Perluas Akses Hunian dan Pembiayaan Produktif, bank bjb Sosialisasikan KPP dan Rumah Subsidi
- ist
Hadir pula Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman dan Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi. Dari bank bjb, kegiatan diikuti Pemimpin Divisi Kredit UMKM Budiatmo Sudradjat, Pemimpin Divisi KPR M. Aditya Wiradharma, Pemimpin Divisi Dana Jasa & Konsumer Maman Rukmana, CEO Regional I M. Fajar Firdaus, serta CEO Regional III Asep Wahyu Irawan.
Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut berkaitan dengan upaya memperkuat koordinasi program perumahan, termasuk memperluas akses pembiayaan yang dapat menjangkau masyarakat dan pelaku usaha.
Bedah Rumah untuk 25 Ribu Penerima, UMKM Lokal Ikut Mendapat Manfaat
Selain mendukung pembiayaan rumah subsidi, bank bjb turut terlibat dalam program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau yang dikenal masyarakat sebagai program bedah rumah.
Khusus di Kabupaten Subang, program tersebut mencakup 1.327 penerima bantuan. Program ini ditujukan untuk membantu masyarakat meningkatkan kualitas hunian agar lebih layak, sehat, dan nyaman.
Manfaatnya tidak berhenti pada perbaikan kondisi tempat tinggal. Pelaksanaan renovasi juga membuka peluang ekonomi bagi lingkungan sekitar melalui keterlibatan toko bangunan dan tukang setempat sebagai penyedia material maupun tenaga kerja.
Dengan mekanisme tersebut, anggaran perbaikan rumah berpotensi menggerakkan aktivitas ekonomi lokal. Toko bangunan memperoleh peluang penjualan, sementara pekerja bangunan mendapatkan kesempatan kerja dari proses renovasi rumah penerima bantuan.
Untuk mendukung kelancaran penyaluran bantuan, bank bjb menyediakan dukungan sistem dan layanan perbankan yang mencakup validasi data penerima, pembukaan rekening secara terpusat, pemantauan status transaksi, hingga monitoring penyaluran dana secara terintegrasi.
Hingga September 2026, bank bjb telah turut menyalurkan program bedah rumah kepada lebih dari 25 ribu penerima bantuan.
- ist
Keterlibatan tersebut memperlihatkan bahwa dukungan perbankan dalam sektor perumahan tidak hanya berorientasi pada pembiayaan kepemilikan rumah. Sistem penyaluran yang terkelola juga diperlukan untuk membantu memastikan bantuan dapat diakses penerima sesuai mekanisme yang ditetapkan.
Melalui kolaborasi antara pemerintah, perbankan, dan pihak terkait, program bedah rumah diharapkan terus memberikan dampak positif bagi masyarakat. Perbaikan hunian sekaligus pemberdayaan pekerja dan pemasok bahan bangunan lokal menjadi dua manfaat yang dapat berjalan beriringan.
Load more