News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sering Makan Mie tapi Orang China, Korea, Jepang Kok Justru Sehat? dr Zaidul Akbar Bongkar Rahasianya, Orang Jarang Tahu

Sama-sama sering makan mie tapi orang China, Korea, dan Jepang kok bisa tetap sehat? Ternyata, ada rahasianya yang tak orang tahu kata dr Zaidul Akbar, yaitu...
Rabu, 7 Juni 2023 - 05:28 WIB
dr Zaidul Akbar
Sumber :
  • Kolase tvonenews

tvOnenews.com – Sering makan mie tapi orang China, Korea, Jepang justru semakin sehat. Rahasianya dibongkar dr Zaidul Akbar.

Mie adalah salah satu makanan yang paling disukai masyarakat Indonesia, begitu pun di berbagai negara Asia seperti Jepang, Korea hingga China.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, penduduk negara tersebut kok tetap sehat? Dr Zaidul Akbar punya rahasianya yang jarang diketahui orang.

dr Zaidul Akbar (sumber: Youtube Zaidul Akbar Official)

Dilansir dari kanal Youtube dr Zaidul Akbar Official, orang China hingga Korea sangat menyukai makanan berbahan dasar tepung ini. Bahkan, porsinya tak tanggung-tanggung.

“Orang Korea, China, Jepang itu konsumsi mereka tidak lepas dari tepung terutama mie instan. Mie instannya tidak tanggung-tanggung tapi mereka masih memiliki kualitas kesehatan yang baik, kenapa?” ujar dr Zaidul Akbar.

Lalu apa yang membedakannya dengan orang Indonesia?

Rahasia Orang China, Korea dan Jepang Makan Mie tapi Sehat, Ini Penjelasan dr Zaidul Akbar…

Menurut dr Zaidul Akbar, kemungkin faktor yang membuatnya orang China, Jepang dan Korea sehat adalah kualitas tepung yang bagus.

Setelah ditelusuri lebih lanjut, penduduk negara tersebut memiliki kebiasaan yang berbeda. Dalam mobilitas kesehariannya, kebanyakan dilakukan dengan berjalan kaki.

 “Apakah kualitas tepungnya berbeda dengan tepung di Indonesia? Wallahualam saya tidak tahu tapi di sana orang di Jepang, kalau Anda lihat Jepang itu. Jepang, Hongkong, China itu orangnya suka jalan,” tutur dr Zaidul Akbar.

Ia mengatakan pernah berkunjung ke Hongkong yang penduduknya lebih sering menggunakan

“Benar kan? Kalau Anda yang pernah pergi ke Hongkong itu luar biasa kalau kita naik MRT itu berapa (langkah),” jelas dr Zaidul Akbar.

 “Kadang saya menghitung ada dimita datang ke sana, itu sehari hampir 14 ribu langkah saya,” sambungnya.

Kebiasaan ini tentunya berpengaruh pada kesehatan orang China, Jepang dan Korea. Secara tidak sadar, meskipun banyak makan mie, kalorinya terbakar dengan mudah.

“Jauh banget itu 14 ribu, berapa km itu loh setiap harinya terbakar (kalori mie instan) meskipun gak sehat gitu kan,” kenang dr Zaidul Akbar.

Tentunya, berbanding terbalik dengan orang Indonesia yang banyak makan dan malas untuk berolahraga. Kebanyakan memilih untuk naik kendaraan pribadi daripada berjalan kaki.

“Tapi masalahnya kan di kebiasaan (orang Indonesia) gitu loh. Jalan jarang, olahraga jarang, puasa jarang, minum air putih jarang,” kata dr Zaidul Akbar.

Tak hanya itu, rahasia lainnya yang membuat sehat adalah banyaknya sayuran dan bawang-bawangan yang dimasukkan ke dalam makanan.

 “Dan mereka karakter orang Asia terutama China, Hongkong, segala macam itu mereka juga banyak dominan (masakan) dengan bawang-bawangan,” pungkas dr Zaidul Akbar.

Selain itu, orang China, Korea, Jepang tidak pernah memanaskan kembali masakan karena memiliki kebiasaan makan langsung dihabiskan.

“Mereka sangat demen dengan bawang-bawangan ya dan juga sayuran. Jadi kalau mereka masak, kebanyakan tidak kaya kita di sana gak ada warteg. Maksudnya itu makanan yang masak selesai habis, itu yang bagus dimasak bukan dipanaskan,” jelas dr Zaidul Akbar.

Diketahui, makanan yang terus-menerus dipanaskan tidak baik untuk kesehatan karena menimbulkan oksidasi.

 “Semua masakan yang dipanaskan pasti teroksidasi ya, jadi memang beda dari kebiasaan. Maka Anda lihat di China, Hongkong jarang lihat orang gemuk. Jarang, terutama di Hongkong gitu kan karena memang mereka kan jalan setiap hari. Jalan itu kayak orang dikejar anjing, cepat. Nah, harusnya kita seperti itu,” ungkap dr Zaidul Akbar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baca artikel terkini dari tvOnenews.com selengkapnya di Google News, klik di sini.

(rka)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

16 Tahun Summarecon Bekasi: Pulihkan Martabat Kota Patriot dari Stigma Negatif Melalui Pembangunan Kawasan Terpadu

16 Tahun Summarecon Bekasi: Pulihkan Martabat Kota Patriot dari Stigma Negatif Melalui Pembangunan Kawasan Terpadu

Beberapa tahun lalu, Kota Bekasi sempat menjadi sasaran perundungan netizen di seluruh Indonesia. 
KDM Tidak Pandang Bulu Langsung Tindak Tegas, Terungkap Alasan Kepala Samsat Bandung Dinonaktifkan Sementara

KDM Tidak Pandang Bulu Langsung Tindak Tegas, Terungkap Alasan Kepala Samsat Bandung Dinonaktifkan Sementara

Nama Kang Dedi Mulyadi menjadi sorotan publik setelah adanya kabar Kepala Samsat Bandung dinonaktifkan sementara
Kalah Tipis dari Arsenal, Rui Borges Yakin Sporting Bisa Comeback di London!

Kalah Tipis dari Arsenal, Rui Borges Yakin Sporting Bisa Comeback di London!

Pelatih Sporting CP, Rui Borges, tetap optimistis timnya mampu membalikkan keadaan saat bertandang ke markas Arsenal pada leg kedua perempat final Liga Champions UEFA 2025-2026.
Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Proyek Gedung Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Proyek Gedung Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Presiden Prabowo Ungkap Minta Izin Arab Saudi untuk Ada Terminal Khusus Jemaah Haji Indonesia

Presiden Prabowo Ungkap Minta Izin Arab Saudi untuk Ada Terminal Khusus Jemaah Haji Indonesia

Presiden RI Prabowo Subianto tengah berupaya melakukan transformasi besar dalam penyelenggaraan haji. 
Dominasi Total! Indonesia Sikat Mongolia Tanpa Kehilangan Set di Piala BJK

Dominasi Total! Indonesia Sikat Mongolia Tanpa Kehilangan Set di Piala BJK

Tim Timnas tenis putri Indonesia tampil dominan dengan meraih kemenangan telak 3-0 atas Mongolia pada ajang Piala Billie Jean King Grup I Asia/Oceania yang berlangsung di New Delhi, Rabu (8/4/2026).

Trending

Dipanggil Dedi Mulyadi, Pria yang Kritik Pelayanan Samsat Soekarno Hatta Sampaikan Saran Pembayaran PKB

Dipanggil Dedi Mulyadi, Pria yang Kritik Pelayanan Samsat Soekarno Hatta Sampaikan Saran Pembayaran PKB

Dedi Mulyadi memanggil pemuda bernama Lantang untuk dengarkan saran soal pembayaran pajak kendaraan bermotor, berharap proses di Samsat lebih mudah dan online.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Gara-gara Judol, Anak Tega Mutilasi Ibu Kandung dan Buang Jasad ke Kebun di Sumsel

Gara-gara Judol, Anak Tega Mutilasi Ibu Kandung dan Buang Jasad ke Kebun di Sumsel

Polres Lahat, Sumatera Selatan, akhirnya membongkar motif keji di balik aksi pembunuhan disertai mutilasi yang dilakukan seorang anak terhadap ibu kandungnya. 
KDM Tidak Pandang Bulu Langsung Tindak Tegas, Terungkap Alasan Kepala Samsat Bandung Dinonaktifkan Sementara

KDM Tidak Pandang Bulu Langsung Tindak Tegas, Terungkap Alasan Kepala Samsat Bandung Dinonaktifkan Sementara

Nama Kang Dedi Mulyadi menjadi sorotan publik setelah adanya kabar Kepala Samsat Bandung dinonaktifkan sementara
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT