News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Harga Emas Jatuh 6,5 Dolar AS Akibat Tertekan Data Ekonomi Kuat

Harga emas melemah pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), menghentikan kenaikan selama tiga hari berturut-turut karena data ekonomi AS yang kuat.
Jumat, 12 Agustus 2022 - 06:12 WIB
Ilustrasi - Logam Mulia 999,9 Persen Antam
Sumber :
  • Antara

Chicago, Amerika Serikat - Harga emas melemah pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), menghentikan kenaikan selama tiga hari berturut-turut karena data ekonomi AS yang kuat mengurangi daya tarik logam kuning ini meskipun masih bertahan di atas level psikologis 1.800 dolar AS.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange, jatuh 6,5 dolar AS atau 0,36 persen, menjadi ditutup pada 1.807,20 dolar AS per ounce.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Harga emas berjangka terkerek 1,40 dolar AS atau 0,08 persen menjadi 1.813,70 dolar AS pada Rabu (10/8/2022), setelah terdongkrak 7,1 dolar AS atau 0,39 persen menjadi 1.812,30 dolar AS pada Selasa (9/8/2022), dan bertambah 14 dolar AS atau 0,78 persen menjadi 1.805,20 dolar AS pada Senin (8/8/2022).

Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan pada Kamis (11/8/2022) bahwa indeks harga produsen (IHP) AS, ukuran inflasi sebelum mencapai konsumen, turun 0,5 persen pada Juli secara tahunan. Itu adalah penurunan bulanan pertama sejak April 2020 dan turun dari kenaikan tajam satu persen dari Mei ke Juni.

Laporan Departemen Tenaga Kerja AS lainnya menunjukkan bahwa klaim pengangguran awal AS naik 14.000 menjadi 262.000 yang disesuaikan secara musiman dalam pekan yang berakhir 6 Agustus. Angka tersebut sedikit lebih rendah dari perkiraan para ekonom sebanyak 263.000 permohonan.

Data IHP disebut datang setelah Indeks Harga Konsumen atau IHK untuk Juli yang lebih penting. Laporan IHK menunjukkan pertumbuhan nol untuk Juli dan ekspansi tahunan sebesar 8,5 persen, dibandingkan perkiraan ekonom masing-masing sebesar 0,2 persen dan 8,7 persen.

"Investor mungkin menjadi terlalu optimis tentang poros Fed," kata Ed Moya, analis di platform perdagangan daring OANDA. "Emas perlu melihat lebih banyak data dalam beberapa bulan ke depan untuk mengkonfirmasi bahwa tekanan inflasi moderat."

Setidaknya tiga pejabat Fed mengatakan dalam beberapa hari terakhir bahwa Fed belum siap untuk menurunkan suku bunga.

The Fed "jauh, jauh dari menyatakan kemenangan" pada inflasi, Presiden Federal Reserve Minneapolis Neel Kashkari mengatakan pada sebuah konferensi.

Presiden Fed San Francisco Mary Daly, dalam sebuah wawancara dengan Financial Times, juga memperingatkan terlalu dini bagi bank sentral AS untuk "menyatakan kemenangan" dalam perjuangannya melawan inflasi.

Presiden Fed Chicago Charles Evans menyebut inflasi tinggi "belum dapat diterima", mengatakan dia yakin The Fed kemungkinan perlu menaikkan suku bunga menjadi 3,25-3,5 persen tahun ini dan menjadi 3,75-4,0 persen pada akhir tahun depan.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September turun 39,3 sen atau 1,89 persen, menjadi ditutup pada 20,349 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober naik 13,3 dolar AS atau 1,41 persen, menjadi ditutup pada 959,40 dolar per ounce. (ant/ade)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Peringatan Keras Bagi ASN di Pemprov Jabar, Dedi Mulyadi Perintahkan Investigasi Surat Edaran Pajak Kendaraan

Peringatan Keras Bagi ASN di Pemprov Jabar, Dedi Mulyadi Perintahkan Investigasi Surat Edaran Pajak Kendaraan

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi memilih menonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta Bandung buntut tak menjalankan kebijakannya.
Persija Jakarta Tertekan 3 Laga Tanpa Kemenangan, Mauricio Souza Andalkan Jakmania Saat Hadapi Persebaya di GBK

Persija Jakarta Tertekan 3 Laga Tanpa Kemenangan, Mauricio Souza Andalkan Jakmania Saat Hadapi Persebaya di GBK

Persija dalam tekanan usai 3 laga tanpa kemenangan. Mauricio Souza andalkan Jakmania saat lawan Persebaya di GBK demi bangkit dan amankan 3 poin penting.
Media Vietnam Heran Bukan Main, Kok Bisa Timnas Indonesia Berpeluang Lawan Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Media Vietnam Heran Bukan Main, Kok Bisa Timnas Indonesia Berpeluang Lawan Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026 jadi sorotan media Vietnam. Begini katanya.
Gubernur Lemnahas Singgung Gencatan Senjata Iran-AS: Semoga Bisa Berlangsung Lama

Gubernur Lemnahas Singgung Gencatan Senjata Iran-AS: Semoga Bisa Berlangsung Lama

Gubernur Lemhanas Ace Hasan Syadzily mengungkapkan harapannya agar gencatan senjata perang Iran melawan Amerika Serikat-Israel berlangsung lama.
Polresta Denpasar Ungkap Fakta Baru Pembunuhan Sadis di Pelabuhan Benoa

Polresta Denpasar Ungkap Fakta Baru Pembunuhan Sadis di Pelabuhan Benoa

Polresta Denpasar mengungkapkan fakta baru soal tersangka terkait kasus pembunuhan dua orang di Pelabuhan Benoa, Denpasar Selatan, Bali, Jumat (10/4/2026) lalu.
Bukan ke Red Sparks? Media Korea Bongkar Destinasi Klub Megawati Hangestri Jika Comeback ke V-League

Bukan ke Red Sparks? Media Korea Bongkar Destinasi Klub Megawati Hangestri Jika Comeback ke V-League

Media Korea Selatan dalam sebuah artikelnya mengatakan jika Megawati Hangestri justru sangat mungkin tidak ke Red Sparks, melainkan kontestan V-League lainnya.

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Wiljan Pluim bercerita bahwa pihak klub dan PSSI sempat mendesaknya beralih status jadi WNI karena syarat tinggal selama 5 tahun di Indonesia sudah terpenuhi.
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Berbeda dengan Piala AFF, FIFA ASEAN Cup yang dijadwalkan berlangsung pada September dan Oktober 2026, menawarkan keuntungan strategis yang sulit diabaikan.
Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Nasib kurang beruntung tengah dialami kiper utama Timnas Indonesia Maarten Paes. Meski kini bermain untuk raksasa Eredivisie Ajax Amsterdam Paes justru menjadi
Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Mantan Presiden Jokowi lontarkan respons menohok ke Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla terkait pernyataan JK soal meminta Jokowi untuk menunjukkan
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT