News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

OJK Klaim Pembukaan Rekening Massal Strategis untuk Perkuat Literasi Keuangan, Tapi Bank Tetap Wajib Hati-hati

OJK mendukung pembukaan rekening massal bagi masyarakat untuk memperkuat inklusi dan literasi keuangan. Program ini akan menyasar warga usia 17 tahun dan penerima bansos.
Sabtu, 12 September 2026 - 18:00 WIB
Ilustrasi rekening bank
Sumber :
  • (iStockphoto/west).

Jakarta, tvOnenews.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengklaim program pembukaan rekening massal bagi masyarakat akan berperan strategis dalam menjaga keberlanjutan literasi keuangan.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan, kepemilikan rekening formal sejak usia 17 tahun dapat menjadi langkah awal untuk membentuk kebiasaan menabung dan bertransaksi secara aman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“OJK menyambut baik dan mendukung prinsip dasar dari program pemerintah terkait pembukaan rekening massal bagi masyarakat, khususnya generasi muda yang baru menginjak usia 17 tahun maupun penerima manfaat bansos,” kata Dian dikutip dari Antara di Jakarta, Sabtu (12/9/2026)

Menurut Dian, program tersebut juga mendukung agenda nasional dalam memperluas inklusi keuangan. Selain itu, rekening formal dapat membantu penyaluran bantuan sosial agar lebih efektif, efisien, transparan, dan tepat sasaran melalui mekanisme direct-to-account.

Meski demikian, Dian menekankan bahwa pembukaan rekening massal tetap harus menerapkan prinsip kehati-hatian dalam perbankan.

Bank juga tetap diwajibkan menjalankan proses know your customer (KYC) sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Proses pembukaan rekening, lanjut dia, dapat diperkuat melalui pemanfaatan data kependudukan secara digital.

Integrasi data Dukcapil dan e-KTP dinilai dapat membantu proses tersebut selama dilakukan secara aman dan tervalidasi.

Dian mengatakan koordinasi antara Pemerintah, Bank Indonesia (BI), OJK, dan industri perbankan menjadi faktor penting dalam menyiapkan petunjuk teknis serta kerangka regulasi program tersebut.

Koordinasi diperlukan agar implementasi pembukaan rekening massal dapat berjalan lancar dan tidak menimbulkan kendala operasional bagi industri perbankan.

Berdasarkan data Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), jumlah rekening simpanan di Indonesia mencapai 701,48 juta akun hingga Juli 2026. Angka tersebut tumbuh 8,9 persen secara year to date (ytd).

Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, jumlah rekening simpanan juga meningkat sekitar 10,10 persen. Pada Juli 2025, jumlah rekening tercatat sebanyak 637,15 juta akun.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa pemerintah sedang menyiapkan mekanisme pembukaan atau penyediaan rekening secara massal bagi masyarakat.

Rencana tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Prabowo Subianto agar setiap warga negara Indonesia memiliki rekening bank.

Kebijakan itu ditujukan untuk memperkuat inklusi sekaligus meningkatkan literasi keuangan masyarakat.

Sementara itu, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan anggaran untuk program pembukaan rekening massal tersebut masih dalam tahap penghitungan dan belum ditetapkan.

“Belum (ditetapkan) sebesar Rp11 triliun. Ini anggarannya masih belum dihitung,” kata Purbaya menjelaskan kepada wartawan di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (10/9).

Di sisi lain, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan pada Jumat (11/9) menyebut pemerintah akan mulai membuka rekening baru bagi masyarakat Indonesia berusia 17 tahun ke atas pada Oktober 2026.

Rekening tersebut nantinya disiapkan sebagai salah satu sarana penyaluran berbagai program bantuan pemerintah.

“Mulai Oktober seluruh rakyat Indonesia usia 17 tahun ke atas akan dibukakan rekening baru di BRI. Dimodali Rp50 ribu. Semua bantuan nanti ke situ, beasiswa, bantuan pangan, bantuan tunai, PKH, segala macam,” kata Zulkifli. (ant/rpi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rekomendasi 7 Drama Korea Mirip 100 Days of Deception, Ada Mr. Sunshine hingga Pachinko

Rekomendasi 7 Drama Korea Mirip 100 Days of Deception, Ada Mr. Sunshine hingga Pachinko

Cari tontonan mirip 100 Days of Deception? Ini 7 drama Korea populer yang mengangkat kisah cinta dan perjuangan masyarakat Korea pada masa kolonial Jepang.
Klasemen Liga Inggris 2026-2027: Arsenal Rebut Puncak dari Manchester City, Liverpool Terlempar dari Empat Besar

Klasemen Liga Inggris 2026-2027: Arsenal Rebut Puncak dari Manchester City, Liverpool Terlempar dari Empat Besar

Arsenal berhasil memuncaki klasemen sementara Liga Inggris 2026-2027. Mereka menggeser Manchester City setelah mengalahkan Liverpool di Anfield.
Jadwal Liga Voli Vietnam 2026, Senin 2 November: Rivan Nurmulki Siap Lanjutkan Tren Positif, Boy Arnez dan Farhan Halim Main

Jadwal Liga Voli Vietnam 2026, Senin 2 November: Rivan Nurmulki Siap Lanjutkan Tren Positif, Boy Arnez dan Farhan Halim Main

Jadwal Liga Voli Vietnam 2026 putaran kedua, di mana Rivan Nurmulki dan kawan-kawan akan kembali unjuk gigi. Begitu pula dengan dua pemain Tinnas Voli Indonesia yakni Boy Arnez dan Farhan Halim.
Eks Pelatih Vietnam Park Hang-seo Jadi Korban Rasisme di Liga Thailand, Diejek 'Kimchi Man'

Eks Pelatih Vietnam Park Hang-seo Jadi Korban Rasisme di Liga Thailand, Diejek 'Kimchi Man'

Pelatih Kanchanaburi FC, Park Hang-seo, menjadi korban rasisme usai diejek sebutan "Kimchi Man" oleh suporter Pattaya United dalam laga lanjutan Liga 2 Thailand
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Siapa Fatih Waluyo Wahid? Ini Profil Keponakan Gus Dur dan Mantan Direktur BPJS Kesehatan yang Meninggal Dunia

Siapa Fatih Waluyo Wahid? Ini Profil Keponakan Gus Dur dan Mantan Direktur BPJS Kesehatan yang Meninggal Dunia

Mengenang sosok Fatih Waluyo Wahid alias Gus Firry, keponakan Gus Dur yang pernah menjabat Direktur BPJS Kesehatan. Simak pendidikan dan perjalanan kariernya.

Trending

Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Dari total 12 korban, enam orang mengalami luka-luka dan enam lainnya meninggal dunia dalam kecelakaan yang terjadi di area halte Jalan Cut Mutia, Kota Bekasi.
Bursa Transfer Liverpool: Percepat Pencarian Pengganti Van Dijk, The Reds Incar Nico Schlotterbeck dan Murillo

Bursa Transfer Liverpool: Percepat Pencarian Pengganti Van Dijk, The Reds Incar Nico Schlotterbeck dan Murillo

Klub Liga Inggris, Liverpool mulai menyusun rencana besar untuk menghadapi kemungkinan kehilangan Virgil van Dijk. Dua bek top Eropa kini masuk radar The Reds.
Eks Pelatih Vietnam Park Hang-seo Jadi Korban Rasisme di Liga Thailand, Diejek 'Kimchi Man'

Eks Pelatih Vietnam Park Hang-seo Jadi Korban Rasisme di Liga Thailand, Diejek 'Kimchi Man'

Pelatih Kanchanaburi FC, Park Hang-seo, menjadi korban rasisme usai diejek sebutan "Kimchi Man" oleh suporter Pattaya United dalam laga lanjutan Liga 2 Thailand
Mengenal Yuriska Patricia, Aktris yang Resmi Dipersunting Asnawi Mangkualam

Mengenal Yuriska Patricia, Aktris yang Resmi Dipersunting Asnawi Mangkualam

Berikut profil hingga rekam jejak perjalanan karier Yuriska Patricia, aktris yang resmi menikah dengan sosok mantan kapten Timnas Indonesiia, Asnawi Mangkualam.
Polisi Dilarang Nge-Vape, Polri Telah Terbitkan Surat Edaran Larangan, Ternyata Ini Alasannya

Polisi Dilarang Nge-Vape, Polri Telah Terbitkan Surat Edaran Larangan, Ternyata Ini Alasannya

Hal itu sesuai dengan Surat Edaran (SE) Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang larangan penggunaan rokok elektrik atau vape bagi seluruh personel Polri. 
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Siapa Fatih Waluyo Wahid? Ini Profil Keponakan Gus Dur dan Mantan Direktur BPJS Kesehatan yang Meninggal Dunia

Siapa Fatih Waluyo Wahid? Ini Profil Keponakan Gus Dur dan Mantan Direktur BPJS Kesehatan yang Meninggal Dunia

Mengenang sosok Fatih Waluyo Wahid alias Gus Firry, keponakan Gus Dur yang pernah menjabat Direktur BPJS Kesehatan. Simak pendidikan dan perjalanan kariernya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT