News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

UMKM Kuliner Punya Peluang Jangkau 42 Juta Konsumen, Ini Strategi Bank Mandiri Lewat Livin’ Food

Peluang baru bagi UMKM kuliner untuk memperluas pasar. Melalui Livin’ Food, merchant lokal berkesempatan menjangkau 42,6 juta pengguna Livin’ by Mandiri
Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:05 WIB
Ilustrasi UMKM Kuliner Punya Peluang Jangkau 42 Juta Konsumen, Ini Strategi Bank Mandiri Lewat Livin’ Food
Sumber :
  • ist

tvOnenews.com - Perkembangan bisnis kuliner tidak lagi hanya ditentukan oleh lokasi strategis, cita rasa makanan, atau kemampuan menarik pelanggan yang datang langsung ke tempat usaha. 

Di tengah kebiasaan masyarakat yang semakin akrab dengan layanan digital, kehadiran sebuah produk di platform pemesanan online juga dapat menentukan seberapa luas pasar yang bisa dijangkau pelaku usaha.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perubahan perilaku konsumen ini membuka peluang sekaligus tantangan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pelaku usaha dituntut mampu mengikuti perkembangan teknologi agar tidak tertinggal dalam persaingan. 

Digitalisasi pun semakin penting, bukan sekadar untuk mempermudah transaksi, melainkan juga sebagai sarana pemasaran, memperkenalkan produk, dan menemukan calon pelanggan baru.

Digitalisasi Membuka Peluang Pasar Baru bagi UMKM Kuliner

Salah satu tantangan yang dihadapi UMKM kuliner adalah keterbatasan akses pemasaran. Produk yang memiliki kualitas baik belum tentu dikenal banyak orang apabila hanya mengandalkan pelanggan di sekitar lokasi usaha. 

Melalui platform digital, hambatan tersebut berpeluang dikurangi karena pelaku usaha dapat memperkenalkan produknya kepada konsumen yang lebih luas.

Ilustrasi UMKM Kuliner Punya Peluang Jangkau 42 Juta Konsumen, Ini Strategi Bank Mandiri Lewat Livin’ Food
Ilustrasi UMKM Kuliner Punya Peluang Jangkau 42 Juta Konsumen, Ini Strategi Bank Mandiri Lewat Livin’ Food
Sumber :
  • ist

Peluang inilah yang coba dikembangkan Bank Mandiri melalui Livin’ Food, fitur pemesanan makanan yang terintegrasi dalam aplikasi super app Livin’ by Mandiri.

Fitur tersebut memungkinkan nasabah menemukan berbagai pilihan merchant kuliner, mulai dari usaha UMKM hingga merek makanan yang sudah dikenal. Proses pemesanan dan pembayaran juga dapat diselesaikan langsung melalui satu aplikasi.

Direktur Network & Retail Funding Bank Mandiri, Jan Winston Tambunan, mengatakan bahwa layanan tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan mendukung pertumbuhan ekonomi kerakyatan dengan mempertemukan pelaku usaha dan konsumen melalui ekosistem digital.

“Kami melihat digitalisasi sebagai sarana bagi pelaku UMKM untuk menjangkau pasar yang lebih luas dan mengembangkan usahanya. Melalui Livin’ Food, kami ingin memudahkan nasabah memesan makanan sekaligus membantu merchant memperkenalkan produk kepada lebih banyak konsumen,” ujar Jan, Jumat (30/10).

Bagi merchant, salah satu potensi utama layanan ini adalah akses terhadap basis pengguna Livin’ by Mandiri yang telah mencapai lebih dari 42 juta orang. Jumlah tersebut membuka kesempatan bagi pelaku usaha untuk meningkatkan visibilitas produk tanpa hanya bergantung pada pemasaran konvensional.

Pada tahap awal pengembangan, Livin’ Food telah bekerja sama dengan lebih dari 2.300 merchant kuliner yang sebagian besar merupakan UMKM. Jumlah mitra tersebut direncanakan terus bertambah melalui perluasan kolaborasi dengan pelaku usaha kuliner di berbagai wilayah Indonesia.

Lebih dari Sekadar Platform Pemesanan Makanan

Pengembangan ekosistem digital bagi UMKM tidak cukup hanya menyediakan tempat untuk memasarkan produk. Pelaku usaha juga membutuhkan dukungan transaksi yang aman, biaya operasional yang kompetitif, serta akses terhadap sumber pendanaan untuk mengembangkan bisnis.

Dalam hal ini, Livin’ Food menawarkan skema biaya transaksi yang kompetitif bagi merchant. Pelaku usaha juga berpeluang memperoleh berbagai fasilitas pembiayaan sesuai ketentuan yang berlaku.

Sistem transaksi digitalnya turut dilengkapi mekanisme keamanan berlapis untuk meminimalkan risiko pesanan fiktif. Dengan demikian, proses pemesanan diharapkan dapat berlangsung lebih aman bagi merchant maupun konsumen.

Dari sisi pelanggan, fitur ini menawarkan kemudahan dalam mencari dan memesan makanan tanpa harus berpindah aplikasi. Pembayaran dapat menggunakan rekening tabungan maupun Mandiri Kartu Kredit sehingga nasabah tidak perlu mengisi saldo dompet digital terlebih dahulu.

Nasabah juga dapat memanfaatkan Livin’ Poin untuk mendapatkan potongan harga ketika melakukan pembayaran. Fasilitas tersebut memberikan nilai tambah sekaligus menghadirkan alternatif manfaat dari program loyalitas Bank Mandiri.

“Pengembangan layanan digital kami diarahkan sebagai sarana untuk menciptakan nilai bagi seluruh pihak dalam ekosistem. Melalui kolaborasi dengan mitra dan pelaku usaha, kami ingin layanan ini memberikan manfaat berkelanjutan bagi nasabah, UMKM, dan perekonomian,” tambah Jan.

Ekosistem Digital dan Potensi Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Kehadiran Livin’ Food menjadi bagian dari pengembangan Livin’ by Mandiri sebagai super app yang menggabungkan kebutuhan finansial dan gaya hidup dalam satu platform.

Skala penggunaannya terlihat dari data per September 2026. Livin’ by Mandiri telah memiliki 42,6 juta pengguna terdaftar. Sementara itu, sepanjang Januari hingga September 2026, aplikasi tersebut mencatatkan 4,2 miliar transaksi dengan nilai mencapai Rp3.863 triliun.

Ilustrasi UMKM Kuliner Punya Peluang Jangkau 42 Juta Konsumen, Ini Strategi Bank Mandiri Lewat Livin’ Food
Ilustrasi UMKM Kuliner Punya Peluang Jangkau 42 Juta Konsumen, Ini Strategi Bank Mandiri Lewat Livin’ Food
Sumber :
  • ist

Dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, jumlah transaksi tersebut tumbuh 22 persen secara tahunan (year-on-year/YoY), sedangkan nilai transaksinya meningkat 20 persen.

Dalam pengembangan layanan digital, Bank Mandiri menempatkan pengalaman nasabah (customer experience) sebagai salah satu fokus utama. Pendekatan ini dilakukan dengan mengintegrasikan berbagai kebutuhan dalam satu aplikasi, mulai dari menabung, bertransaksi, mengakses pembiayaan, berinvestasi, hingga memenuhi kebutuhan gaya hidup.

Jan menambahkan, pengembangan ekosistem tersebut akan terus diarahkan pada perluasan kerja sama dengan berbagai mitra, termasuk pelaku UMKM. Tujuannya agar produk dan layanan usaha lokal semakin mudah terhubung dengan kebutuhan konsumen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Melalui ekosistem tersebut, Bank Mandiri akan terus memperluas kolaborasi dengan mitra dan pelaku UMKM agar produk serta layanan usaha lokal semakin terhubung dengan kebutuhan nasabah. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat akses pasar dan daya saing UMKM sekaligus menggerakkan ekonomi kerakyatan,” pungkas Jan.

Digitalisasi memberikan peluang bagi UMKM kuliner untuk berkembang melampaui batas pasar tradisional. Namun, pemanfaatan teknologi tetap perlu diikuti dengan kualitas produk, pengelolaan usaha, dan kemampuan menjaga kepercayaan pelanggan agar peluang pasar yang lebih luas dapat menjadi pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kemenperin Turun Tangan Usai Insiden Gas di Karawang, Ini Fokus Pemeriksaannya

Kemenperin Turun Tangan Usai Insiden Gas di Karawang, Ini Fokus Pemeriksaannya

Insiden pelepasan gas di PT Pindo Deli Karawang menyebabkan sejumlah warga mengalami gangguan kesehatan. Kemenperin menyiapkan inspeksi untuk mengevaluasi
Wali Kota di Kanada Berdarah Indonesia Alvin Tedjo Ingin Jajaki Sister City dengan Bekasi? Ini Respons Walkot Tri Adhianto

Wali Kota di Kanada Berdarah Indonesia Alvin Tedjo Ingin Jajaki Sister City dengan Bekasi? Ini Respons Walkot Tri Adhianto

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, merespons sinyal ketertarikan Wali Kota Mississauga, Kanada, Alvin Tedjo, untuk membangun sister city dengan kota di Indonesia. 
Operasi Patuh 2026 di Jakarta: Cek Titik Razia, 7 Pelanggaran yang Berpotensi Mengganggu Keselamatan Berkendara

Operasi Patuh 2026 di Jakarta: Cek Titik Razia, 7 Pelanggaran yang Berpotensi Mengganggu Keselamatan Berkendara

Operasi Patuh Jaya 2026 berlangsung hingga 8 November. Simak titik pengawasan di Jakarta, jenis pelanggaran yang disasar, dan hal yang perlu diperhatikan pengendara
Kowani Kantongi SK Menkum, Pertegas Komitmen pada Isu Perempuan dan Anak

Kowani Kantongi SK Menkum, Pertegas Komitmen pada Isu Perempuan dan Anak

Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) kini memiliki payung hukum yang lebih solid pasca diterbitkannya Keputusan Menteri Hukum RI Nomor AHU-00001993.AH.01.08.Tahun 2026 pada 29 Oktober 2026. 
Imigrasi Sumut Sapu Bersih Penghargaan di Bimtek PIMPASA 2026, dari Kanwil hingga Pimpasa Terbaik Nasional

Imigrasi Sumut Sapu Bersih Penghargaan di Bimtek PIMPASA 2026, dari Kanwil hingga Pimpasa Terbaik Nasional

Dari ratusan desa binaan di Sumatera Utara, lahir deretan prestasi yang kini diakui secara nasional. Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Utara
WOW, Harga MacBook Pro Tembus Rp254 Juta, Kenapa Laptop Apple Bisa Semahal Mobil?

WOW, Harga MacBook Pro Tembus Rp254 Juta, Kenapa Laptop Apple Bisa Semahal Mobil?

Harga MacBook Pro terbaru mencapai Rp254 juta. Apa yang membuat laptop Apple ini begitu mahal? Simak teknologi layar sentuh, chip M5 Max, RAM 128 GB

Trending

Operasi Patuh 2026 di Jakarta: Cek Titik Razia, 7 Pelanggaran yang Berpotensi Mengganggu Keselamatan Berkendara

Operasi Patuh 2026 di Jakarta: Cek Titik Razia, 7 Pelanggaran yang Berpotensi Mengganggu Keselamatan Berkendara

Operasi Patuh Jaya 2026 berlangsung hingga 8 November. Simak titik pengawasan di Jakarta, jenis pelanggaran yang disasar, dan hal yang perlu diperhatikan pengendara
Wali Kota di Kanada Berdarah Indonesia Alvin Tedjo Ingin Jajaki Sister City dengan Bekasi? Ini Respons Walkot Tri Adhianto

Wali Kota di Kanada Berdarah Indonesia Alvin Tedjo Ingin Jajaki Sister City dengan Bekasi? Ini Respons Walkot Tri Adhianto

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, merespons sinyal ketertarikan Wali Kota Mississauga, Kanada, Alvin Tedjo, untuk membangun sister city dengan kota di Indonesia. 
Kemenperin Turun Tangan Usai Insiden Gas di Karawang, Ini Fokus Pemeriksaannya

Kemenperin Turun Tangan Usai Insiden Gas di Karawang, Ini Fokus Pemeriksaannya

Insiden pelepasan gas di PT Pindo Deli Karawang menyebabkan sejumlah warga mengalami gangguan kesehatan. Kemenperin menyiapkan inspeksi untuk mengevaluasi
Terminal Ferry Internasional Dumai Jadi Jalur Penyelundupan Sabu, 5,3 Kg Barang Haram Digagalkan

Terminal Ferry Internasional Dumai Jadi Jalur Penyelundupan Sabu, 5,3 Kg Barang Haram Digagalkan

Berawal dari informasi intelijen BNNK Dumai, petugas Bea Cukai berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 5.367 gram atau sekitar 5,3 kilo
16 Saksi Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Diperiksa Mulai dari Pihak Hotel hingga Tetangga, Sosok Ini Paling Banyak Sampaikan Informasi

16 Saksi Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Diperiksa Mulai dari Pihak Hotel hingga Tetangga, Sosok Ini Paling Banyak Sampaikan Informasi

Kepala Subdirektorat III Kekahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Timur Ajun Komisaris Besar Polisi Arbaridi Jumhur mengatakan 16 saksi kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun diperiksa. Dari keterangan istri sah DBM, sambung dia, pihak kepolisian mendapatkan banyak informasi.
Mengenal Heyzer Harsono, Komisaris Utama Samator sekaligus Sekjen PBVSI

Mengenal Heyzer Harsono, Komisaris Utama Samator sekaligus Sekjen PBVSI

Mengenal Heyzer Harsono, Komisaris Utama Samator sekaligus Sekjen PBVSI. Simak profil, pendidikan, perjalanan karier, dan kiprahnya di dunia voli.
Hampir Jadi Reijnders Bersaudara Jilid 2, Dua Pemain Keturunan Ini Berpeluang Satu Tim Bela Timnas Indonesia

Hampir Jadi Reijnders Bersaudara Jilid 2, Dua Pemain Keturunan Ini Berpeluang Satu Tim Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia berpeluang memiliki pasangan kakak-adik yang sama-sama memperkuat skuad Garuda. Dua pemain keturunan ini berpotensi jadi andalan Merah-Putih.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT