News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hadapi Geopolitik Global, Menteri ESDM Resmikan Kilang LPG Cilamaya Berkapasitas 160 Ton per Hari

Kilang LPG Cilamaya di Karawang mulai beroperasi dengan kapasitas 52.800 ton per tahun. Simak potensi produksi dan dampaknya terhadap ketergantungan impor LPG
Sabtu, 17 Oktober 2026 - 02:23 WIB
Hadapi Geopolitik Global, Menteri ESDM Resmikan Kilang LPG Cilamaya Berkapasitas 160 Ton per Hari
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Ketergantungan Indonesia terhadap impor LPG masih menjadi tantangan besar di tengah kebutuhan energi rumah tangga dan industri yang terus berjalan. 

Ketika pasokan global terganggu akibat konflik geopolitik atau harga energi melonjak, dampaknya tidak hanya terasa pada ketersediaan komoditas, tetapi juga pada pengeluaran negara untuk menjaga harga energi tetap terjangkau.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Persoalannya terletak pada kesenjangan antara kebutuhan dan kemampuan produksi dalam negeri. Konsumsi LPG nasional mencapai sekitar 8,5 juta ton per tahun, sedangkan kebutuhan bersama sektor industri dapat meningkat menjadi 11 juta hingga 12 juta ton. 

Di sisi lain, produksi domestik baru berkisar 1,8 juta ton per tahun, sehingga sebagian besar kebutuhan masih harus dipenuhi dari luar negeri.

Di tengah kondisi tersebut, pengoperasian kilang pengolahan LPG di Cilamaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menjadi salah satu upaya menambah pasokan domestik. 

Fasilitas ini memiliki kapasitas produksi 52.800 ton per tahun. Angkanya memang belum cukup untuk mengubah ketergantungan impor secara nasional, tetapi dapat memberikan tambahan pasokan bagi pasar regional, terutama Jawa Barat dan DKI Jakarta.

Kilang Cilamaya Produksi 52.800 Ton LPG per Tahun

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Lahadalia, meresmikan Kilang LPG Cilamaya pada Kamis, 15 Oktober 2026. Fasilitas milik PT Energi Nusantara Perkasa (ENP) tersebut dibangun melalui kolaborasi dengan Pertamina dan memanfaatkan pasokan gas dari wilayah Offshore North West Java (ONWJ).

Kilang ini mampu memproduksi 160 ton LPG per hari atau sekitar 52.800 ton per tahun. Kapasitas pengolahan gasnya mencapai 40 juta kaki kubik standar per hari atau MMSCFD.

Jumlah produksi tersebut setara dengan sekitar 18,7 juta tabung LPG berukuran 3 kilogram per tahun. Menurut Bahlil, pasokan dari Cilamaya berpotensi memenuhi sekitar 10–15 persen konsumsi LPG di Jawa Barat dan DKI Jakarta.

Selain LPG, fasilitas tersebut menghasilkan kondensat sebanyak 320 barel per hari atau sekitar 105.600 barel per tahun. Sementara itu, gas sisa pengolahan atau *lean gas* dikembalikan kepada PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ).

Kilang ini dibangun selama 13 bulan dengan investasi sekitar 36,93 juta dolar AS. Proses konstruksinya juga menyerap sekitar 200 tenaga kerja. Dalam operasionalnya, fasilitas tersebut menggunakan teknologi *mechanical refrigeration* untuk mendinginkan gas dan *turbo expander* dalam proses pengolahan.

Impor Masih Jadi Tantangan Besar bagi Ketahanan Energi

Meski produksi Cilamaya menambah pasokan domestik, kapasitasnya perlu dibandingkan dengan kebutuhan nasional. Dengan konsumsi LPG sekitar 8,5 juta ton per tahun untuk kebutuhan nasional yang disebutkan pemerintah, produksi Cilamaya sebesar 52.800 ton hanya merupakan bagian kecil dari total permintaan. Jika kebutuhan sektor industri turut dihitung, kesenjangannya menjadi lebih besar.

Pemerintah memperkirakan Indonesia masih mengimpor sekitar 7 juta hingga 8 juta ton LPG setiap tahun. Ketergantungan tersebut membuat pasar dalam negeri rentan terhadap perubahan harga internasional, biaya pengiriman, serta gangguan pasokan akibat situasi geopolitik.

Bahlil menekankan bahwa penguatan produksi domestik berkaitan erat dengan beban fiskal negara, khususnya ketika harga minyak mentah meningkat.

“Begitu ICP (Indonesian Crude Price) rata-rata berada di angka 90 sampai 100 dolar per barel, subsidi kita berada di atas hampir 100 triliun rupiah,” ujarnya,

Pernyataan tersebut menggambarkan tekanan yang dapat muncul ketika harga energi global meningkat. Namun, besaran subsidi tidak hanya ditentukan oleh harga minyak mentah, melainkan juga faktor lain, termasuk nilai tukar, kebijakan harga, dan volume konsumsi.

Karena itu, penambahan kapasitas pengolahan domestik merupakan salah satu instrumen untuk memperkuat ketahanan energi, bukan solusi tunggal. Dampaknya terhadap impor akan bergantung pada realisasi produksi, ketersediaan bahan baku gas, serta kemampuan fasilitas memasok pasar secara konsisten.

Hadapi Geopolitik Global, Menteri ESDM Resmikan Kilang LPG Cilamaya Berkapasitas 160 Ton per Hari
Hadapi Geopolitik Global, Menteri ESDM Resmikan Kilang LPG Cilamaya Berkapasitas 160 Ton per Hari
Sumber :
  • ist

Pengalaman ENP dan Tantangan Memperkuat Pasokan Domestik

Direktur Utama ENP, Sarjono, menyampaikan apresiasi kepada Kementerian ESDM, SKK Migas, Pertamina Group, dan pemangku kepentingan yang mendukung pembangunan fasilitas tersebut. Ia berharap kilang baru ini dapat menjadi bagian dari upaya meningkatkan kemandirian energi Indonesia.

“Semoga Kilang LPG Cilamaya menjadi bagian dari langkah nyata menuju Indonesia yang semakin mandiri dalam memenuhi kebutuhan energi, dari Cilamaya untuk ketahanan energi nasional,” katanya.

Sebelum mengoperasikan fasilitas di Karawang, ENP telah menjalankan kilang LPG di Gresik, Jawa Timur, sejak 2007. Selama hampir 19 tahun beroperasi, perusahaan tersebut tercatat memproduksi sekitar 1 juta ton LPG. Dengan beroperasinya Cilamaya, ENP kini mengelola dua fasilitas pengolahan LPG dengan kapasitas pengolahan gas gabungan yang disebut mencapai 140 MMSCFD.

"Semoga Kilang LPG Cilamaya menjadi bagian dari langkah nyata menuju Indonesia yang semakin mandiri dalam memenuhi kebutuhan energi, dari Cilamaya untuk ketahanan energi nasional," katanya.

Tantangan utama Indonesia bukan sekadar membangun kilang baru, melainkan memperkecil kesenjangan antara kebutuhan dan produksi LPG secara berkelanjutan. Kilang Cilamaya menambah pasokan domestik dan berpotensi membantu memenuhi kebutuhan regional. (udn)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dari Mini Golf hingga Coaching Clinic, Cara Indonesia Golf Festival 2026 Kenalkan Golf ke Publik

Dari Mini Golf hingga Coaching Clinic, Cara Indonesia Golf Festival 2026 Kenalkan Golf ke Publik

Salah satu tantangan dalam memperkenalkan golf kepada masyarakat luas adalah anggapan bahwa olahraga ini membutuhkan biaya dan fasilitas yang tidak sederhana
Serangan Houthi Hantam 5 Bandara Arab Saudi, 19 Orang Tewas dan Ratusan Luka-Luka

Serangan Houthi Hantam 5 Bandara Arab Saudi, 19 Orang Tewas dan Ratusan Luka-Luka

Serangan gempuran kelompok Houthi asal Yaman yang menyasar sejumlah bandara vital di Kerajaan Arab Saudi mengakibatkan 19 orang tewas dan 364 lainnya mengalami
Wajib Halal Oktober 2026: Syarat, Jalur Pendaftaran, dan Cara Mengajukan Sertifikat

Wajib Halal Oktober 2026: Syarat, Jalur Pendaftaran, dan Cara Mengajukan Sertifikat

Mulai 18 Oktober 2026, kewajiban sertifikasi halal memasuki tahap berikutnya dengan cakupan sejumlah kategori produk, termasuk makanan dan minuman bagi usaha 
Menjelang Satu Abad Marhaenisme, DPP GMNI Dukung Kebijakan Kerakyatan Presiden Prabowo

Menjelang Satu Abad Marhaenisme, DPP GMNI Dukung Kebijakan Kerakyatan Presiden Prabowo

Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP GMNI) bersiap menggelar Lokakarya Kaderisasi Nasional di Bandar Lampung pada 26 Oktober hingga 1
BREAKING
NEWS
3 Fakta Mencengangkan Korupsi Bupati Klaten Bersama Kepala BPK Jateng

3 Fakta Mencengangkan Korupsi Bupati Klaten Bersama Kepala BPK Jateng

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Bupati Klaten periode 2025–2030 Hamenang Wajar Ismoyo (HWI) dan Kepala Perwakilan BPK Jawa Tengah Ahmad Luth
Sinergi Akademisi dan Praktisi: Memperkaya Wawasan Penyelesaian Sengketa

Sinergi Akademisi dan Praktisi: Memperkaya Wawasan Penyelesaian Sengketa

Di tengah tuntutan dunia usaha yang semakin dinamis, kemampuan menyelesaikan sengketa di luar pengadilan, seperti negosiasi, mediasi, dan arbitrase—kini menjadi skill krusial bagi para profesional hukum. 

Trending

Menjelang Satu Abad Marhaenisme, DPP GMNI Dukung Kebijakan Kerakyatan Presiden Prabowo

Menjelang Satu Abad Marhaenisme, DPP GMNI Dukung Kebijakan Kerakyatan Presiden Prabowo

Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP GMNI) bersiap menggelar Lokakarya Kaderisasi Nasional di Bandar Lampung pada 26 Oktober hingga 1
3 Fakta Mencengangkan Korupsi Bupati Klaten Bersama Kepala BPK Jateng

3 Fakta Mencengangkan Korupsi Bupati Klaten Bersama Kepala BPK Jateng

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Bupati Klaten periode 2025–2030 Hamenang Wajar Ismoyo (HWI) dan Kepala Perwakilan BPK Jawa Tengah Ahmad Luth
iPhone 18 Pro Harganya Tembus Rp58 Juta dan Bikin Melongo, Sebanding dengan UMR Jakarta?

iPhone 18 Pro Harganya Tembus Rp58 Juta dan Bikin Melongo, Sebanding dengan UMR Jakarta?

iPhone 18 Pro Series resmi dijual di Indonesia pada 16 Oktober 2026. Harga mulai Rp27,49 juta, setara hampir lima kali UMP Jakarta 2026. Worth it untuk konten
Bursa Transfer AC Milan: Bikin Rossoneri Gigit Jari, Wonderkid yang Gagal Dibeli Malah Kian Bersinar dan Harganya Melambung di Eropa

Bursa Transfer AC Milan: Bikin Rossoneri Gigit Jari, Wonderkid yang Gagal Dibeli Malah Kian Bersinar dan Harganya Melambung di Eropa

AC Milan bakal menyesal usai gagal merekrut Issa Doumbia pada bursa transfer musim panas lalu. Gelandang muda itu kini menjadi sorotan bersama Sporting CP.
Bursa Transfer AC Milan: Belum Terpakai di Era Ruben Amorim, Wonderkid Rossoneri Jadi Incaran 3 Klub Italia Januari Nanti

Bursa Transfer AC Milan: Belum Terpakai di Era Ruben Amorim, Wonderkid Rossoneri Jadi Incaran 3 Klub Italia Januari Nanti

Masa depan Christian Comotto di AC Milan menjadi perhatian jelang bursa transfer Januari. Minimnya menit bermain membuat sang wonderkid berpotensi angkat kaki.
Siswa Belajar SAR hingga Simulasi Kebakaran, Apa yang Bisa Didapat dari Pendidikan di Luar Kelas?

Siswa Belajar SAR hingga Simulasi Kebakaran, Apa yang Bisa Didapat dari Pendidikan di Luar Kelas?

Pembelajaran luar kelas membantu siswa mengenal kesiapsiagaan bencana, mengasah keterampilan praktis, dan membangun kerja sama melalui pengalaman langsung
Wajib Halal Oktober 2026: Syarat, Jalur Pendaftaran, dan Cara Mengajukan Sertifikat

Wajib Halal Oktober 2026: Syarat, Jalur Pendaftaran, dan Cara Mengajukan Sertifikat

Mulai 18 Oktober 2026, kewajiban sertifikasi halal memasuki tahap berikutnya dengan cakupan sejumlah kategori produk, termasuk makanan dan minuman bagi usaha 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT