GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Alumni ITB Ajak Pemerintah, Akademisi dan Pelaku Usaha Bicarakan Dampak AI

Pada hari Rabu (27/12/2023), Komunitas Discordia mengadakan diskusi berjudul 'AI: Big Push or Big Trouble' di Titik Temu Café SCBD dengan pembicara Seterhen Akbar Suriadinata (Founder Labtek Indie), Ivan Sugiarto Widodo (Praktisi Bisnis IT) dan Hanief Adrian (Sekjen RMPG) dengan moderator Fariz Ariyadi dengan tujuan menghasilkan sebuah alternatif solusi kebijakan negara tentang pengembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) untuk kepentingan publik.
Minggu, 31 Desember 2023 - 19:08 WIB
Alumni ITB
Sumber :
  • Ist

Jakarta, tvOnenews.com – Pada hari Rabu (27/12/2023), Komunitas Discordia mengadakan diskusi berjudul 'AI: Big Push or Big Trouble' di Titik Temu Café SCBD dengan pembicara Seterhen Akbar Suriadinata (Founder Labtek Indie), Ivan Sugiarto Widodo (Praktisi Bisnis IT) dan Hanief Adrian (Sekjen RMPG) dengan moderator Fariz Ariyadi dengan tujuan menghasilkan sebuah alternatif solusi kebijakan negara tentang pengembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) untuk kepentingan publik.

Diskusi tersebut juga turut dihadiri para akademisi seperti pakar robot ITB Dr. Augie Widyotriatmo, pakar komunikasi krisis Dr. Sudarto, dan Direktur Eksekutif IA-ITB Jakarta Stanno Yudha Putra, Ketua Ikatan Ahli Perencanaan (IAP) DKI Jakarta Adhamaski Pangeran, dan para penggiat dari kalangan muda Jakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pakar robotic ITB Augie menyoroti pentingnya pemahaman yang kritis terhadap AI, terutama dalam konteks akurasi dan pengambilan keputusan. 

“AI tidak dapat dikatakan 100% tepat, contohnya ketika AI diperintahkan mendeteksi gambar mobil, ketika tidak ada gambar mobil dan AI menyatakannya ada disebut 'true negative'. Namun, jika AI gagal mendeteksi mobil yang ada, ini menjadi 'false negative',” ungkap alumni lulusan Teknik Fisika ITB tersebut

Augie menekankan lebih lanjut bahwa AI adalah data-driven, di mana output sangat bergantung pada input data. Jika data yang dimasukkan salah, maka AI pun akan salah dalam membuat kesimpulan. 

“Problem seperti ini menimbulkan pertanyaan etis dan akurasi yang harus selalu dikaji,” jelas alumni doktor lulusan Pusan National University.

Ditanya tentang kontribusi yang bisa diberikan komunitas AI untuk pemerintah, Augie menyarankan perlunya solusi komprehensif dari tataran aturan atau etika agar AI tetap maju. Beliau juga menekankan pentingnya kontribusi positif dari individu dalam penggunaan AI untuk meminimalisir penyalahgunaan.

Sementara itu, Seterhen membahas dampak sosial AI mengingat bagaimana AI bisa menjadi alat penghancur atau pembantu dalam masyarakat, misalnya penggunaan AI oleh mahasiswa dalam proses akademik yang mungkin menimbulkan isu etis.

“Influencer di bidang AI perlu memberikan penjelasan tentang dampak sosial AI,” ungkap Seterhen yang akrab dipanggil Saska tersebut.

Saska membahas tentang tanggung jawab dan akuntabilitas dalam AI, terutama dalam konteks sistem otonom seperti mobil self-driving. Pertanyaan hukum yang muncul ketika terjadi kecelakaan oleh AI menjadi topik penting

“Sebaiknya pakar dari ITB dan Hukum Unpad berdiskusi tentang potensi masalah seperti ini,” jelas lulusan Teknik Elektro ITB tersebut.

Saska yang cenderung memiliki pandangan AI cenderung menimbulkan bencana (doomsayer), menekankan bahwa meskipun teknologi AI sangat maju, regulasinya seringkali terlambat, dampaknya adalah manusia menghadapi ancaman bencana yang mengerikan.

“The truth of the world is that it is chaotic... nobody is in control. The world is rudderless,” ungkap Saska mengutip novelis Alan Moore.

Saska menyoroti pentingnya pandangan kritis dan terukur terhadap AI, serta pentingnya kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan praktisi dalam mengembangkan dan mengatur AI untuk masa depan yang lebih baik. (ebs)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Menteri Pariwisata: Pertumbuhan Kunjungan Wisman ke Indonesia Maret 2026 Tertinggi di Asia Tenggara

Menteri Pariwisata: Pertumbuhan Kunjungan Wisman ke Indonesia Maret 2026 Tertinggi di Asia Tenggara

Sektor pariwisata Indonesia mencatatkan performa impresif dalam hal laju pertumbuhan pada periode Maret 2026. 
Di Kejuaraan North Mollucas Taekwondo, Gagahnya Gubernur Malut Sherly Tjoanda Pakai Sabuk Hitam Buat Warganet Kaget

Di Kejuaraan North Mollucas Taekwondo, Gagahnya Gubernur Malut Sherly Tjoanda Pakai Sabuk Hitam Buat Warganet Kaget

Gubernur Malut, Sherly Tjoanda Laos pakai sabuk hitam seni bela diri taekwondo saat peresmian North Mollucas Taekwondo Championship 2026 Gubernur Cup I viral.
Alvino Sempat Kirimkan Pesan Terakhir Kepada Teman Sebelum Meninggal Dunia Bersama Keluarga di Glamping Temanggung

Alvino Sempat Kirimkan Pesan Terakhir Kepada Teman Sebelum Meninggal Dunia Bersama Keluarga di Glamping Temanggung

Publik dikejutkan kabar keluarga asal Ambarawa, Kabupaten Semarang meninggal dunia di tenda Glamping pada Rabu (27/5/2026). Alvino Evan Hakim sempat kirim pesan
Siapa Prihantini? Alumnus ITB yang Bikin Geger Dunia Riset Internasional Lewat Dugaan "Fraud" di Denmark

Siapa Prihantini? Alumnus ITB yang Bikin Geger Dunia Riset Internasional Lewat Dugaan "Fraud" di Denmark

Institut Teknologi Bandung (ITB) memberikan klarifikasi resmi terkait kasus dugaan manipulasi riset (fraud) yang menyeret salah satu alumnusnya, Prihantini. 
Pemuda Babelan Ngadu ke Dedi Mulyadi, Sindir Pejabat Ogah Perbaiki Jalan Rusak: Gak Boleh Dirapikan, Takut Miskin

Pemuda Babelan Ngadu ke Dedi Mulyadi, Sindir Pejabat Ogah Perbaiki Jalan Rusak: Gak Boleh Dirapikan, Takut Miskin

Pemuda Kampung Sembilangan, Desa Hurip Jaya, Babelan, Bekasi mengadu kepada Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) soal jalan rusak ogah diperbaiki pejabat desa.
Orang Terdekat Ungkap Sifat Asli Alvino Sebelum Meninggal Dunia di Glamping Temanggung: Dari Semalam Kita Nangis

Orang Terdekat Ungkap Sifat Asli Alvino Sebelum Meninggal Dunia di Glamping Temanggung: Dari Semalam Kita Nangis

keluarga asal Ambarawa, Kabupaten Semarang meninggal dunia di dalam tenda Glamping, pada Rabu (27/5/2026). Orang terdekat ungkap sifat asli Alvino Evan Hakim

Trending

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Libur Idul Adha 1447 H, Volume Kendaraan di Tol Layang MBZ Melonjak 10,89 Persen

Libur Idul Adha 1447 H, Volume Kendaraan di Tol Layang MBZ Melonjak 10,89 Persen

Lonjakan volume kendaraan terjadi di ruas Jalan Layang Sheikh Mohamed Bin Zayed (MBZ) seiring dengan momentum libur panjang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. 
Tak Hanya Keracunan Makanan, Polisi Curigai Penyebab Lain dari Meninggalnya Keluarga di Glamping Posong Temanggung

Tak Hanya Keracunan Makanan, Polisi Curigai Penyebab Lain dari Meninggalnya Keluarga di Glamping Posong Temanggung

Insiden tragis menimpa satu keluarga asal Ambarawa, Kabupaten Semarang yang ditemukan tewas di dalam tenda Glamping, Temanggung. Polisi curigai penyebab lain
Siapa Prihantini? Alumnus ITB yang Bikin Geger Dunia Riset Internasional Lewat Dugaan "Fraud" di Denmark

Siapa Prihantini? Alumnus ITB yang Bikin Geger Dunia Riset Internasional Lewat Dugaan "Fraud" di Denmark

Institut Teknologi Bandung (ITB) memberikan klarifikasi resmi terkait kasus dugaan manipulasi riset (fraud) yang menyeret salah satu alumnusnya, Prihantini. 
Soal Balita 2 Tahun Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Polisi Menduga Pelaku Adalah Paman Korban

Soal Balita 2 Tahun Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Polisi Menduga Pelaku Adalah Paman Korban

Polisi mengungkap fakta baru dibalik tewasnya bayi berusia 2,5 tahun dengan luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) yang ditemukan luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK terus melakukan upaya optimalisasi asset recovery terkait kasus pengadaan jasa outsourcing di Pemkab Pekalongan yang menyeret nama Bupati nonaktif Fadia Arafiq.
Masih Ingat Santriwati Hamil Lewat Mimpi? Terungkap Diduga Jadi Korban Kiai Cabul Pimpinan Ponpes Pekalongan

Masih Ingat Santriwati Hamil Lewat Mimpi? Terungkap Diduga Jadi Korban Kiai Cabul Pimpinan Ponpes Pekalongan

Polres Pekalongan membuka misteri santriwati hamil lewat mimpi diduga menjadi korban kiai cabul, AKF, pimpinan Ponpes Padepokan Padang Ati, Buaran, Pekalongan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT