan.
Buntut Kasus Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran di Sukoharjo, Mabes Polri Minta Para Kapolres Bercermin dan Profesional Pimpin Satuan

Buntut Kasus Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran di Sukoharjo, Mabes Polri Minta Para Kapolres Bercermin dan Profesional Pimpin Satuan

Polri masih terus melakukan evaluasi buntut peristiwa penggeledahan yang terjadi di Pondok Pesantren Hamalatul Quran, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, pada Selasa (27/10/2026) lalu. Polri meminta kepada Kapolres jajaran agar peristiwa tersebut kedepannya dijadikan sebagai pembelajaran.
Resmi, The Remarried Empress Tayang Lebih Awal Hari Ini, Simak Sinopsis dan Jadwal Lengkapnya

Resmi, The Remarried Empress Tayang Lebih Awal Hari Ini, Simak Sinopsis dan Jadwal Lengkapnya

Drama Korea The Remarried Empress tayang lebih awal hari ini, 3 November 2026, simak sinopsis dan jadwal lengkapnya.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Di bawah asuhan David Nascimento, Timnas Indonesia U-17 mencatatkan statistik mentereng jelang kompetisi penentuan menuju level Asia. 
Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Konten kreator Herri Pras akhirnya buka suara setelah kedatangan Yudi Cahyadi dan sejumlah orang ke kediamannya. Ia turut mengungkap alasan di balik kritiknya.
DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Abdullah mendesak Kapolri agar tidak segan memberhentikan pejabat kepolisian yang bertanggung jawab atas operasi tersebut.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT