News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tren Diet hingga Bariatrik Kian Diminati, Ini Penjelasan Lengkap dari Pola Makan hingga Pendampingan Medis

Tren diet hingga bariatrik makin diminati. Simak penjelasan lengkap metode diet, operasi bariatrik, dan pentingnya pendampingan medis serta psikologis.
Selasa, 5 Mei 2026 - 15:56 WIB
Ilustrasi diet
Sumber :
  • Pexels/SHVETS production

Jakarta, tvOnenews.com – Tren diet kini semakin populer, tidak hanya di kalangan masyarakat umum tetapi juga artis dan influencer. Beragam metode diet bermunculan, mulai dari pengaturan pola makan hingga program penurunan berat badan yang lebih terstruktur.

Pada dasarnya, diet bukan sekadar upaya menurunkan berat badan, melainkan perubahan gaya hidup secara menyeluruh. Banyak orang memulai dari langkah sederhana seperti mengatur pola makan sehat dan meningkatkan aktivitas fisik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pola Makan Sehat Jadi Kunci Awal

Bagi pemula, pendekatan diet umumnya dimulai dengan konsumsi makanan tinggi serat seperti sayur, buah, dan kacang-kacangan, serta protein yang cukup. Sebaliknya, makanan olahan dan minuman manis mulai dikurangi.

Selain itu, kebiasaan makan juga berperan penting. Makan perlahan, menggunakan porsi kecil, serta tidak melewatkan sarapan menjadi langkah dasar yang membantu mengontrol rasa lapar sepanjang hari.

Gaya Hidup dan Aktivitas Fisik Tak Bisa Dipisahkan

Diet yang efektif tidak lepas dari gaya hidup aktif. Olahraga rutin seperti joging atau angkat beban membantu meningkatkan metabolisme tubuh.

Di sisi lain, kualitas tidur juga berpengaruh besar terhadap keberhasilan diet. Kurang tidur dapat mengganggu hormon lapar dan meningkatkan risiko makan berlebihan.

Diet Populer Semakin Beragam

Seiring berkembangnya tren, berbagai metode diet populer pun banyak diterapkan. Mulai dari diet keto, intermittent fasting (puasa berkala), hingga diet Mediterania yang dikenal seimbang.

Namun, tidak semua metode cocok untuk setiap individu. Pemilihan diet tetap harus disesuaikan dengan kondisi tubuh dan kebutuhan masing-masing.

Obesitas dan Tantangan Metabolik Modern

Gaya hidup modern seperti konsumsi makanan tinggi gula dan lemak, kurang aktivitas fisik, stres, serta kurang tidur menjadi pemicu meningkatnya angka obesitas.

Kondisi ini dapat menyebabkan adaptasi metabolik, di mana tubuh memperlambat metabolisme dan menganggap berat badan tertentu sebagai kondisi normal. Akibatnya, penurunan berat badan menjadi semakin sulit.

Dari Diet ke Solusi Medis: Bariatrik Jadi Pilihan

Ketika metode diet konvensional tidak memberikan hasil signifikan, tindakan medis seperti bariatrik mulai menjadi pilihan. Prosedur ini bukan sekadar “operasi kurus”, melainkan terapi untuk mengatasi penyakit metabolik.

Menurut dr Handy Wing, Sp.B, Subsp.BD(K), FBMS, FICS, FInaCS yang merupakan Dokter Spesialis Bedah Digestif yang menangani bedah Bariatrik pasien LIGHThouse Advanced Klinik, operasi bariatrik bekerja dengan mengubah anatomi saluran cerna sehingga dapat mengontrol rasa lapar, penyerapan kalori, serta respons hormonal yang berkaitan dengan diabetes dan gangguan metabolik.

Prosedur ini umumnya direkomendasikan untuk pasien dengan kriteria tertentu, seperti:

  • BMI di atas 27,5 dengan diabetes

  • BMI di atas 30 dengan komorbid

  • BMI di atas 35 tanpa komorbid

Cara Kerja dan Jenis Operasi Bariatrik

Dalam praktiknya, bariatrik dilakukan dengan mengubah ukuran lambung atau jalur pencernaan.

Beberapa metode yang umum digunakan antara lain:

  • Sleeve Gastrectomy: Mengurangi sekitar 80% ukuran lambung

  • Gastric Bypass: Mengubah jalur makanan untuk mengurangi penyerapan kalori

Efeknya, pasien akan lebih cepat kenyang dan penyerapan nutrisi berkurang, sehingga berat badan turun secara signifikan.

Manfaat dan Risiko Tetap Harus Dipahami

Selain membantu menurunkan berat badan minimal 8–10 kg, bariatrik juga dapat membantu mengontrol penyakit seperti diabetes.

Namun, prosedur ini tetap memiliki risiko medis seperti pendarahan, infeksi, hingga gangguan saluran cerna. Oleh karena itu, keputusan menjalani operasi harus melalui pertimbangan matang.

Pasca Operasi, Pola Makan Berubah Total

Setelah operasi, pasien tidak bisa langsung makan seperti biasa. Pola makan harus mengikuti tahapan:

  • Minggu awal: makanan cair

  • Tahap berikutnya: makanan lumat

  • Lalu makanan lunak

  • Hingga akhirnya makanan padat setelah sekitar dua bulan

Selain itu, pasien wajib mengonsumsi protein tinggi (60–80 gram per hari) dan makan dalam porsi kecil namun sering.

Perlu Suplemen dan Pendampingan Nutrisi

Karena penyerapan nutrisi berkurang, pasien bariatrik biasanya membutuhkan suplemen seperti vitamin B12, vitamin D, dan zat besi dalam jangka panjang.

Ahli gizi Veronica S.Gz. dan program manager dari LIGHT Group menegaskan bahwa pendampingan nutrisi sangat penting, baik sebelum maupun setelah operasi. Fokusnya tidak hanya pada kecukupan nutrisi, tetapi juga edukasi pola makan baru.

Pendampingan ini membantu pasien beradaptasi dengan kondisi lambung yang lebih kecil serta menjaga hasil operasi tetap optimal dalam jangka panjang.

Pendampingan Psikologis Jadi Kunci Adaptasi

Menurut Tara de Thouars yang merupakan Psikolog Klinis dari LIGHThouse Clinic., makan bagi banyak individu bukan sekadar kebutuhan biologis, tetapi juga menjadi mekanisme coping terhadap emosi.

Jika akar emosional tidak ditangani, pasien berisiko mengalami frustrasi setelah menjalani prosedur penurunan berat badan. Oleh karena itu, pendampingan psikolog sangat dibutuhkan agar pasien mampu beradaptasi dengan perubahan serta membangun pola pikir baru yang lebih sehat.

Program Pendampingan Komprehensif Pasca Tindakan

Pendampingan tidak hanya berlaku untuk pasien bariatrik, tetapi juga bagi mereka yang menjalani prosedur seperti liposuction Ultrasound Fat Removal (ULFRA).

Program seperti LIGHT Companion Program hadir untuk menjawab kebutuhan pemulihan yang tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga mencakup aspek nutrisi dan psikologis. Hal ini penting karena tanpa perubahan gaya hidup, risiko penumpukan lemak kembali tetap ada meski tindakan sudah dilakukan.

Fokus pada Perubahan Gaya Hidup Jangka Panjang

Melalui pendekatan komprehensif, program pendampingan ini menekankan edukasi serta perubahan perilaku (lifestyle shifting). Tujuannya agar pasien mampu mempertahankan hasil tindakan sekaligus mencapai penurunan berat badan yang optimal.

Pendekatan ini juga membantu membangun kebiasaan hidup sehat yang berkelanjutan, bukan hanya hasil instan.

Pendekatan Holistik Libatkan Banyak Tenaga Ahli

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Anna Wibowo, penanganan obesitas memerlukan solusi yang terintegrasi, mulai dari sebelum hingga setelah tindakan medis.

Pendampingan dilakukan secara menyeluruh, melibatkan ahli gizi, dokter spesialis, hingga psikolog. Tujuannya tidak hanya memastikan keberhasilan prosedur, tetapi juga membantu pasien mengatasi kecemasan dan membentuk pola hidup sehat jangka panjang. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Waspada Penipuan Digital: Dari Transaksi Sehari-hari hingga Modus Baru yang Kian Beragam

Waspada Penipuan Digital: Dari Transaksi Sehari-hari hingga Modus Baru yang Kian Beragam

Penipuan digital makin marak di tengah transaksi online, kenali modus seperti phishing hingga QRIS palsu agar terhindar dari kerugian.
Sorot Maraknya Kasus Kematian Dokter Internship pada Tiga Bulan Terakhir, DPR RI Sentil Kemenkes

Sorot Maraknya Kasus Kematian Dokter Internship pada Tiga Bulan Terakhir, DPR RI Sentil Kemenkes

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI angkat bicara perihal kasus kematian dokter internship dr Myta Aprilia Azmy di RSUD KH Daud Arif, Kuala Tungkal, Jambi.
Sikap Kylian Mbappe Bikin Geram Internal Real Madrid, Disindir Soal Komitmen hingga Dibandingkan dengan Vinicius Jr

Sikap Kylian Mbappe Bikin Geram Internal Real Madrid, Disindir Soal Komitmen hingga Dibandingkan dengan Vinicius Jr

Kylian Mbappe disorot usai tinggalkan Madrid saat cedera. Sindiran keras soal komitmen muncul, bahkan dibandingkan dengan Vinicius Jr di Real Madrid.
Wajib Halal Oktober 2026 Diperluas, Produk Non-Label Siap Disorot? Ini Dampaknya bagi Konsumen dan Industri

Wajib Halal Oktober 2026 Diperluas, Produk Non-Label Siap Disorot? Ini Dampaknya bagi Konsumen dan Industri

Kebijakan wajib halal Oktober 2026 diperluas ke kosmetik, obat, dan barang gunaan, dorong transparansi produk dan perlindungan konsumen di Indonesia.
Rupiah Terjun Bebas Lagi ke Rp17.424 per Dolar AS, Pemerintah Siapkan Langkah Darurat

Rupiah Terjun Bebas Lagi ke Rp17.424 per Dolar AS, Pemerintah Siapkan Langkah Darurat

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut bahwa sejumlah langkah darurat untuk menyelamatkan mata uang rupiah yang kini terperosok ke posisi Rp17.424 per dolar AS.
Nilai Tukar Rupiah Terus Melemah Terhadap Dolar As, Presiden Prabowo Langsungkan Pertemuan dengan Menteri Ekonomi dan Kepala Lembaga

Nilai Tukar Rupiah Terus Melemah Terhadap Dolar As, Presiden Prabowo Langsungkan Pertemuan dengan Menteri Ekonomi dan Kepala Lembaga

Nilai tukar (kurs) rupiah terus menagalami pelemahan dengan penutupan pada level Rp17.424 per dolar Amerika Serikat (AS) pada Selasa (5/5/2026).

Trending

Respons Tegas Koh Dondy Tan soal Sertifikat Mualaf Richard Lee yang Dicabut: Yayasan punya Hak

Respons Tegas Koh Dondy Tan soal Sertifikat Mualaf Richard Lee yang Dicabut: Yayasan punya Hak

Tengah ramai isu sertifikat mualaf Richard Lee yang dicabut Koh Hanny Kristianto menjadi perhatian publik. Juga direspons oleh Pendakwah Koh Dondy Tan
3 Alasan Utama Koh Hanny lakukan Pencabutan Sertifikat Mualaf Richard Lee

3 Alasan Utama Koh Hanny lakukan Pencabutan Sertifikat Mualaf Richard Lee

Isu pencabutan sertifikat mualaf Richard Lee tengah menjadi sorotan publik. Di tengah dokter yang dikenal juga sebagai Selebgram itu tersandung kasus
FIFA Beri Restu, Timnas Indonesia Punya Opsi Kiper 199 Cm Berdarah Surabaya Peraih Trofi Pemain Terbaik Eredivisie

FIFA Beri Restu, Timnas Indonesia Punya Opsi Kiper 199 Cm Berdarah Surabaya Peraih Trofi Pemain Terbaik Eredivisie

Sorotan publik sepak bola Indonesia kini mengarah ke Belanda. Nama Kayne van Oevelen tiba-tiba mencuri perhatian setelah tampil gemilang bersama FC Volendam.
Belum Pernah Dilirik Timnas Indonesia, Top Skor Lokal Championship Ini Bisa Jadi Opsi John Herdman Buat Lini Serang Garuda di Piala AFF 2026

Belum Pernah Dilirik Timnas Indonesia, Top Skor Lokal Championship Ini Bisa Jadi Opsi John Herdman Buat Lini Serang Garuda di Piala AFF 2026

Tampil tajam dan jadi top skor pemain lokal di kasta kedua, winger lincah Bekasi City ini layak jadi opsi buat dibawa ke Timnas Indonesia pada Piala AFF 2026.
Bukan Kalah Kualitas! Pelatih Irak Akui Timnas Indonesia Jadi Korban Sistem Curang AFC dan Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Bukan Kalah Kualitas! Pelatih Irak Akui Timnas Indonesia Jadi Korban Sistem Curang AFC dan Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Pelatih Irak Graham Arnold ungkap ketidakadilan sistem playoff AFC yang rugikan Timnas Indonesia: Arab Saudi nikmati istirahat 6 hari, Indonesia cuma 3 hari.
Usai Dua Kali Dipecat, STY Siap Kembali Melatih: Dua Tawaran Asia

Usai Dua Kali Dipecat, STY Siap Kembali Melatih: Dua Tawaran Asia

Shin Tae-yong akhirnya buka suara soal masa depannya usai dua kali dipecat sepanjang 2025. Mantan pelatih Timnas Indonesia itu mengaku tetap terbuka menerima.
Bursa Transfer Persib Bandung: Jurnalis Belanda Ungkap Kiper Eredivisie Selangkah Lagi Susul Thom Haye dan Eliano Reijnders

Bursa Transfer Persib Bandung: Jurnalis Belanda Ungkap Kiper Eredivisie Selangkah Lagi Susul Thom Haye dan Eliano Reijnders

Media Belanda mengungkap kabar terbaru soal aktivitas Persib Bandung di bursa transfer musim panas. Seorang pemain Eredivisie dilaporkan bisa segera menyusul Thom Haye dan Eliano Reijnders.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT