News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan Diabetes atau Kanker, Ini Penyakit Paling Berbahaya Menurut dr Zaidul Akbar, Banyak Orang Tak Sadar Terpapar Penyebabnya

Penyakit paling berbahaya ternyata bukanlah diabetes atau kanker. Dr Zaidul Akbar mengungkapkan penyakit mematikan yang tak disadari orang, ini penyebabnya...
Selasa, 30 Mei 2023 - 04:30 WIB
dr Zaidul Akbar
Sumber :
  • Youtube dr Zaidul Akbar

tvOnenews.com – Manusia kerap dihantui berbagai penyakit dalam kehidupan. Bukan penyakit diabetes atau kanker, ternyata ada penyakit paling berbahaya menurut dr Zaidul Akbar.

Dilansir dari kanal Youtube dr Zaidul Akbar Official, ia mengungkapkan bahwa banyak orang yang mengalami kegelisahan akibat berbagai masalah di dunia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rasa kegelisahan ini bisa membuat tubuh menjadi lemah.

“Banyak orang yang kehidupannya selalu dalam kondisi gelisah-gelisah ini menyebabkan dirinya semakin lemah, bahkan dunia ini semakin sempit untuknya,” kata dr Zaidul Akbar.

“Bukan kegelisahan yang kaitannya dengan akhirat, ini menjadi hal yang tidak sehat. Sesuatu yang kadang hal kecil saja itu bisa melemahkan dirinya. Kadang hal kecil itu bisa membuat dia tidak semangat lagi,” lanjutnya.

Dr Zaidul Akbar menyampaikan bahwa nabi berlindung dari beberapa hal buruku seperti rasa malas, pengecut dan sebagainya.

“Nabi menjelaskan kepada kita bahwa beliau selalu berlindung dari beberapa hal yaitu malas, takut, sedih, pengecut dan bakhil,” ungkapnya.

Ternyata hal tersebut adalah bentuk dari penyakit hati yang mana akan mempengaruhi kesehatan fisik kita.

“Maka sebenarnya inilah penyakit-penyakit hati. Itu akan menjadi masalah buat organ kita ata fisik kita,” ujar dr Zaidul Akbar.

Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa wanita hamil yang sedih berkepanjangan akan membuat imunitas bayinya ikut melemah.

“Seorang yang misalkan katakanlah sedih ya atau mungkin berkepanjangan, itu dalam penelitian disebutkan ternyata ibu hamil saja yang terus-menerus merasakan sedih maka anak yang dia kandung itu akan memiliki imunitas yang lemah sampai akan muncul masalah pada genetikanya,” pungkas dr Zaidul Akbar.

Menurutnya semua penyebab emosi negatif itu masih bisa diatasi dengan cara yang benar.

“Ini semua masalah-masalah atau penyebab emosi atau perasaan yang tidak nyaman harus ditanggulangi dengan cara apa? Tentunya dengan Al-Qur’an,” ucap dr Zaidul Akbar.

Selain itu, ia mengatakan bahwa penyebab lain dari penyakit mematikan adalah toksin hati.

“Lalu yang kedua, hal lain yang menyebabkan itu harus dibuang. Kata nabi dosa itu sesuatu yang menggelisahkan, maka dua poin tadi membicarakan tentang toksin hati menjadi hal yang sangat krusial,” sambungnya.

Diketahui, tak sedikit orang yang mengalami kecemasan berlebih atau anxiety.

“Sekarang banyak orang-orang yang mengeluh dengan anxiety atau kecemasan. Kalau saya boleh menyimpulkan dalam versi saya, bisa jadi anxiety itu muncul karena dosa yang dia lakukan,” ujar dr Zaidul Akbar.

Kecemasan atau anxiety ini umumnya ditimbulkan dari rasa khawatir tentang kehidupan, pekerjaan dan sebagainya.

“Mungkin pada kategori yang bisa kita anggap kecil saja, bisa jadi itu menimbulkan anxiety atau kecemasan tadi. Contoh dia berburuk sangka dengan Allah, terlalu khawatir dengan urusan dunianya, pekerjaannya sehingga hati it uterus was-was,” sambungnya.

Ini Obat untuk Penyakit Paling Berbahaya Menurut dr Zaidul Akbar

Dr Zaidul Akbar menegaskan bahwa penyakit hati justru bisa berakibat fatal dan bisa diturunkan ke generasi selanjutnya.

“Penyakit-penyakit seperti ini jauh lebih memberikan efek yang fatal pada diri seseorang, maka ini kita boleh renungi. Ini boleh saya katakan menjadi penyakit yang bisa diturunkan,” jelasnya.

Dr Zaidul Akbar juga memberikan contoh lain dari seorang istri yang terlalu cemas bisa menjadi penyakit fisik.

“Misal ibu atau wanita yang was-was luar biasa terhadap suaminya begini begitu, padahal suaminya baik-baik saja. Maka cepat atau lambat akan menjadi penyakit fisik salah satunya darah tinggi,” tandasnya.

Tak hanya itu, dr Zaidul Akbar mengungkapkan bahwa penyakit kista, tumor hingga kanker penyebabnya tak lepas dari masalah emosi.

“Dari yang saya pelajari beberapa waktu belakangan ini ya seperti kasus tumor, kista, kanker yang menimpa kaum wanita dari yang saya pelajari ternyata tidak lepas dari masalah ketika anak itu masih dalam kandungan dan masa zona pengasuhannya, mulai dari kurangnya kasih sayang, dendam dan seterusnya,” pungkas dr Zaidul Akbar.

Ia mengatakan agar tubuh tetap sehat, menjaga perasaan dan hati adalah salah satu kunci yang krusial.

“Semakin banyak beban emosi yang dirasakan maka konsekuensinya raga kita pasti akan sakit. Jadi kalau raga tidak mau sakit maka jagalah perasaan dan hati,” katanya.

Dr Zaidul Akbar menekankan bahwa penyakit hati adalah penyakit berat yang menjadi penyebab timbulnya kanker hingga autoimun.

“Penyakit yang paling berat menimpa seseorang berkaitan dengan emosi, penyakit yang berkaitan dengan hasad dan dendam kebencian, itu penyakit paling berat karena bisa sampai ke penyakit yang seperti kanker, autoimun itu dari asal muasalnya di situ,” kata dr Zaidul Akbar.

Salah satu hal yang menjadi penyembuhnya adalah perasaan ikhlas dan sabar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Terus antitoksinnya apa? Maka detoxnya adalah ikhlas ya sabar,” tutupnya. (rka)

Baca artikel terkini dari tvOnenews.com selengkapnya di Google News, klik disini.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Grand Final Proliga 2026: Gagal Comeback dari LavAni, Kapten Jakarta Bhayangkara Presisi Pilih Fokus Hadapi Laga Kedua

Grand Final Proliga 2026: Gagal Comeback dari LavAni, Kapten Jakarta Bhayangkara Presisi Pilih Fokus Hadapi Laga Kedua

Duel panas di laga perdana Grand Final Proliga 2026 harus berakhir pahit untuk juara bertahan, Jakarta Bhayangkara Presisi.
Ribuan Pelari Ramaikan Adhyaksa International Run 2026, BNI Dukung Sport Tourism di Bali

Ribuan Pelari Ramaikan Adhyaksa International Run 2026, BNI Dukung Sport Tourism di Bali

Sebanyak 3.500 pelari dari dalam dan luar negeri akan ambil bagian pada ajang Adhyaksa International Run 2026, yang digelar di Peninsula Nusa Dua, Bali
Jeritan Orang Tua di Balik Penggerebekan Daycare Little Aresha di Kota Yogyakarta: Tangan Anak Saya Diikat!

Jeritan Orang Tua di Balik Penggerebekan Daycare Little Aresha di Kota Yogyakarta: Tangan Anak Saya Diikat!

Penggerebekan daycare Little Aresha yang dilakukan oleh aparat kepolisian mengungkap kondisi memprihatinkan sejumlah balita yang dititipkan dalam daycare tersebut. 
Kabar Gembira untuk John Herdman, Gelandang Berdarah Manado Rp347 Miliar Jadi Pahlawan Lolosnya Lazio ke Final Coppa Italia

Kabar Gembira untuk John Herdman, Gelandang Berdarah Manado Rp347 Miliar Jadi Pahlawan Lolosnya Lazio ke Final Coppa Italia

Kabar menarik datang yang bisa jadi angin segar bagi pelatih Timnas Indonesia, John Herdman. Kenneth Taylor tampil krusial bersama Lazio di ajang Coppa Italia.
Pemprov DKI Hadirkan Layanan Pembayaran Pajak Daerah yang Kian Mudah Diakses

Pemprov DKI Hadirkan Layanan Pembayaran Pajak Daerah yang Kian Mudah Diakses

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menghadirkan beragam channel pembayaran Pajak Daerah untuk memudahkan masyarakat dalam menunaikan kewajiban perpajakan.
Praka Rico Pramudia Gugur di Lebanon, DPR Desak PBB Evaluasi Perlindungan Pasukan UNIFIL

Praka Rico Pramudia Gugur di Lebanon, DPR Desak PBB Evaluasi Perlindungan Pasukan UNIFIL

Praka Rico Pramudia menjadi personel TNI kedua yang gugur akibat serangan Israel terhadap posisi Pasukan Sementara PBB di Lebanon pada 29 Maret lalu.

Trending

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Harta kekayaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi suka berbagi kepada warga. Permintaan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebelum Gedung Sate jadi lokasi perayaan Persib
DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Penggemar voli Indonesia ramai-ramai ajak alihkan dukungan ke Hillstate setelah Red Sparks tidak memilih Megawati Hangestri untuk isi kuota pemain Asia V-League
John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

Kabar melegakan datang dari Slovakia untuk pecinta sepak bola tanah air. Gelandang andalan Timnas Indonesia Marselino Ferdinan akhirnya kembali mencicipi atmosf
FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA siapkan aturan baru izinkan liga main satu laga di luar negeri per musim. Indonesia berpotensi hadirkan laga Liga Inggris hingga Serie A di Tanah Air.
Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Peluang Megawati Hangestri untuk reuni dengan Yeum Hye-seon di Red Sparks pada V League musim depan sudah tertutup.
Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Tersimpan kisah menarik mengenai keberanian I Neroverdi dalam berinvestasi di bursa transfer, terutama untuk mendatangkan bek andalan Timnas Indonesia Jay Idzes
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT