Bukukan Kinerja Positif di 2025, PART Kini Siapkan Right Issue hingga Buyback Saham
- PART
Kemampuan fabrikasi, stamping, welding, perakitan, dan integrasi peralatan menjadi modal bagi PART dalam mengembangkan produk dan menyediakan solusi engineering berbasis proyek.
Dengan strategi tersebut, PART tidak hanya mengandalkan produksi komponen, tetapi juga secara bertahap membangun kapasitas sebagai manufacturing and engineering solution provider untuk berbagai kebutuhan industri.
Siapkan Right Issue Rp200 Miliar
Untuk mendukung pengembangan usaha, PART menyiapkan Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau right issue dengan nilai sebanyak-banyaknya Rp200 miliar.
Dana hasil aksi korporasi tersebut, setelah dikurangi biaya emisi, akan digunakan terutama untuk memperkuat modal kerja. Penggunaannya mencakup pembelian bahan baku, peningkatan aktivitas produksi, kebutuhan operasional, serta pengembangan usaha Perseroan.
Pelaksanaan right issue akan mempertimbangkan kondisi pasar dan kebutuhan Perseroan. Aksi korporasi tersebut juga harus memperoleh persetujuan pemegang saham, pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
PART menargetkan pelaksanaan right issue pada kuartal I 2027 dengan tetap mempertimbangkan kesiapan Perseroan dan kondisi pasar.
Selain right issue, PART juga merencanakan pembelian kembali saham atau buyback sebanyak-banyaknya 10% dari modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan pada tanggal RUPSLB. Anggaran untuk aksi tersebut maksimal Rp10 miliar.
Buyback direncanakan dilakukan secara bertahap dalam waktu paling lama 12 bulan setelah memperoleh persetujuan RUPSLB. Pelaksanaannya tetap mempertimbangkan kondisi pasar, ketersediaan dana, kebutuhan operasional Perseroan, serta ketentuan peraturan perundang-undangan dan peraturan Bursa Efek Indonesia yang berlaku.
Load more