News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kemampuan Inovasi, Benteng Utama UMKM Batik Bertahan Ditengah Pandemi

Bertahan di tengah pandemi Covid-19, para pelaku UMKM Batik di Kabupaten Semarang terus melakukan inovasi dan terobosan untuk mempertahankan kelangsungan usaha mereka.
Kamis, 7 Oktober 2021 - 16:17 WIB
Seorang pengrajin membuat batik tulis khas Kabupaten Semarang, Kamis 7/10/2021.
Sumber :
  • Tim tvOne - Aditya Bayu

Semarang, Jawa Tengah - Bertahan di tengah penerapan PPKM akibat pandemi Covid-19, para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menegah (UMKM) di Kabupaten Semarang terus melakukan berbagai inovasi dan terobosan untuk bisa tetap mempertahankan kelangsungan usaha mereka.

Salah satu UMKM yang ikut merasakan dampak pandemi adalah produk kerajinan batik. Tanpa inovasi dan pengembangan pemasaran, batik yang menjadi salah satu warisan budaya bangsa indonesia akan sangat sulit berkembang ditengah menurunnya minat belanja masyarakat akibat pandemi Covid-19. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Masa pandemi Covid-19 menjadikan kami belajar, bagaimana harus terus berinovasi untuk tetap bertahan. Aneka produk batik yang awalnya hanya berupa pakaian jadi dan kain, kini kami berinovasi dengan aneka produk lain, seperti masker batik dan APD cantik yang mrmadukan bahan dasar untuk pembuatan baju APD dengan batik", ungkap Olif, salah satu pengusaha UMKM Wastra Batik Semarang,ditemui saat mengikuti pameran "Batik Corner" di Melva Balemong, Kabupaten Semarang,kamis, 7/10/2021.

Saat ini dengan pelonggaran berbagai aktivitas masyarakat di PPKM Level 2, telah memberikan angin segar kepada para pelaku usaha batik dan industri batik yang sebelumnya lesu kini mulai bergeliat lagi.

Meski volume pesanan belum banyak, menurut Olif, setidaknya kondisi saat ini mampu menumbuhkan harapan bagi para pelaku UMKM batik untuk segera bangkit, masih butuh dukungan dimasa pandemi.

"Salah satunya adalah dukungan yang memungkinkan para pelaku UMKM batik
bisa lebih dekat lagi dengan pasar. Dengan begitu perputaran roda usaha para perajin batik bisa berputar lebih cepat lagi", imbuhnya. 

Hal yang sama juga diutarakan pengrajin batik tulis Adisty. Sebagai salah satu pengrajin batik tulis di Kabupaten Semarang, Adisty menyambut baik adanya pelonggaran dalam PPKM Level 2 ini karena bisa memberikan peluang para pengrajin untuk kembali bangkit. 

Kondisi saat ini tentunya menurut Adisty sangat berbeda. Selain penurunan penjualan, dampak yang paling terasa adalah merumahkan sementara para pekerja.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sejauh ini memang masih tertolong oleh produksi batik seragam instansi pemerintahan serta kebutuhan batik untuk souvenir yang masih berjalan, meski kondisinya tetap berbeda" Kata Adisty. 

Menurutnya, kegiatan-kegiatan pameran batik yang dapat diselenggarakan pada masapandemi ini akan sangat membantu para pelaku UMKM batik untuk terus memasarkan produknya.(Aditya Bayu/Buz)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Masih Terpuruk di Tiga Balapan Awal, Fabio Quatararo Ingin 'Sadarkan' Yamaha di MotoGP Spanyol 2026

Masih Terpuruk di Tiga Balapan Awal, Fabio Quatararo Ingin 'Sadarkan' Yamaha di MotoGP Spanyol 2026

Fabio Quartararo terpuruk di peringkat ke-17 di klasemen sementara MotoGP 2026 dengan mengoleksi enam poin
Hancurkan Expressway Hi-Pass, GS Caltex Resmi Juara Liga Voli Korea 2025-2026

Hancurkan Expressway Hi-Pass, GS Caltex Resmi Juara Liga Voli Korea 2025-2026

GS Caltex resmi meraih gelar juara usai mengalahkan Expressway Hi-Pass di babak grand final Liga Voli Korea 2025-2026.
Viral Warga Ngadu ke Dedi Mulyadi Jalan Utama di Nanggung Bogor Rusak Parah, KDM Langsung Beri Jawaban

Viral Warga Ngadu ke Dedi Mulyadi Jalan Utama di Nanggung Bogor Rusak Parah, KDM Langsung Beri Jawaban

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons keluhan masyarakat Nanggung, Bogor yang viral soal jalan rusak. Terlihat jalanan sudah hampir tak berbentuk lagi.
ASN WFH Hari Jumat, Bakom Tegaskan Bukan Libur, Tak Boleh Matikan Perangkat Komunikasi!

ASN WFH Hari Jumat, Bakom Tegaskan Bukan Libur, Tak Boleh Matikan Perangkat Komunikasi!

Kebijakan WFH bagi aparatur sipil negara (ASN) mulai diterapkan setiap hari Jumat. Hal ini dilakukan dalam rangka menghemat energi. Bakom beri penjelasan ini.
Respons Gubernur Dedi Mulyadi soal Pemilik Hajat yang Tewas Dikroyok Preman di Purwakarta

Respons Gubernur Dedi Mulyadi soal Pemilik Hajat yang Tewas Dikroyok Preman di Purwakarta

Gubernur Dedi Mulyadi (KDM) angkat bicara soal insiden pengeroyokan pemilik hajat oleh preman. Ia menyebut kasus itu sudah ditangani oleh Polsek Purwakarta.
Jadwal 'Horor' Menanti Skuad Garuda, Erick Thohir Beberkan Nasib John Herdman Usai Debut di FIFA Series 2026

Jadwal 'Horor' Menanti Skuad Garuda, Erick Thohir Beberkan Nasib John Herdman Usai Debut di FIFA Series 2026

Ketua Umum PSSI Erick Thohir secara resmi memaparkan peta jalan serta agenda padat yang akan dihadapi Timnas Indonesia. Hal ini disampaikan usai Skuad Garuda -

Trending

Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Tak Tinggal Diam, Laporkan Dugaan Maladministrasi Pemprov Jabar ke Ombudsman

Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Tak Tinggal Diam, Laporkan Dugaan Maladministrasi Pemprov Jabar ke Ombudsman

Polemik pencabutan izin operasional SMK Islamic Development Network (IDN) Boarding School Jonggol, Bogor makin berlarut. Para orang tua siswa datangi Ombudsman.
Susul Justin Hubner, Satu Pemain Abroad Timnas Indonesia Tiba-Tiba Menghilang usai FIFA Series 2026

Susul Justin Hubner, Satu Pemain Abroad Timnas Indonesia Tiba-Tiba Menghilang usai FIFA Series 2026

Satu pemain abroad Timnas Indonesia mendadak menghilang setelah gelaran FIFA Series 2026. Sebelumnya, Justin Hubner juga telah menghilang karena skandal yang tengah terjadi di Liga Belanda.
Selepas Main Bola di Lombok, Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Kedapatan Temui Ayah Emil Audero

Selepas Main Bola di Lombok, Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Kedapatan Temui Ayah Emil Audero

Setelah ikut main bola bareng pemuda setempat, kunjungan pelatih Timnas Indonesia John Herdman ke Lombok kali ini bertemu dengan Edy Mulyadi, ayah Emil Audero.
Yeum Hye-seon Tinggalkan Megawati Hangestri Usai Nonton Final Four Proliga 2026, Volimania Indonesia Patah Hati

Yeum Hye-seon Tinggalkan Megawati Hangestri Usai Nonton Final Four Proliga 2026, Volimania Indonesia Patah Hati

Volimania Indonesia merasa patah hati setelah Yeum Hye-seon harus meninggalkan Megawati Hangestri usai menyaksikan aksi mantan rekan setimnya di final four Proliga 2026.
Preman Kampung Berulah, Tuan Rumah Hajatan di Purwakarta Tewas Usai Dikeroyok Minta 'Jatah'

Preman Kampung Berulah, Tuan Rumah Hajatan di Purwakarta Tewas Usai Dikeroyok Minta 'Jatah'

Seorang tuan rumah hajatan di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat tewas seusai dikeroyok oleh sejumlah preman kampung yang meminta 'jatah' ke tuan rumah hajatan.
Kabar Buruk Timnas Indonesia, 3 Pilar Garuda Resmi Ditepikan Klub Belanda usai FIFA Series 2026 Imbas Kasus Paspoortgate

Kabar Buruk Timnas Indonesia, 3 Pilar Garuda Resmi Ditepikan Klub Belanda usai FIFA Series 2026 Imbas Kasus Paspoortgate

Sebanyak tiga pemain Timnas Indonesia resmi dicoret dari daftar susunan pemain klub mereka di Liga Belanda setelah polemik administrasi Paspoortgate mencuat.
Megawati Hangestri Sebut Satu Nama Penting di Balik Kemenangan Jakarta Pertamina Enduro atas Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri Sebut Satu Nama Penting di Balik Kemenangan Jakarta Pertamina Enduro atas Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026

Penampilan gemilang Megawati Hangestri menjadi sorotan usai Jakarta Pertamina Enduro menaklukkan Jakarta Popsivo Polwan pada lanjutan Final Four Proliga 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT