News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Parfi: Gunawan Maryanto Berhasil Mengalahkan Aktor Populer Ibukota

Gunawan Maryanto raih penghargaan Usmar Ismail Award (UAI) kategori Pemeran Utama Pria Terbaik berkat film “Istirahatlah Kata-kata” dan aktor terbaik dalam Festival Film Indonesia (FFI) di film “Hiruk-Pikuk si Al-Kisah” (The Science Of Fictions).
Kamis, 7 Oktober 2021 - 10:24 WIB
Parfi turut berduka atas meninggalnya Gunawan Maryanto
Sumber :
  • ANTARA FOTO

Jakarta - Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) menyampaikan duka cita atas meninggalnya aktor, penulis, dan sutradara teater asal Jogjakarta Gunawan Maryanto pada Rabu (6/10). “Saya Evry Joe, Ketua Humas Parfi mengucapkan duka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulang dengan mendadaknya sahabat kita, seniman dari Jogja, mas Gunawan Maryanto,” kata Ketua Humas Parfi Evry Joe melalui pesan yang diterima pada Kamis.

Terkait berita duka ini, Evry mengatakan, pihaknya telah menghubungi senior teater Institut Kesenian Jakarta (IKJ) Jose Rizal Manua untuk meminta konfirmasi terkait berita duka yang datang secara mendadak. “Beliau [Jose Rizal Manua] menyatakan betul berpulangnya mas Gunawan Maryanto itu mendadak, sepertinya serangan jantung. Semoga almarhum berpulang dengan khusnul khatimah,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mengutip keterangan akun resmi Instagram Teater Garasi, jenazah Gunawan Maryanto disemayamkan di studio Teater Garasi sejak Rabu (6/10) malam hingga Kamis pukul 08.00 WIB. Selanjutnya, jenazah dibawa ke rumah duka di Karang Malang. Rencananya pemakaman akan dilakukan hari ini pukul 13.00 WIB di Karang Malang.

Evry mengenang Gunawan sebagai aktor yang berpenampilan sederhana, namun dapat mengalahkan aktor populer ibukota ketika berhasil meraih penghargaan aktor terbaik. “Saya kebetulan kenal beliau tahun 2017, beliau mendapatkan gelar aktor terbaik sebuah film yang digarap di Jogja,” kenang Evry tentang Gunawan.

Pada 2017, Gunawan memenangkan penghargaan Usmar Ismail Award (UAI) kategori Pemeran Utama Pria Terbaik berkat film “Istirahatlah Kata-kata”. Terakhir pada tahun lalu, ia diganjar penghargaan aktor terbaik dalam Festival Film Indonesia (FFI) untuk perannya di film “Hiruk-Pikuk si Al-Kisah” (The Science Of Fictions). Kedua film tersebut disutradarai oleh Yosep Anggi Noen.

Melihat pencapaian terbaik Gunawan Maryanto sebagai seniman yang lahir dari daerah, Evry berharap para seniman daerah lain dapat terus maju dan berkembang dengan memperjuangkan kearifan lokal di kancah nasional maupun internasional.

Gunawan aktif mengelola Teater Garasi sebagai Associate Artistic dan Indonesia Dramatic Reading Festival (IDRF) selaku penata program. Mengutip halaman resmi Teater Garasi, karya penyutradaraannya bersama kelompok teater tersebut antara lain "Sri" (adaptasi dari Yerma karya F Garcia Lorca, 1999), "Repertoar Hujan" (2001, 2005), "Dicong Bak" (2006), "Gandamayu" (2012), dan "Krontjong Mendoet" (2012).

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Persib Konfirmasi Rumor Mariano Peralta Hingga Ragnar Oratmangoen

Persib Konfirmasi Rumor Mariano Peralta Hingga Ragnar Oratmangoen

Persib Bandung hanya merekrut dua pemain baru, Layvin Kurzawa dan Dion Markx serta memanggil kembali Dedi Kusnandar yang sempat dipinjamkan ke Bhayangkara FC. 
Sehari KPK OTT Dua Lokasi di Jakarta dan Banjarmasin

Sehari KPK OTT Dua Lokasi di Jakarta dan Banjarmasin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Jakarta dan Banjarmasin. OTT ini dilakukan di hari yang sama, Rabu (4/2/2026).
Polisi Ungkap Pembuang Bayi di Senduro Lumajang, Pelakunya Orang Tua Kandung

Polisi Ungkap Pembuang Bayi di Senduro Lumajang, Pelakunya Orang Tua Kandung

Kepolisian Sektor Senduro Lumajang Jawa Timur, akhirnya berhasil menemukan pelaku pembuang bayi laki-laki di sebuah warung gorengan Desa Kandangan Kecamatan Senduro Lumajang, pada Rabu (4/2) pagi.
Tragedi Siswa Ngada, Menko PM Cak Imin: Masyarakat Kalau Ada Masalah Ekonomi Sampaikan Pada Kita

Tragedi Siswa Ngada, Menko PM Cak Imin: Masyarakat Kalau Ada Masalah Ekonomi Sampaikan Pada Kita

Kasus anak bunuh diri di NTT, negara seharusnya tidak boleh kecolongan hanya karena jalur komunikasi antara masyarakat dan pemerintah tersumbat, baik secara administratif maupun sosial.
Bahar bin Smith Minta Tunda Pemeriksaan Perdana Sebagai Tersangka, Kuasa Hukum Beberkan Alasannya

Bahar bin Smith Minta Tunda Pemeriksaan Perdana Sebagai Tersangka, Kuasa Hukum Beberkan Alasannya

Bahar bin Smith minta penundaan pemeriksaan perdana sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Banser Kota Tangerang hari ini.
Presiden Instruksikan Penggunaan Genteng untuk Program 3 Juta Rumah, Ini Respon Pengrajin Lokal di Banyuasin

Presiden Instruksikan Penggunaan Genteng untuk Program 3 Juta Rumah, Ini Respon Pengrajin Lokal di Banyuasin

Presiden Prabowo Subianto menurunkan instruksi penggunaan genteng untuk program 3 juta rumah. Hal itu disampaikan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) seluruh

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Puluhan pedagang Pasar Sambas berunjuk rasa menolak penggusuran lahan di Pasar Sambas, Kota Medan, yang akan dieksekusi juru sita Pengadilan Negeri (PN) Medan,
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT