Diakui 11 Negara ASEAN, Wamen Investasi Raih Honorary Fellow Award di CAFEO 44 atas Kontribusi Hilirisasi
- Istimewa
Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM, Todotua Pasaribu, menerima penghargaan bergengsi Honorary Fellow Award dalam ajang 44th Conference of ASEAN Federation of Engineering Associations (CAFEO 44) yang digelar di Bandung.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk pengakuan atas peran aktifnya dalam mengakselerasi hilirisasi industri dan investasi di Indonesia yang dinilai sangat bergantung pada penguasaan teknologi serta inovasi.
Todotua diusulkan menjadi penerima penghargaan ini oleh Persatuan Insinyur Indonesia (PII) dan mendapatkan persetujuan bulat dari 11 organisasi profesi insinyur negara-negara ASEAN yang tergabung dalam AFEO.
“Penghargaan ini merupakan suatu kehormatan sekaligus amanah bagi saya untuk terus memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan rekan-rekan profesional insinyur dalam mendorong investasi berkualitas, mempercepat hilirisasi industri, serta meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat regional maupun global,” ujar Wamen Todotua dalam keterangannya, Kamis (22/10).
Sinergi Teknologi dan Hilirisasi
Sebagai Wamen Investasi, Todotua memiliki mandat utama dalam memperkuat kebijakan hilirisasi guna meningkatkan nilai tambah sumber daya alam domestik.
Proses ini memerlukan keterlibatan tenaga ahli dan insinyur, mulai dari pengembangan teknologi pengolahan hingga efisiensi lini produksi di sektor manufaktur.
Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global melalui produk-produk hilir yang kompetitif.
Ajang Kolaborasi Insinyur se-ASEAN
Konferensi CAFEO 44 yang berlangsung selama tiga hari sejak 21 Oktober 2026 ini menjadi wadah pertemuan bagi lebih dari 1.200 profesional keinsinyuran dan pemangku kepentingan dari seluruh Asia Tenggara.
Chairperson ASEAN Federation of Engineers Association (AFEO), Santhi H. Serad, menyatakan bahwa forum ini bertujuan untuk merumuskan langkah nyata kontribusi profesi insinyur terhadap pembangunan kawasan.
“CAFEO 44 Bandung diselenggarakan selama 3 hari sejak 21 Oktober 2026 dengan agenda konferensi, pameran keinsyinuran, working group, serta kunjungan teknis dari 1.218 partisipan dari berbagai negara di ASEAN. Peran strategis AFEO memperuat jejaring kerjasama professional keinsyinuran antarnegara anggota,” jelas Santhi.
Melalui sinergi antara pemerintah, akademisi, dan praktisi keinsinyuran, Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM berkomitmen untuk terus memastikan bahwa investasi yang masuk ke Indonesia tidak hanya bernilai secara ekonomi, tetapi juga membawa transfer teknologi yang mampu menopang keberlanjutan industri nasional. (dpi)
Load more