News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PNM Raih ESG NOW Awards 2026, Dorong Ibu Nasabah Mekaar Ubah Sampah Jadi Nilai Ekonomi

Memanfaatkan ekosistem PNM Mekaar, program ini mengajak ibu-ibu nasabah untuk mulai memilah sampah dari rumah dan menyetorkannya agar dapat memberikan nilai ekonomi.
Senin, 19 Oktober 2026 - 20:46 WIB
ESG Now Movement 2026 bertema “Inspiring Impact” yang diselenggarakan oleh Republika di Hotel Borobudur Jakarta, Senin (19/10).
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Sampah rumah tangga tidak selalu harus berakhir menjadi limbah. Ketika dipilah dan dikelola dengan tepat, sampah yang masih memiliki nilai dapat dimanfaatkan kembali sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Hal inilah yang coba dilakukan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) melalui Kembangs (Kelompok Membina dan Mengelola Sampah). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Memanfaatkan ekosistem PNM Mekaar, program ini mengajak ibu-ibu nasabah untuk mulai memilah sampah dari rumah dan menyetorkannya agar dapat memberikan nilai ekonomi.

Upaya tersebut mengantarkan PNM meraih ESG NOW Awards 2026 kategori Circular Economy Empowerment dalam rangkaian ESG Now Movement 2026 bertema “Inspiring Impact” yang diselenggarakan oleh Republika di Hotel Borobudur Jakarta, Senin (19/10). 

Penghargaan ini diberikan atas inovasi PNM dalam mengembangkan pemberdayaan ekonomi sirkular yang berdampak nyata dan berkelanjutan, sekaligus mendukung kelestarian lingkungan dan penguatan sektor ultra mikro.

Direktur Utama PT Permodalan Nasional Madani (Persero), Kindaris, mengatakan bahwa penghargaan tersebut menjadi apresiasi atas upaya PNM menghadirkan pemberdayaan yang dekat dengan keseharian masyarakat.

“Bagi PNM, pemberdayaan dapat dimulai dari hal-hal sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Melalui Kembangs, kami ingin mendorong ibu-ibu nasabah untuk melihat bahwa sampah yang selama ini dianggap tidak bernilai ternyata dapat dikelola dan memberikan manfaat ekonomi bagi keluarga. Di saat yang sama, kebiasaan ini juga menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Kindaris.

Melalui Kembangs, sampah terpilah yang dikumpulkan nasabah dapat dikonversi menjadi nilai ekonomi atau tabungan. 

Dalam pelaksanaannya, nasabah dapat menyetorkan sampah melalui Bank Sampah Unit yang dikelola oleh nasabah Mekaar, sebelum selanjutnya dikelola melalui Bank Sampah Induk.

Bagi nasabah, kegiatan tersebut menjadi cara sederhana untuk mulai memberikan nilai pada sampah yang ada di sekitar mereka. Sampah yang sebelumnya hanya dibuang dapat dipilah, dikumpulkan, dan dikelola sehingga memiliki nilai ekonomi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain, keterlibatan nasabah dalam pengelolaan Bank Sampah Unit juga membuat Kembangs berkembang sebagai aktivitas bersama di lingkungan masyarakat. 

Nasabah dapat mengambil peran dalam mengelola sampah sekaligus mengajak lingkungan sekitarnya untuk mulai membiasakan pemilahan sampah.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tim SAR Gabungan Evakuasi Remaja Perempuan Hanyut di Sungai Ular Sumut

Tim SAR Gabungan Evakuasi Remaja Perempuan Hanyut di Sungai Ular Sumut

Kantor SAR Kelas A Medan bersama tim SAR gabungan mengevakuasi seorang remaja perempuan yang hanyut di Sungai Ular, Desa Denai Kuala, Kecamatan Pantai Labu, Sum
Paris Memanas Jelang French Open 2026, Tim Bulu Tangkis Indonesia Waspada

Paris Memanas Jelang French Open 2026, Tim Bulu Tangkis Indonesia Waspada

Tim bulu tangkis Indonesia meningkatkan kewaspadaan jelang tampil di French Open 2026. Pasalnya saat ini situasi dan kondisi keamanan Paris, Prancis tengah memanas akibat demonstrasi dan sejumlah kericuhan massal.
Inter Milan Ulangi Rekor Poin Terbaik, Kutukan Gagal Scudetto Kini Menghantui Skuad Chivu

Inter Milan Ulangi Rekor Poin Terbaik, Kutukan Gagal Scudetto Kini Menghantui Skuad Chivu

Inter Milan mengawali musim 2026-2027 dengan catatan impresif di Serie A. Nerazzurri mengoleksi 19 poin dari tujuh pertandingan pertama.
Mantan KSAD Subagyo HS Akan Dimakamkan Besok di TMP Kalibata Jakarta

Mantan KSAD Subagyo HS Akan Dimakamkan Besok di TMP Kalibata Jakarta

Kabar duka menyelimuti dunia militer, mantan KSAD Jenderal TNI Subagyo Hadi Siswoyo meninggal, pada Senin (19/10/2026). Subagyo HS meninggal di usia 80 tahun. 
Profil dan Jejak Karier KSAD Subagyo HS yang Meninggal Dunia di Usia 80 Tahun

Profil dan Jejak Karier KSAD Subagyo HS yang Meninggal Dunia di Usia 80 Tahun

Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) sekaligus tokoh militer senior, Jenderal TNI (Purn) Subagyo Hadi Siswoyo, dikabarkan meninggal dunia pada Senin (19/10/2026), di usia 80 tahun.
Emas Batangan 4,2 Kg Disembunyikan di Celana Dalam, Dua WN Tiongkok Diamankan di Bandara YIA

Emas Batangan 4,2 Kg Disembunyikan di Celana Dalam, Dua WN Tiongkok Diamankan di Bandara YIA

Upaya membawa emas batangan kurang lebih seberat 4,2 kilogram (kg) ke luar negeri melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) berhasil digagalkan oleh Bea Cukai Yogyakarta.

Trending

Dikenal Sosok Periang, Korban Tabrakan Maut di Mampang Diantar Ratusan Pelayat Menuju Pemakaman

Dikenal Sosok Periang, Korban Tabrakan Maut di Mampang Diantar Ratusan Pelayat Menuju Pemakaman

Remaja 15 tahun korban meninggal dunia dalam insiden tabrakan maut mobil pajero di Mampang Prapatan, Minggu (18/10/2026) diantar ratusan pelayat ke pemakaman.
Update Ranking BWF usai Denmark Open 2026: Jonatan Christie Terjun Bebas, Dua Ganda Putri Kompak Tembus 10 Besar

Update Ranking BWF usai Denmark Open 2026: Jonatan Christie Terjun Bebas, Dua Ganda Putri Kompak Tembus 10 Besar

Update ranking BWF usai Denmark Open 2026. Sejumlah posisi pebulu tangkis Indonesia melesat, namun ada beberapa andalan tanah air yang turun peringkat seperti Jonatan Christie.
Mengenal Pastor Patricio Alfredo Sanchez Molinari yang Meninggal usai Tertimpa Salib saat Pimpin Misa di Guayaquil, Ekuador

Mengenal Pastor Patricio Alfredo Sanchez Molinari yang Meninggal usai Tertimpa Salib saat Pimpin Misa di Guayaquil, Ekuador

Mengenal Pastor Patricio Alfredo Sanchez Molinari yang meninggal dunia usai tertimpa salib saat pimpin Misa di Guayaquil, Ekuador.
Diduga Anak Purnawirawan TNI, Siapa Sosok Penabrak Remaja 15 Tahun di Mampang Prapatan hingga Tewas?

Diduga Anak Purnawirawan TNI, Siapa Sosok Penabrak Remaja 15 Tahun di Mampang Prapatan hingga Tewas?

Hal yang tak kalah menarik perhatian adalah sosok terduga tersangka dalam insiden mengerikan tersebut. Diketahui, bahwa terduga pelaku baru berusia 26 tahun.
Keluarga Korban Minta Kapolri Turun Tangan Usut Tuntas Kasus Penembakan Bharatu Valdo oleh Juniornya

Keluarga Korban Minta Kapolri Turun Tangan Usut Tuntas Kasus Penembakan Bharatu Valdo oleh Juniornya

Kematian tragis anggota Ditpoludara, Bharatu Valdo, di Mako Polairud Tangerang Selatan oleh diduga juniornya, menyisakan tanda tanya besar bagi pihak keluarga. 
Bisnis Terus Berkembang, Mengapa Sistem yang Digunakan Harus Ikut Berubah?

Bisnis Terus Berkembang, Mengapa Sistem yang Digunakan Harus Ikut Berubah?

Bisnis yang terus berkembang membutuhkan sistem operasional yang adaptif. Kenali tanda sistem perlu diperbarui melalui integrasi data, ERP, dashboard, dan otomasi.
Rival Megawati Hangestri Sabet MVP, GS Caltex Akhiri Penantian 3 Tahun di KOVO Cup 2026

Rival Megawati Hangestri Sabet MVP, GS Caltex Akhiri Penantian 3 Tahun di KOVO Cup 2026

GS Caltex berhasil merebut gelar juara KOVO Cup 2026 setelah mengalahkan Korea Expressway Hi-Pass dalam pertarungan lima set. Rival Megawati Hangestri raih MVP.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT