Tutup Menu
LIVESTREAM
Artikel
Paul McCartney (Beatles): Saya tidak menghasut perpecahan
Sumber :
  • antara

Paul McCartney (Beatles): Saya Tidak Menghasut Perpecahan

Senin, 11 Oktober 2021 - 20:49 WIB

Jakarta - Personel grup band legendaris The Beatles Paul McCartney, membantah anggapan bahwa dirinya telah bertanggung jawab atas perpisahan grup tersebut selama ini. “Saya tidak menghasut perpecahan. Itu Johnny,” kata McCartney dalam wawancara untuk episode “This Cultural Life” BBC Radio 4 yang akan disiarkan akhir bulan ini, dikutip dari The Guardian pada Senin waktu setempat.

Ketika The Beatles berpisah lebih dari 50 tahun yang lalu, McCartney telah lama yang paling disalahkan atas perpecahan tersebut. “Suatu hari John masuk ke sebuah ruangan dan berkata saya akan meninggalkan The Beatles. Apakah itu yang memicu perpecahan, atau tidak?” Ia mengatakan dirinya ingin grup itu terus berlanjut, terutama setelah hanya delapan tahun bersama, mereka masih menciptakan karya-karya yang bagus, seperti “Abbey Road” dan “Let It Be”.

“Ini adalah band saya, ini adalah pekerjaan saya, ini adalah hidup saya, jadi saya ingin ini berlanjut,” ujarnya.

McCartney mengatakan pada saat itu dirinya dan personel lain yang tersisa dibiarkan merasa kebingungan dan permasalahan tersebut jadi berlarut-larut karena pada saat itu manajer Allen Klein menyarankan, mereka untuk tidak memberikan pernyataan tentang perpisahan itu hingga perjanjian bisnis diselesaikan Klein. “Jadi selama beberapa bulan kami harus berpura-pura. Itu aneh karena kita semua tahu itu adalah akhir dari The Beatles, tetapi kita tidak bisa pergi begitu saja,” kata musisi berusia 79 tahun itu.

Seandainya Lennon tidak memutuskan untuk berpisah, McCartney percaya bahwa perjalanan The Beatles mungkin bisa lebih lama. “Bisa saja. Intinya adalah bahwa John membuat hidup baru dengan Yoko. John selalu ingin melepaskan diri dari masyarakat karena, Anda tahu, dia dibesarkan oleh Bibi Mimi-nya, yang cukup represif, jadi dia selalu ingin melepaskan diri,” ujarnya.(ant/chm)

Berita Terkait :
Topik Terkait
Saksikan Juga
Jangan Lewatkan
KPK Amankan Rp1,7 Miliar Dalam OTT Bupati Musi Banyuasin

KPK Amankan Rp1,7 Miliar Dalam OTT Bupati Musi Banyuasin

KPK mengamankan uang sekitar Rp1,7 miliar terkait operasi tangkap tangan (OTT) Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin (DRA) dan kawan-kawan.
Garut Darurat Pengguna Obat Haram, Ibu Jadi Pengedar ke Remaja dan Pelajar

Garut Darurat Pengguna Obat Haram, Ibu Jadi Pengedar ke Remaja dan Pelajar

Obat - obat haram tersebut sudah sampai di jaringan Desa di pelosok Garut, bahkan yang bikin miris, pengedarnya seorang ibu rumah tangga
Imigrasi Sumbawa Buka Layanan Eazy Passport

Imigrasi Sumbawa Buka Layanan Eazy Passport

Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sumbawa Besar, Kanwil Kemenkumham NTB, menghadirkan solusi pembuatan paspor Eazy Passport.
Puan: Pinjol Harus Diberantas Hingga ke Pemodal

Puan: Pinjol Harus Diberantas Hingga ke Pemodal

Pinjol ilegal harus diberntas hingga ke akar-akarnya, termasuk pemodal meski ia merupakan Warga Negara Asing.
Hari Jadi Kota Batu, Panitia Perketat Klaster Covid-19

Hari Jadi Kota Batu, Panitia Perketat Klaster Covid-19

gugus tugas penanganan Covid-19 setempat terus melakukan pengawasan kegiatan masyarakat yang diduga mampu menimbulkan klaster baru penularan Covid-19
Gagal Selundupkan Sabu ke dalam Rutan, Seorang IRT Gol di Tangan Polisi

Gagal Selundupkan Sabu ke dalam Rutan, Seorang IRT Gol di Tangan Polisi

Seorang IRT berupaya menyelundupkan Sabu-sabu di dalam nasi bungkus ke Rutan Labuhan Deli.
Trending
Gempa Bali, Sejumlah Warga Masih Tertimbun

Gempa Bali, Sejumlah Warga Masih Tertimbun

Made mengatakan, guncangan terasa di hampir seluruh wilayah di Bali, terutama di dua daerah.
Bus Wisata yang Tabrakan Beruntun di Tol Merak Angkut Rombongan Ziarah

Bus Wisata yang Tabrakan Beruntun di Tol Merak Angkut Rombongan Ziarah

Akibat tabrakan beruntun itu, satu orang bernama Haji Boto, meninggal dunia.
Ratusan Warga Kepung & segel Desa Bonto Kassi Takalar, Ada Apa?

Ratusan Warga Kepung & segel Desa Bonto Kassi Takalar, Ada Apa?

Ratusan warga di Desa Bonto Kassi, Kecamatan Galesong Selatan, Kabupaten Takalar, Sulawesi selatan, mengepung Kantor Desa Bontokassi dan melakukan aksi unjuk rasa terkait dugaan kecurangan seleksi Kepala Desa.
Sejumlah Bangunan Rusak akibat Gempa Bumi di Bali 

Sejumlah Bangunan Rusak akibat Gempa Bumi di Bali 

SAR Denpasar juga menyebutkan, masyarakat di sejumlah wilayah merasakan guncangannya.
Selain Anak Alex Noerdin, Ini Pejabat Muba yang Terjaring OTT KPK

Selain Anak Alex Noerdin, Ini Pejabat Muba yang Terjaring OTT KPK

Buntut penangkapan Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin, oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), sejumlah pejabat Pemkab pun turut diamankan KPK.
Gempa Bali, BPBD Sibuk Evakuasi Korban yang Tertimbun

Gempa Bali, BPBD Sibuk Evakuasi Korban yang Tertimbun

Korban belum bisa dikeluarkan dari reruntuhan karena BPBD masih menunggu Tim SAR. 
Solar Langka, Picu Antrean Panjang di SPBU

Solar Langka, Picu Antrean Panjang di SPBU

Sejumlah SPBU beberapa hari terakhir, mengalami kelangkaan Bahan Bakar Minyak khususnya jenis solar
Selengkapnya
Viral
Jadwal Hari Ini
Jam
Jadwal Acara
Apa Kabar Indonesia Malam
20:00 - 21:00
Kabar Utama
21:00 - 22:00
Indonesia Dalam Peristiwa
22:00 - 00:00
One Pride Mixed Martial Arts
23:59 - 01:00
Kabar Hari Ini
01:00 - 02:00
Trust
Selengkapnya