Manfaat Journaling untuk Kesehatan Mental, Kenali 5 Jenis Journaling yang Bisa Dicoba
- Usplash/Emma Dau
Jakarta, tvOnenews.com - Dalam beberapa tahun terakhir, journaling menjadi salah satu tren self-care yang banyak dibagikan di TikTok, Instagram, hingga Pinterest.
Mulai dari halaman penuh warna berisi kolase dan stiker, catatan film yang baru ditonton, hingga buku kecil berisi daftar rasa syukur, semuanya termasuk bentuk journaling.
Namun, journaling bukan sekadar hobi yang estetik. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan menulis jurnal juga dapat membantu menjaga kesehatan mental, mulai dari mengurangi stres hingga membantu seseorang lebih memahami emosinya.
Journaling merupakan salah satu kegiatan mencatat pengalaman, perasaan, atau ide ke dalam sebuah jurnal, baik dalam bentuk tulisan, gambar, maupun kombinasi keduanya.
- Usplash/Emma Dau
Menurut American Psychological Association (APA), journaling merupakan salah satu bentuk expressive writing, yaitu teknik menulis yang bertujuan membantu seseorang memproses pengalaman dan emosi.
Sementara University of Rochester Medical Center menyebut journaling dapat membantu seseorang mengenali pemicu stres, mengelola emosi, hingga memantau perkembangan kesehatan mental.
Berbeda dengan buku harian yang umumnya hanya menceritakan kejadian sehari-hari, journaling lebih menekankan pada proses refleksi dan ekspresi diri.
Salah satu manfaat terbesar journaling adalah meningkatkan self-awareness atau kesadaran diri.
Melalui catatan yang dibuat secara rutin, seseorang dapat melihat pola mengenai hal-hal yang membuatnya bahagia, sedih, marah, atau cemas. Dari situ, akan lebih mudah mengenali kebiasaan yang perlu dipertahankan maupun diubah.
Psikolog James W. Pennebaker, pelopor penelitian mengenai expressive writing, menemukan bahwa menulis tentang pengalaman emosional dapat membantu seseorang memproses peristiwa yang sulit dan mengurangi beban psikologis.
Salah satu alasan journaling semakin populer adalah karena bentuknya sangat beragam. Anda bisa memilih jenis jurnal sesuai minat, kebutuhan, atau hobi.
1. Art journaling
Jika Anda menyukai kegiatan kreatif, art journaling bisa menjadi pilihan. Jenis jurnal ini memadukan tulisan dengan gambar, ilustrasi, cat air, kolase, stiker, foto, hingga potongan majalah.
- Isimewa
Fokusnya bukan menghasilkan karya seni yang sempurna, melainkan mengekspresikan perasaan melalui media visual.
Menurut American Art Therapy Association, aktivitas kreatif dapat membantu seseorang mengekspresikan emosi yang sulit diungkapkan melalui kata-kata.
Load more