News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

IEU-CEPA Berpotensi Hapus Gap Tarif RI-Vietnam, Investasi Padat Karya Bisa Bergeser ke Indonesia

IEU-CEPA berpotensi menghapus gap tarif produk padat karya RI-Vietnam di Eropa dan membuka peluang Indonesia menarik relokasi investasi.
Selasa, 29 September 2026 - 17:30 WIB
Anggota Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Mari Elka Pangestu
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com – Implementasi Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) dinilai dapat mengubah posisi Indonesia dalam persaingan perdagangan dengan Vietnam di pasar Eropa.

Wakil Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Mari Elka Pangestu mengatakan pemberlakuan IEU-CEPA berpotensi memperkecil bahkan menghilangkan kesenjangan tarif sejumlah produk padat karya Indonesia dibandingkan Vietnam ketika masuk ke pasar Eropa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat ini, produk padat karya Indonesia masih menghadapi perbedaan tarif sekitar 10 persen dibandingkan produk Vietnam di pasar Eropa. Kondisi tersebut membuat produk Indonesia menghadapi beban tarif yang lebih tinggi dalam mengakses pasar tersebut.

Namun, jika IEU-CEPA dapat mulai berlaku sesuai harapan pada tahun depan, kesenjangan tarif tersebut berpotensi hilang.

“Kalau sekarang tarif kita ke Eropa misalnya untuk padat karya itu selisihnya 10 persen. Lumayan kan? Tahun depan hopefully 10 persen itu tidak akan ada lagi. Jadi kita sama dengan Vietnam,” ujar Mari dalam kegiatan Kontan Economic & Demographic Forum di Jakarta, Selasa (29/9/2026).

Gap Tarif RI-Vietnam Berpotensi Hilang

Perbedaan tarif menjadi salah satu faktor yang memengaruhi daya saing produk ketika memasuki pasar negara atau kawasan tujuan ekspor.

Dalam konteks produk padat karya Indonesia dan Vietnam, selisih tarif sekitar 10 persen di pasar Eropa menjadi salah satu tantangan yang dihadapi Indonesia.

IEU-CEPA diharapkan dapat mengurangi kesenjangan tersebut sehingga produk Indonesia memiliki akses tarif yang lebih setara dengan produk Vietnam.

Penyetaraan akses tersebut tidak hanya berpotensi memberikan dampak terhadap perdagangan, tetapi juga dapat membuka peluang bagi Indonesia untuk menarik investasi baru.

Menurut Mari, sektor padat karya menjadi salah satu bidang yang dapat memperoleh peluang dari perubahan akses pasar tersebut.

Peluang Relokasi Investasi ke Indonesia

Mari mengatakan penyetaraan tarif dengan Vietnam dapat memperkuat peluang Indonesia untuk menarik relokasi investasi ke sektor-sektor padat karya.

Relokasi investasi menjadi penting karena perusahaan akan mempertimbangkan berbagai faktor ketika menentukan lokasi produksi, termasuk akses pasar dan biaya yang harus ditanggung ketika produknya diekspor.

Dengan akses pasar Eropa yang lebih kompetitif, Indonesia berpeluang menjadi salah satu lokasi yang dipertimbangkan investor.

Namun, peluang tersebut tidak otomatis membuat investasi masuk ke Indonesia.

Pemerintah tetap perlu memastikan investor mendapatkan kemudahan untuk merealisasikan investasinya. Menurut Mari, kemampuan pemerintah dalam memfasilitasi investor menjadi salah satu faktor penting agar peluang yang muncul dari IEU-CEPA dapat benar-benar dimanfaatkan.

Ia menilai koordinasi menjadi salah satu tantangan yang perlu diperkuat.

Karena itu, pemerintah perlu menentukan sektor-sektor yang menjadi prioritas investasi sekaligus memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan kementerian terkait.

Investasi Padat Karya Banyak Mengarah ke Jawa

Mari mencontohkan investasi di sektor padat karya yang saat ini banyak mengarah ke wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Menurut dia, tren tersebut perlu terus difasilitasi agar proses masuk dan realisasi investasi dapat berlangsung lebih lancar.

Pemerintah tidak hanya perlu menawarkan peluang investasi, tetapi juga memastikan proses investasi dapat berjalan secara jelas dan cepat.

Koordinasi antarlembaga menjadi penting karena proses realisasi investasi melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat hingga pemerintah daerah.

Jika peluang investasi dari IEU-CEPA ingin dimanfaatkan secara maksimal, berbagai hambatan dalam proses investasi perlu diantisipasi.

Iklim Usaha Jadi Penentu

Selain akses pasar melalui IEU-CEPA, Mari menilai kepastian iklim investasi juga menjadi faktor penting dalam persaingan antarnegara untuk menarik modal.

Investor akan mempertimbangkan negara dan sektor yang menawarkan kondisi paling menarik untuk kegiatan usaha mereka.

Karena itu, Indonesia perlu memberikan sinyal yang jelas mengenai arah kebijakan investasi.

Kepastian mengenai arah kebijakan dinilai dapat membantu investor menentukan keputusan penanaman modal, baik investor domestik maupun investor asing.

“Arah daripada kebijakan dan investasi, atau apakah kita sebetulnya benar-benar menyambut investor masuk. Bagaimana menjaga iklim usaha dan investasi sehingga memang mendorong swasta dalam negeri maupun luar negeri untuk terus melakukan investasi,” tutur Mari.

Menurut Mari, peluang yang muncul dari IEU-CEPA perlu diikuti dengan kesiapan di dalam negeri. Akses pasar yang lebih setara dengan Vietnam dapat menjadi salah satu modal bagi Indonesia untuk bersaing mendapatkan investasi, khususnya di sektor padat karya.

Namun, peluang tersebut tetap membutuhkan dukungan berupa koordinasi pemerintah, kepastian arah kebijakan, serta iklim usaha yang dapat mendorong investor untuk merealisasikan modalnya.

Dengan demikian, IEU-CEPA tidak hanya dipandang sebagai kesepakatan untuk memperluas akses perdagangan Indonesia ke pasar Eropa. Bagi Indonesia, implementasinya juga berpotensi menjadi salah satu pintu untuk memperkuat daya saing sektor padat karya sekaligus menarik relokasi investasi dari negara lain.c

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tak Habis Pikir, Pasangan Ini Ketahuan Selingkuh Lewat Aplikasi Dompet Digital, Netizen: Kok Kepikiran Sih

Tak Habis Pikir, Pasangan Ini Ketahuan Selingkuh Lewat Aplikasi Dompet Digital, Netizen: Kok Kepikiran Sih

Demi menutupi jejak hubungan terlarang dari pasangan sah, para pelaku pun mencari celah untuk tetap bisa berkomunikasi melalui aplikasi dompet digital Gopay.
Awali Perjalanan di Asian Games 2026 dengan Manis, Aldila/Christopher Raih Kemenangan Telak atas Pasangan Nepal

Awali Perjalanan di Asian Games 2026 dengan Manis, Aldila/Christopher Raih Kemenangan Telak atas Pasangan Nepal

Pasangan ganda campuran Indonesia di cabor tenis, Aldila Sutjiadi/Christopher Rungkat berhasil awali langkah di Asian Games 2026 dengan kemenangan meyakinkan.
LMND Desak Pemerintah Wujudkan Pendidikan Gratis, Ilmiah, dan Demokratis

LMND Desak Pemerintah Wujudkan Pendidikan Gratis, Ilmiah, dan Demokratis

Aksi tersebut mendesak pemerintah segera mewujudkan pendidikan gratis, ilmiah, dan demokratis sebagai hak seluruh rakyat, bukan sekadar janji politik.
Timnas Indonesia Ditahan Malaysia 0-0, 10 Pemain Garuda Ternyata Punya Alasan untuk Bersyukur

Timnas Indonesia Ditahan Malaysia 0-0, 10 Pemain Garuda Ternyata Punya Alasan untuk Bersyukur

Timnas Indonesia bermain 10 pemain dan ditahan Malaysia 0-0. Secara klasemen merugikan, tetapi satu poin terasa berharga di tengah dominasi Harimau Malaya.
Gagal Susul Bintang/Sofyan, Imam/Fairuz Tersingkir dari Voli Pantai Asian Games 2026

Gagal Susul Bintang/Sofyan, Imam/Fairuz Tersingkir dari Voli Pantai Asian Games 2026

Perjuangan Imam Ahmad Faisal/Fairuz Bayhaqly di voli pantai putra Asian Games 2026 harus terhenti pada babak 16 besar. Mereka gagal mengikuti jejak wakil Indonesia lainnya, Bintang Akbar/Sofyan Rachman Efendi yang berhasil melaju ke babak perempat final.
Ramalan Zodiak Cinta Besok Rabu 30 September 2026: Virgo Full Senyum Dapat Kejutan Manis, Scorpio Stop Cemburu Buta

Ramalan Zodiak Cinta Besok Rabu 30 September 2026: Virgo Full Senyum Dapat Kejutan Manis, Scorpio Stop Cemburu Buta

Berdasarkan pergerakan rasi bintang zodiak, esok hari Rabu, 30 September 2026, membawa energi yang menekankan pentingnya kompromi, kejujuran, dan komunikasi dua

Trending

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, menegaskan perjuangan Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026 belum berakhir. Ia tetap optimistis meski gagal kalahkan Malaysia.
Top 3 Voli: Megawati Hangestri Dapat Penilaian Jujur, Panggilan Khusus Lee Min-young, hingga Maknae Hyundai Hillstate Terpukau dengan Megatron

Top 3 Voli: Megawati Hangestri Dapat Penilaian Jujur, Panggilan Khusus Lee Min-young, hingga Maknae Hyundai Hillstate Terpukau dengan Megatron

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar penilaian jujur pevoli senior hingga pesan untuk Megawati Hangestri.
Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, mengakui ketangguhan pertahanan Timnas Indonesia setelah kedua tim bermain imbang di FIFA ASEAN Cup 2026.
Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kortas Tipidkor Polri dalam kasus pemerasan dan TPPU yang terjadi di Kabupaten Gowa pada tahun 2025-2026.
Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Sebelum dikritik usai Timnas Indonesia vs Malaysia berakhir imbang tanpa gol, pelatih John Herdman sempat disorot setelah hafal nyanyikan lagu Indonesia Raya.
Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Ketum PSSI Erick Thohir meminta Timnas Indonesia alihkan fokus setelah bermain imbang 0-0 melawan Malaysia. Skuad Garuda diminta bangkit demi tiket ke final.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT