News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Punya Burung? Sekolahkan di Sini

Sekolah ternyata tidak hanya dilakukan oleh manusia. Di Sleman Yogyakarta ada sekolah yang seluruh siswanya adalah burung. UTJ Murai Boarding School namanya.
Jumat, 10 September 2021 - 11:21 WIB
UTJ Murai Boarding School
Sumber :
  • tvOne

Sleman, DIY - Sekolah ternyata tidak hanya dilakukan oleh manusia. Di Sleman Yogyakarta ada sekolah yang seluruh siswanya adalah burung. UTJ Murai Boarding School namanya. Sekolah khusus burung murai batu satu-satunya di Yogyakarta ini dirikan seorang mahasiswa bernama Saleh (23).

Hampir setiap pagi, Saleh dibantu empat karyawannya sibuk merawat burung yang sedang hits di kalangan penghobi kicau mania ini. Mulai dari memberi makan, menjemur, memandikan, hingga melatih agar burung berkicau. Saleh bercerita, ide awalnya membuka sekolah burung murai tercetus tiga tahun lalu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ide awalnya dari dulu saya suka burung, suka memelihara dan menangkarkan, lalu tahun 2018 mulai coba-coba membuka sekolah burung di Jogja," ucapnya Jumat (10/9).

Sekolah burung murai ini menerima siswa mulai usia 2 hingga 8 bulan, untuk disiapkan mengikuti lomba. Mereka dididik dengan perawatan kesehatan dan pola makan yang bagus agar menjadi juara.

"Merawat dari jam 8 pagi sampai 4 sore, dididik menjadi atlet sang juara. Keinginan mereka burungnya bisa bunyi gacor atau berkicau, percuma kita punya burung kalau gak berkicau," lanjutnya.

Tak hanya lokal Yogyakarta, siswa sekolah burung murai juga berasal dari berbagai kota di pulau Jawa, Sumatera hingga Kalimantan. Bahkan ada juga yang pemiliknya dari Korea dan Taiwan, namun dititipkan di sekolah ini.

Layaknya sekolah pada manusia, pendidikan di sekolah burung murai ini juga memakai sistem semester. Biayanya antara Rp500 ribu hingga Rp800 ribu. "Lulusan disini juga mendapat sertifikat legalitas dari BnR Indonesia," imbuhnya.

Selama masa pandemi Covid-19, bisnis sekolah burung murai bahkan tetap jaya. Omzet dan siswa yang ikut sekolah juga meningkat hingga 60 persen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Peningkatan 60 persen, sebelumnya 30 sampai 60 siswa, tapi setelah pandemi malah melonjak jadi 180 siswa per semester. Alasannya mereka pengen punya burung bagus tapi gak ada waktu untuk merawat, jadi menitipkan disini," pungkasnya.

Sekolah burung murai ini menjadi hobi yang menghasilkan cuan saat pandemi Covid-19, karena langka dan belum banyak diminati. (Andri Prasetiyo/prs)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polisi Tutup Lokasi Tambang Emas Lawang Tua, Pasca 3 Penambang Tewas Tertimpa Runtuhan

Polisi Tutup Lokasi Tambang Emas Lawang Tua, Pasca 3 Penambang Tewas Tertimpa Runtuhan

Tragedi maut terjadi di kawasan tambang emas rakyat Lawang Tua, Desa Lantung, Kecamatan Lantung, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat,
Sebelum Pergi, Fajar Sahrudin Tinggalkan Donasi Rp40 Juta untuk Mereka yang Membutuhkan

Sebelum Pergi, Fajar Sahrudin Tinggalkan Donasi Rp40 Juta untuk Mereka yang Membutuhkan

Fajar Sahrudin meninggalkan pesan tentang kepedulian sebelum meninggal. Ia tercatat mendonasikan total Rp40 juta kepada sejumlah organisasi dan komunitas
Karhutla Masih Terjadi, Andrew Kalaweit Ungkap Lokasi di Kalteng, Ada Tambang Emas Ilegal

Karhutla Masih Terjadi, Andrew Kalaweit Ungkap Lokasi di Kalteng, Ada Tambang Emas Ilegal

Karhutla masih terjadi di Kalteng, Andrew Kalaweit ungkap lokasi dan temuan Tambang Emas Ilegal dari foto drone di jalur Palangkaraya-Muarateweh.
CPNS 2026 Belum Dibuka, Cek Syarat Umum dan Formasi yang Sudah Tersedia

CPNS 2026 Belum Dibuka, Cek Syarat Umum dan Formasi yang Sudah Tersedia

Pendaftaran CPNS 2026 belum diumumkan pemerintah. Simak syarat umum, dokumen, materi SKD, serta informasi formasi sekolah kedinasan.
Kata Petinggi Yamaha Setelah Berhasil Boyong Jack Miller ke WorldSBK Musim Depan: Peluang yang Tak Bisa Dilewatkan!

Kata Petinggi Yamaha Setelah Berhasil Boyong Jack Miller ke WorldSBK Musim Depan: Peluang yang Tak Bisa Dilewatkan!

Yamaha menyambut kedatangan Jack Miller ke proyek mereka di WorldSBK 2027 dengan menyebut rider asal Australia itu sebagai aset penting hadapi musim depan.
Dituding Merusak Cagar Budaya, Wali Kota Gorontalo Akan laporkan Menteri Fadli Zon Ke Bareskrim

Dituding Merusak Cagar Budaya, Wali Kota Gorontalo Akan laporkan Menteri Fadli Zon Ke Bareskrim

Langkah hukum itu diambil buntut dari beredarnya video pernyataan Menteri Kebudayaan di media sosial yang menuding dirinya melakukan pengrusakan dan pembongkaran bangunan situs cagar budaya di wilayah Kota Gorontalo.

Trending

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

Kabar kematian Fajar Sahrudin alias FS (31), pria asal Lampung yang viral meninggal dunia diduga akibat bunuh diri di GBK memunculkan sejumlah fakta terbaru.
Reaksi REMISI usai Ditandai dalam Pesan Perpisahan Pria yang Tewas Diduga Akhiri Hidup di GBK: Rest In Love Fajar Sahrudin

Reaksi REMISI usai Ditandai dalam Pesan Perpisahan Pria yang Tewas Diduga Akhiri Hidup di GBK: Rest In Love Fajar Sahrudin

REMISI org, organisasi wadah penyandang disabilitas psikosial merespon ucapan terima kasih Fajar Sahrudin (31), warga Lampung yang tewas akhiri hidup di GBK.
Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal mula Fajar Sahrudin ditemukan tewas di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, mulai terungkap. Ini penjelasan pihak kepolisian.
Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Karier 5 zodiak ini diprediksi makin moncer besok, 11 September 2026. Ada yang dilirik atasan, dapat peluang baru, hingga ide yang bikin namanya diperhitungkan!
Siap-Siap Digempur Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 11 September 2026: Gemini Panen Dana Segar

Siap-Siap Digempur Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 11 September 2026: Gemini Panen Dana Segar

Jumat, 11 September 2026, diprediksi menjadi hari yang cukup menarik bagi sejumlah zodiak dalam urusan finansial. Siapa saja yang bakal berlimpah cuan besok?
Ditemukan Tak Bernyawa di GBK, Fajar Sahrudin Sempat Divonis Bipolar Disorder, Ini Penyebabnya

Ditemukan Tak Bernyawa di GBK, Fajar Sahrudin Sempat Divonis Bipolar Disorder, Ini Penyebabnya

Viral Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT