News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bank Dunia Setujui Pembentukan Dana Pandemi Gagasan G20

Dewan Direktur Eksekutif Bank Dunia Menyetujui Pembentukan Financial Intermediary Fund (FIF) untuk pembiayaan Kesiapsiagaan, Pencegahan, dan Respon pandemi.
Selasa, 5 Juli 2022 - 13:25 WIB
Vaksinasi
Sumber :
  • Antara/Nikolas Panama

Jakarta - Dewan Direktur Eksekutif Bank Dunia Menyetujui Pembentukan Financial Intermediary Fund (FIF) untuk pembiayaan Kesiapsiagaan, Pencegahan, dan Respon (PPR) pandemi. 

Dana tersebut akan membawa tambahan atas sumber daya khusus untuk PPR pandemi, memberi insentif kepada negara-negara untuk meningkatkan investasi pada PPR pandemi, meningkatkan koordinasi di antara para mitra, dan berfungsi sebagai platform untuk advokasi kesehatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dewan Direktur Bank Dunia telah menyetujui pembentukan Dana Perantara Keuangan yang akan membiayai investasi paling penting saat ini yaitu kesehatan, untuk memperkuat kapasitas PPR pandemi di tingkat nasional, regional, dan global, dengan fokus pada negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah," kata Rahayu Puspasari, Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan di Jakarta, akhir pekan lalu.

Gagasan pembentukan mekanisme pembiayaan kesehatan global  awalnya telah mulai dikemukakan oleh Panel Independen Tingkat Tinggi (High Level Independent Panel/HLIP) G20 pada tahun 2021.

Gagasan ini kemudian dieksplorasi oleh para Menteri Keuangan dan Menteri Kesehatan di bawah naungan Presidensi G20 Italia, dan puncaknya kemudian dituangkan dalam Deklarasi Roma Pemimpin G20.

Melalui deklarasi tersebut, para pemimpin G20 menyepakati untuk membentuk Gugus Tugas Gabungan Keuangan dan Kesehatan (Joint Finance and Health Task Force/JFHTF) yang diketuai bersama oleh Indonesia dan Italia. Selanjutnya, dikembangkan modalitas untuk pembentukan mekanisme pembiayaan baru untuk PPR pandemi selama Kepresidenan G20 Indonesia.

Setelah pembahasan yang ekstensif dan komprehensif oleh Gugus Tugas, saat pertemuan Menteri Keuangan dan Kesehatan Gabungan G20 di Indonesia pada 21 Juni 2022, para Menteri telah menyatakan dukungan untuk pembentukan FIF di bawah pengelolaan Bank Dunia.

FIF akan melengkapi pembiayaan dan dukungan teknis yang telah diberikan oleh Bank Dunia dengan memanfaatkan keahlian teknis dari Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) dan melibatkan organisasi penting lainnya.

Tujuan FIF adalah menyediakan pembiayaan untuk mengatasi kesenjangan dalam pembiayaan PPR pandemi untuk memperkuat kapasitas negara (domestik) di berbagai bidang seperti pengawasan penyakit, sistem laboratorium, tenaga kerja kesehatan, komunikasi dan manajemen darurat, dan keterlibatan masyarakat.

FIF ini juga dapat membantu mengatasi kesenjangan dalam memperkuat kapasitas regional dan global, misalnya, dengan mendukung berbagi data, harmonisasi peraturan, dan kapasitas untuk pengembangan yang terkoordinasi, pengadaan, distribusi dan penyebaran tindakan pencegahan serta pasokan medis penting.

Komitmen kontribusi sejumlah lebih dari USD 1 Miliar telah diamankan untuk FIF ini, dimana jumlah tersebut sudah termasuk kontribusi sebesar USD 50 Juta dari Indonesia. Komitmen kontribusi lainnya berasal dari Amerika Serikat, Komisi Uni Eropa, Jerman, Indonesia, Singapura serta Inggris, dan juga donasi dari lembaga filantrofis, Wellcome Trust dan The Bill and Melinda Gates Foundation.

“Bank Dunia adalah penyedia pembiayaan terbesar untuk PPR pandemi dengan operasi aktif di lebih dari 100 negara berkembang untuk memperkuat sistem kesehatan mereka. FIF akan memberikan tambahan dana jangka panjang untuk mendukung negara dan kawasan berpenghasilan rendah dan menengah bersiap dalam menghadapi pandemi apabila kembali terjadi di masa yang akan datang,” kata Presiden Grup Bank Dunia, David Malpass.

Dalam kesempatan terpisah mewakili Finance Deputy G20 Indonesia, Dian Lestari, Kepala Pusat Pembiayaan Perubahan Iklim dan Multilateral, Kementerian Keuangan Indonesia mengajak kepada pihak yang belum terlibat agar dapat juga berkontribusi pada FIF.

“Kami berharap para anggota G20 maupun non-G20 lain agar dapat berkomitmen untuk berkontribusi dana pada FIF dan bersama mengajak pihak lain untuk juga bersama berkontribusi pada inisiatif global untuk kesehatan yang penting ini,” kata Dian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

FIF diharapkan dapat diluncurkan secara formal dan beroperasi pada bulan September 2022. Dalam beberapa minggu mendatang, JFHTF, Bank Dunia dan WHO akan bekerja sama dengan para Donor FIF dan mitra serta para pemangku kepentingan strategis lainnya untuk mengembangkan Kerangka Tata Kelola dan Manual Operasi dari FIF secara terperinci.

“Kepresidenan G20 Indonesia sangat mengharapkan dukungan dan kontribusi dari semua pemangku kepentingan terkait dalam upaya bersama untuk memperkuat arsitektur kesehatan global. Kami percaya bahwa melalui pekerjaan untuk mendirikan FIF ini, kami dapat menunjukkan kepada dunia tentang nilai multilateralisme dalam hal memastikan dunia lebih siap untuk menghadapi pandemi di masa depan,” pungkas Dian. (rul)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jay Idzes Mulai Terbuka Bicarakan Klub Impiannya Andai Tinggalkan Sassuolo: Saya Pilih Liverpool

Jay Idzes Mulai Terbuka Bicarakan Klub Impiannya Andai Tinggalkan Sassuolo: Saya Pilih Liverpool

Dalam sebuah interview beberapa waktu lalu, kapten Timnas Indonesia Jay Idzes terang-terangan menyebut dirinya bermimpi suatu saat bisa bermain di Liverpool.
Cedera Belum Pulih, Pratama Arhan Kena Pukulan Telak Usai Bangkok United Rekrut Bek Korea di Tengah Regulasi Baru

Cedera Belum Pulih, Pratama Arhan Kena Pukulan Telak Usai Bangkok United Rekrut Bek Korea di Tengah Regulasi Baru

Nasib bek Timnas Indonesia, Pratama Arhan, kini mulai berada di ujung tanduk. Posisinya di Bangkok United terancam usai klub Thailand itu datangkan bek Korea.
Ramalan Kesehatan Weton 25 April 2026: Sabtu Kliwon Hati-hati Kelelahan Mental hingga Imunitas Minggu Pahing Terganggu

Ramalan Kesehatan Weton 25 April 2026: Sabtu Kliwon Hati-hati Kelelahan Mental hingga Imunitas Minggu Pahing Terganggu

Tanggal 25 April 2026, yang bertepatan dengan Sabtu Kliwon, atmosfer bumi membawa getaran neptu yang bersifat "mengikat". Berikut ramalan kesehatan wetonnya.
Ramalan Karier Weton 25 April 2026: Rabu Kliwon di Puncak Diplomasi, Minggu Pon Bisa Mulai Evaluasi Target Kerja

Ramalan Karier Weton 25 April 2026: Rabu Kliwon di Puncak Diplomasi, Minggu Pon Bisa Mulai Evaluasi Target Kerja

Energi Sabtu Kliwon akan sangat menentukan siapa yang akan mendapatkan promosi hingga yang melakukan manuver. Berikut ramalan karier weton pada 25 April 2026.
Waspada Cuaca Ekstrem Hari Ini, BMKG Ingatkan Potensi Hujan Sangat Lebat di Berbagai Wilayah Indonesia

Waspada Cuaca Ekstrem Hari Ini, BMKG Ingatkan Potensi Hujan Sangat Lebat di Berbagai Wilayah Indonesia

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca untuk hari Jumat (24/4) ini. 
Ramalan Asmara Weton 25 April 2026: Jumat Wage Dapat Kejutan dari Pasangan, Kamis Kliwon Diuji Masalah Komunikasi

Ramalan Asmara Weton 25 April 2026: Jumat Wage Dapat Kejutan dari Pasangan, Kamis Kliwon Diuji Masalah Komunikasi

Bagi beberapa weton, Sabtu Kliwon tanggal 25 April 2026 akan jadi jembatan menuju pelaminan, tapi bagi yang lain, ini juga bisa menjadi momen ujian kesetiaan.

Trending

Buntut Dugaan Malpraktik RS Muhammadiyah Medan, Kemenkes: Kita Dalami dan Tindaklanjuti Secara Proporsional

Buntut Dugaan Malpraktik RS Muhammadiyah Medan, Kemenkes: Kita Dalami dan Tindaklanjuti Secara Proporsional

Buntut dugaan malpraktik yang dialami seorang pasien Mimi Maisyarah (48) di RS Muhammadiyah Medan membuat Kementerian Kesehatan (Kemenkes) angkat bicara. Bahkan
Dedi Mulyadi Jumpai Pemuda Sakit Kronis Tetap Cari Nafkah, Langsung Beri Tambahan Modal dan Sepeda Listrik

Dedi Mulyadi Jumpai Pemuda Sakit Kronis Tetap Cari Nafkah, Langsung Beri Tambahan Modal dan Sepeda Listrik

​​​​​​​Dedi Mulyadi bertemu pemuda sakit kronis yang tetap jualan jamur keliling. Terharu melihat perjuangannya, ia beri modal hingga Rp4 juta dan sepeda listrik.
Meski Sebentar Lagi Eligible, Raja Assist Eks Kasta Teratas Eropa Belum Bisa Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni karena Alasan Ini

Meski Sebentar Lagi Eligible, Raja Assist Eks Kasta Teratas Eropa Belum Bisa Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni karena Alasan Ini

Raja assist eks kasta teratas Eropa ini belum bisa dinaturalisasi untuk FIFA Matchday Juni. Ada tembok regulasi FIFA yang menghalanginya membela Timnas Indonesia lebih cepat.
Bek Timnas Jerman Ini Kirim Kode Keras untuk Dinaturalisasi, Jadi Rekan Duet Jay Idzes di Timnas Indonesia Saat FIFA Matchday?

Bek Timnas Jerman Ini Kirim Kode Keras untuk Dinaturalisasi, Jadi Rekan Duet Jay Idzes di Timnas Indonesia Saat FIFA Matchday?

Reno Munz, bek Timnas Jerman U-20 kelahiran Jakarta, beri kode bela Timnas Indonesia. Isyarat bendera Merah Putih bikin heboh, berpeluang jadi duet Jay Idzes.
Dedi Mulyadi Bongkar Fakta Mengerikan di Balik Membludaknya Ikan Sapu-Sapu di Sungai

Dedi Mulyadi Bongkar Fakta Mengerikan di Balik Membludaknya Ikan Sapu-Sapu di Sungai

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa KDM, mengeluarkan peringatan serius mengenai kondisi sungai-sungai di wilayahnya. 
Anggaran Ada Tapi Gaji Tak Cair, Dedi Mulyadi Bongkar Alasan Ribuan Honorer Jawa Barat Belum Gajian

Anggaran Ada Tapi Gaji Tak Cair, Dedi Mulyadi Bongkar Alasan Ribuan Honorer Jawa Barat Belum Gajian

Sebanyak 3.823 tenaga honorer di Jawa Barat, mulai dari guru hingga staf tata usaha, belum menerima upah mereka untuk bulan Maret dan April 2026. 
Fakta-fakta Mencengangkan Terkini soal Kasus Dugaan Malpraktik Pasien RS Muhammadiyah Medan

Fakta-fakta Mencengangkan Terkini soal Kasus Dugaan Malpraktik Pasien RS Muhammadiyah Medan

Baru-baru ini warga Medan menyoroti kasus dugaan malpraktik pasien Mimi Maisyarah (48), yang diduga terjadi di RS Muhammadiyah Medan. Sontak kabar tersebut juga
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT