News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

QRIS Internasional Permudah Transaksi Wisatawan Indonesia di Luar Negeri

Perkembangan sistem pembayaran digital terus menghadirkan kemudahan bagi masyarakat Indonesia yang bepergian ke luar negeri.
Rabu, 15 Juli 2026 - 08:15 WIB
Ilustrasi wisatawan.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Perkembangan sistem pembayaran digital terus menghadirkan kemudahan bagi masyarakat Indonesia yang bepergian ke luar negeri. Salah satu inovasi yang mulai banyak dimanfaatkan wisatawan adalah QRIS Internasional, yang memungkinkan transaksi lintas negara cukup dengan memindai kode QR menggunakan aplikasi pembayaran dari Indonesia tanpa perlu menukarkan uang tunai dalam jumlah besar.

Travel Content Creator sekaligus Digital Entrepreneur Rizaldo Arif Akbar menilai kehadiran QRIS Internasional menjadi salah satu kemajuan yang memberikan dampak nyata bagi wisatawan Indonesia, khususnya saat berkunjung ke negara-negara yang telah mendukung sistem pembayaran tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dulu banyak wisatawan harus menukar uang tunai dalam jumlah besar sebelum berangkat. Sekarang, di beberapa negara, cukup menggunakan aplikasi pembayaran yang mendukung QRIS Internasional untuk bertransaksi di merchant yang sudah terintegrasi. Ini jauh lebih praktis,” ujar Rizaldo.

Melalui akun TikTok @rizaldo.kangasep, Rizaldo kerap membagikan pengalaman perjalanan ke berbagai negara, termasuk tips memanfaatkan teknologi digital agar perjalanan menjadi lebih mudah dan efisien.

QRIS Internasional Semakin Memudahkan Wisatawan Indonesia

Saat ini, QRIS telah terhubung dengan sistem pembayaran di beberapa negara Asia melalui kerja sama lintas negara. Wisatawan Indonesia dapat menggunakan aplikasi pembayaran yang mendukung QRIS untuk melakukan transaksi di merchant yang menerima kode QR mitra setempat.

Negara yang telah mengimplementasikan atau mengembangkan konektivitas pembayaran berbasis QR dengan Indonesia antara lain:
- Malaysia
- Singapura
- Thailand

Selain itu, kerja sama pembayaran lintas negara juga terus dikembangkan dengan beberapa negara lain di kawasan, termasuk Filipina, Vietnam, Jepang, Korea Selatan, India, serta Uni Emirat Arab, meskipun tingkat implementasi dan cakupan merchant dapat berbeda di masing-masing negara.

Menurut Rizaldo, perkembangan tersebut memberikan kemudahan bagi wisatawan yang ingin menikmati perjalanan tanpa harus terlalu bergantung pada uang tunai.

Lebih Praktis Saat Berbelanja

Salah satu keunggulan yang dirasakan pengguna QRIS Internasional adalah kemudahan mengetahui nilai transaksi dalam mata uang Indonesia.

Ketika wisatawan melakukan pembayaran dengan memindai kode QR di merchant luar negeri, aplikasi pembayaran umumnya akan menampilkan nominal dalam mata uang lokal beserta estimasi nilai transaksi dalam Rupiah sebelum pembayaran dikonfirmasi.

Menurut Rizaldo, fitur tersebut membantu wisatawan mengambil keputusan saat berbelanja.

“Kita bisa langsung mengetahui kira-kira harga makanan, minuman, atau oleh-oleh jika dikonversikan ke Rupiah sebelum transaksi diselesaikan. Jadi lebih mudah mengontrol pengeluaran selama perjalanan,” katanya.

Ia menilai transparansi nilai transaksi tersebut juga membantu wisatawan mengurangi risiko salah menghitung nilai tukar ketika berada di luar negeri.

Mengurangi Kebutuhan Membawa Banyak Uang Tunai

Selain memberikan kemudahan dalam melihat nilai transaksi, penggunaan QRIS Internasional juga dinilai mampu mengurangi kebutuhan membawa uang tunai dalam jumlah besar.

Menurut Rizaldo, hal tersebut membuat perjalanan menjadi lebih nyaman sekaligus mengurangi kekhawatiran kehilangan uang tunai selama bepergian.

“Untuk kebutuhan sehari-hari seperti membeli makanan, minuman, oleh-oleh, atau membayar di berbagai merchant yang mendukung QR, penggunaan pembayaran digital menjadi pilihan yang lebih praktis,” ujarnya.

Meski demikian, ia tetap menyarankan wisatawan membawa sejumlah uang tunai dalam mata uang lokal sebagai cadangan, karena tidak semua toko atau wilayah menerima pembayaran digital.

Perencanaan Keuangan Saat Traveling Menjadi Lebih Mudah

Rizaldo juga melihat penggunaan QRIS Internasional dapat membantu wisatawan menyusun anggaran perjalanan dengan lebih baik.

Dengan melihat nilai transaksi dalam Rupiah sebelum pembayaran dilakukan, wisatawan dapat lebih mudah memantau pengeluaran harian tanpa harus terus-menerus menghitung kurs secara manual.

“Teknologi seperti ini membuat perjalanan menjadi lebih sederhana. Wisatawan bisa lebih fokus menikmati pengalaman selama liburan tanpa terlalu sering memikirkan perhitungan kurs setiap kali berbelanja,” jelasnya.

Menurutnya, perkembangan pembayaran digital lintas negara menjadi salah satu contoh bagaimana inovasi keuangan mampu mendukung sektor pariwisata dan mobilitas masyarakat.

Melalui berbagai konten perjalanan yang dibagikan di akun TikTok @rizaldo.kangasep, Rizaldo berharap semakin banyak masyarakat Indonesia yang memanfaatkan teknologi digital secara bijak untuk membuat perjalanan menjadi lebih aman, praktis, dan efisien.

“Perjalanan sekarang bukan hanya dimudahkan oleh transportasi dan internet, tetapi juga oleh sistem pembayaran digital. Selama memahami cara menggunakannya dengan benar, wisatawan bisa menikmati pengalaman berbelanja di luar negeri dengan lebih nyaman dan transparan,” tutup Rizaldo.(chm)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR Buka Ruang Aspirasi Desa, AKSI Siap Dukung Program Prabowo: Membangun Indonesia dari Desa

DPR Buka Ruang Aspirasi Desa, AKSI Siap Dukung Program Prabowo: Membangun Indonesia dari Desa

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad bersama Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa dan Sari Yuliati membuka Rapat Kerja Nasional AKSI di Ruang Pustakaloka, Gedung
DPR Terima Aspirasi Kades AMJ, Bahas Kepastian Pilkades 2027 dan Penjabat Kades

DPR Terima Aspirasi Kades AMJ, Bahas Kepastian Pilkades 2027 dan Penjabat Kades

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad bersama Pimpinan DPR RI Sari Yuliati dan Saan Mustopa menerima audiensi Koordinator Nasional Kades AMJ di Ruang Abdul Muis,
MUF Genjot Adopsi Kendaraan Listrik, Bank Mandiri Perkuat Kolaborasi dengan Dealer

MUF Genjot Adopsi Kendaraan Listrik, Bank Mandiri Perkuat Kolaborasi dengan Dealer

MUF bersama Bank Mandiri dan dealer otomotif menggelar pengalaman EV dan hybrid di Bali untuk mendorong adopsi kendaraan listrik di Pulau Dewata lebih massif.
AHY Jelaskan Maksud Omongan Kekuasaan Ada Batasnya dalam Pidato Politiknya, Khawatir Ada yang Salah Tafsir

AHY Jelaskan Maksud Omongan Kekuasaan Ada Batasnya dalam Pidato Politiknya, Khawatir Ada yang Salah Tafsir

Terkait pidato politiknya, AHY menegaskan bahwa bahwa Partai Demokrat memiliki posisi yang jelas, yakni mendukung keberhasilan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Lewis Hamilton Angkat Bendera Putih di F1 2026? Sebut Ferrari Terlambat Memprioritaskannya

Lewis Hamilton Angkat Bendera Putih di F1 2026? Sebut Ferrari Terlambat Memprioritaskannya

Lewis Hamilton nampaknya mulai pesimis dalam perburuan gelar F1 2026 setelah Ferrari dinilai terlambat mengambil keputusan untuk memprioritaskannya.
Lewat Inpres Ini, Pemerintah Perjelas Batas Penerapan Kearifan Lokal dalam Pembukaan Lahan

Lewat Inpres Ini, Pemerintah Perjelas Batas Penerapan Kearifan Lokal dalam Pembukaan Lahan

Presiden RI, Prabowo Subianto menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 11 Tahun 2026 tentang Penguatan Penegakan Larangan Pembukaan Lahan dengan Cara Membakar dan Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan pada 31 Agustus 2026.

Trending

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

Kabar meninggalnya Fajar Sahrudin menyisakan cerita memilukan. Dua hal dalam kasus ini menjadi sorotan dan membuat kisahnya semakin mengundang perhatian.
Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Tiga berita menjadi sorotan di tvOnenews.com sepanjang Selasa (8/9), mulai dari konfirmasi polisi terkait dugaan bunuh diri di GBK hingga Megawati Hangestri.
Penjelasan Kadiv Humas GBK terkait Penemuan Jasad Fajar Sahrudin di Dekat Pintu 10: Kita Kumpulkan Bukti dan Cek CCTV

Penjelasan Kadiv Humas GBK terkait Penemuan Jasad Fajar Sahrudin di Dekat Pintu 10: Kita Kumpulkan Bukti dan Cek CCTV

Kepala Divisi (Kadiv) Humas Hukum Administrasi GBK, Asep Triyadi, memberikan konfirmasi resmi kepada tvOnenews.com perihal peristiwa penemuan jasad tersebut.
Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk kasus dugaan bundir Fajar Sahrudin. Guna memastikan seluruh rangkaian peristiwa yang kini viral di Medsos.
Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Pemeriksaan tersebut untuk mempertebal alat bukti dugaan suap temuan BPK soal pengadaan barang di Pemerintah Kabupaten Muara Enim.
Dikonfirmasi Kakak Sulung, Fajar Sahrudin Telah Meninggal Dunia: Tanpa Autopsi, Sudah Dimakamkan di Lampung

Dikonfirmasi Kakak Sulung, Fajar Sahrudin Telah Meninggal Dunia: Tanpa Autopsi, Sudah Dimakamkan di Lampung

Tim tvOnenews.com mencoba menghubungi kakak sulung Fajar Sahrudin, Deni, untuk mengonfirmasi hal tersebut. Deni mengatakan, bahwa adiknya telah meninggal dunia.
Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jauh sebelum kematiannya karena bunuh diri, ternyata jejak digital Fajar Sahrudin pada Juni 2025 menunjukkan bahwa dirinya pernah berniat lakukan hal serupa.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT