News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengenal Komunitas Tenggok, Wadah Para Ibu Rumah Tangga Membuat Kerajinan Bernilai Ekspor

Komunitas "Tenggok" mampu mewadahi dan membuat produk produk kerajinan karya para ibu ibu rumah tangga bernilai ekonomi, dengan jangkauan pasar produk hingga ke manca negara. 
Senin, 4 Oktober 2021 - 19:23 WIB
Ibu rumah tangga yang tergabung dalam Komunitas Tenggok tengah mengerjakan produk produk bernilai ekspor, Senin,4/10/2021
Sumber :
  • Tim tvOne - Nuryanto

Yogyakarta, DIY - Ditengah Pandemi Covid 19, sebuah komunitas bernama "Tenggok" mampu mewadahi dan membuat produk produk kerajinan karya para ibu ibu rumah tangga bernilai ekonomi. Saat ini anggota komunitas tersebar di Yogya, Solo, hingga Semarang mencoba memasarkan produk ke manca negara. 

Dyah Mutiara, salah satu pendiri Komunitas Tenggok menyampaikan bahwa di dalam komunitas ini anggotanya saling membantu baik mulai dari proses produksi hingga  pemasaran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tenggok yang berarti wadah dalam bahasa Jawa, menjadi tempat berbagi ilmu dan ketrampilan sekaligus pengetahuan para perempuan dan ibu rumah tangga yang telah 15 tahun menekuni kerajinan menyulam dan merajut. 

"Sebagai wadah, baik manusianya maupun produk kerajinan yang kita hasilkan, kita berproses bersama, kita saling membantu, apalagi masa Pandemi, upaya gotong royong sesama anggota komunitas sangat diperlukan, untuk menopang perekonomian", ungkap Ira, sapaan akrab Dyah Mutiara.

Beragam produk kerajinan dihasilkan dari tangan ibu-ibu rumah tangga yang bernaung dalam komunitas Tengok ini, yang sebagian besar berupa produk seni merajut, seni menyulam, membatik ecoprint, produk tas dan dompet berbagai motif dan bentuk, karya tatakan gelas dari kain, hingga beragam aksesoris cantik lainnya selama ini dupasarkan ke berbagai daerah di
Yogyakarta dan Jawa Tengah maupun pasar luar Jawa. 

Selain dalam negeri, Komunitas Tenggok yang beranggotan para perempuan dan ibu rumah tangga di Yogyakarta, Solo, hingga Semarang saat ini juga mulai mencoba memasarkan produk ke luar negeri. 

Hingga kini, produk dipasarkan di Singapura, Malaysia, Brunei dengan Omset per bulan mencapai 150 jt untuk saru negara tujuan eksport. 

"Kita juga tergabung dalam komunitas berskala nasional yakni Rumah Putri, dan bersinergi dengan aplikasi Indonesia Direct yang terhubung dengan pasar di pasar Asia hingga Eropa dan negara-negara lain," pungkas Ira.

Produk-produk yg dihasilkam oleh tenggok berupa Bedcover patchwork, Tas, Souvenir, Ecoprint Hingga Kuliner. Pemasaran produk Tenggok saat ini melalui media whatsapp, medsos, web rumahputeri, Showroom rumahputeri. Beberapa produk digunakan sebagai
souvenir dan hampers dalam beberapa  momen  spt hari raya, natal, valentine dan opening pameran. 

Karena beberapa kebutuhan supporting produk untuk mendukung produksi, Tenggok dibawah arahan Rumahputeri membina para santriwati dan anak panti asuhan perempuan untuk mampu mendukung produksinya dengan program pelatihan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


Perjalanan Tenggok dimulai pada  agustus 2020, dimana pandemi masih menjadi momok besar bagi perjalanan sebuah usaha.Hasil karya dirintis perlahan karena keterbatasan di tengah pandemi Januari 2021, Tenggok dibawah rumahputeri dan bekerjasama dengan ID Solo berencana menyelenggarakan event offline 6 bulan ke depan dengan harapan pandemi turun, akan tetapi karena kenaikan pasien pandemi Juni- Juli - Agustus membuat semua acara mundur dan akan dilaksanakan kembali pada November 2021 secara hibrid. (Nuryanto/Buz)


 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Legenda Arsenal Sindir Kebijakan Transfer Ajax Amsterdam, Blak-blakan Sebut Maarten Paes Cs sebagai Pemain Kelas B dan C

Legenda Arsenal Sindir Kebijakan Transfer Ajax Amsterdam, Blak-blakan Sebut Maarten Paes Cs sebagai Pemain Kelas B dan C

Dennis Bergkamp kritik Ajax beli pemain kelas B dan C dari luar. Pernyataan legenda Belanda itu dikaitkan publik dengan rekrutmen Maarten Paes kiper Timnas Indonesia.
Akhir Manis Perjuangan Mbah Tupon Korban Mafia Tanah di Bantul, Dua Sertifikatnya Kembali ke Tangan

Akhir Manis Perjuangan Mbah Tupon Korban Mafia Tanah di Bantul, Dua Sertifikatnya Kembali ke Tangan

Perjuangan panjang seorang lansia yang menjadi korban mafia tanah di Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta akhirnya berujung bahagia. 
Amalan Sunnah Sepele namun Penuh Hikmah Setelah, Lakukan Setelah Qabliyah Subuh

Amalan Sunnah Sepele namun Penuh Hikmah Setelah, Lakukan Setelah Qabliyah Subuh

Setelah menunaikan shalat qabliyah Subuh, terdapat satu amalan sunnah yang sangat dianjurkan untuk diamalkan. Lalu, Amalan sunnah apakah yang dimaksud tersebut?
Klasemen Final Four Proliga 2026, Putra: Masih Jakarta Rerokr Tak Terkalahkan, LavAni Kembali Rebut Posisi Puncak

Klasemen Final Four Proliga 2026, Putra: Masih Jakarta Rerokr Tak Terkalahkan, LavAni Kembali Rebut Posisi Puncak

Klasemen Final Four Proliga 2026 setelah pertandingan penutup pada hari pertama seri kedua yang berlangsung di Solo antara LavAni Vs Jakarta Bhayangkara Presisi
Rektor UIN Bandung Dibuat Tak Berkutik, Candaan Dedi Mulyadi: Karena Saya Playboy, Jadi Tau Siapa yang Merayu

Rektor UIN Bandung Dibuat Tak Berkutik, Candaan Dedi Mulyadi: Karena Saya Playboy, Jadi Tau Siapa yang Merayu

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi berikan candaan satir kepada Rektor UIN Sunan Gunung Djati, Bandung, membuat Rektor tak bisa berkutik dan tertawa.
Hasil Final Four Proliga 2026: Debut Manis Georg Grozer yang Langsung Bawa LavAni Menjadi Juara Putaran Pertama

Hasil Final Four Proliga 2026: Debut Manis Georg Grozer yang Langsung Bawa LavAni Menjadi Juara Putaran Pertama

Hasil Final Four Proliga 2026 pertandingan penutup pada hari pertama seri Solo yang menyuguhkan duel sektor putra antara LavAni Vs Jakarta Bhayangkara Presisi.

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilai oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT