GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengalami Alergi? Begini Cara Mengatasinya Kata dr Zaidul Akbar, Alami Tanpa Obat

Dalam sebuah kesempatan kajiannya, dr Zaidul Akbar mendapatkan pertanyaan dari jamaah soal bagaimana cara mengatasi alergi. Ternyata ada 3 cara mudah. (5/10).
Rabu, 4 Oktober 2023 - 09:08 WIB
dr Zaidul Akbar ungkap cara mengatasi alergi.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews / Freepik

tvOnenews.com - Dalam sebuah kesempatan kajiannya, dr Zaidul Akbar mendapatkan pertanyaan dari jamaah soal bagaimana cara mengatasi alergi. Ternyata ada 3 cara mudah, ikuti penjelasan lengkapnya.

Alergi adalah reaksi dari sistem kekebalan tubuh manusia (sistem imun) terhadap zat tertentu yang seharusnya tidak berbahaya.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Zat yang menyebabkan alergi dapat berbeda pada tiap tubuh seseorang. Pada umumnya alergi bersumber dari debu, bulu hewan peliharaan, obat-obatan, bahan pakaian, gigitan serangga dan hewan hingga keringat. 


Ilustrasi Alergi. (Freepik)

Di mana reaksi tersebut dapat menimbulkan berbagai gejala, seperti pilek, ruam kulit yang gatal, atau bahkan sesak napas.

Menjawab permasalahan alergi, dr Zaidul Akbar mengatakan sebenarnya kalau alergi itu bab yang sangat simpel, tanpa meremehkan penyakit tersebut.

"Karena kata kuncinya pada alergi-an itu ada pada pencernaan, udah itu aja," ucapnya dilansir pada Youtube dr Zaidul Akbar Official.

"Kalau pencernaannya bagus, pasti lama-lama alerginya hilang," jelasnya.

Pendakwah sekaligus dokter alumnus Universitas Diponegoro ini menceritakan kalau dirinya punya sahabat, yang dulunya alergi memakan udang.

"Subhanallah karena mengerti ilmunya, sekarang bisa makan udang, bisa sejadi-jadinya dia makan," ujarnya.

"Kuncinya dimana? kuncinya Anda harus membersihkan usus," terangnya.

dr Zaidul Akbar menjelaskan tiga cara untuk mengatasi alergi.

Cara pertama, dr Zaidul Akbar terlebih dahulu menjelaskan cara membersihkan usus, dan cara paling gampang yakni disebut dengan Enema Kolon.

"Enema Kolon itu gambarannya begini, jangan dibayangkan, jadi kayak infus (bisa pakai air atau kopi) tapi ada takarannya, nanti di-browsing ada banyak dijelaskan," ungkapnya.

"Jadi ada cairan infus kurang lebih 600-700 ml air, itu dikasih air, cari air yang bagus, yang bersih, terus nanti dikasih selang kayak infus itu, nanti ada buat ujung selangnya itu, nanti dimasukkan ke dalam anus, tapi dikasih lotion dulu," tuturnya.


dr. Zaidul Akbar, Praktisi kesehatan sunnah Indonesia.

Zaidul Akbar menyarankan itu bisa dilakukan juga dengan sendiri, dan posisinya bisa dengan duduk, jongkok, atau posisi tidur miring juga.

Menurutnya itu sudah banyak dikenal, dan itu merupakan cara bersih-bersih usus paling gampang.

Untuk bahannya bisa macam-macam, bisa pakai kopi, bisa pakai air. Makanya ada juga dikenal dengan nama enema kopi.

"Jadi kopi itu, ketika dimasukkan dalam tubuh kita melalui anus," ucapnya.

Bisa didapatkan toko-toko online dengan kata kunci Enema Set.

"Itu bagus sekali untuk membersihkan usus, termasuk mohon maaf misalkan ada jerawat-jerawatan yang ada kayak begini tuh, cuci usus namanya, kerjain sendiri aja," ungkapnya.

Untuk cara kedua yakni dengan mengonsumsi air kelapa, usahakan rutin meminum air kelapa, terutama air kelapa yang jenis muda menjelang tua.

Anda bisa menambahkan sedikit madu dan rumput laut.

"Bayangin begini, ada kelapa, airnya kalian ambil sedikit, kasih madu sedikit terus potongan cacahan rumput laut Anda masukkan ke situ," ucapnya.

Cara di atas juga bisa buat untuk membersihkan usus.

Kemudian cara ketiga adalah Anda harus memasuk fermented, atau sesuatu yang sifatnya fermentasi.

Entah itu probiotik, entah itu cuka.

"Jadi coba mulai sekarang untuk menu harian Anda setiap hari, usahakan ada makanan atau minuman fermentasi," tuturnya.

Contohnya adalah tempe, cuka apel, atau probiotik, cuka nanas, cuka madu.

Atau bisa juga tauco, kalau makanan Jepang dikenal dengan Miso.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Demikian, cara mengatasi alergi, dengan tiga cara mudah menurut dr Zaidul Akbar. (ind)

Baca artikel terkini dari tvOnenews.com selengkapnya di Google News, Klik di sini

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kebakaran Melanda Rumah di Tambora Jakbar, Belasan Branwir dan 60 Personel Damkar Diterjunkan

Kebakaran Melanda Rumah di Tambora Jakbar, Belasan Branwir dan 60 Personel Damkar Diterjunkan

Pengerahan personel besar-besaran dilakukan Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Barat guna memadamkan api yang menghanguskan rumah di kawasan Tambora, Kamis (28/5) malam. 
KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK terus melakukan upaya optimalisasi asset recovery terkait kasus pengadaan jasa outsourcing di Pemkab Pekalongan yang menyeret nama Bupati nonaktif Fadia Arafiq.
Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
Infrastruktur dan Mobilitas Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Kota

Infrastruktur dan Mobilitas Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Kota

Kota dengan konektivitas udara dan infrastruktur yang kuat cenderung mengalami pertumbuhan kunjungan wisatawan lebih cepat dibanding wilayah lain. Di Indonesia, Makassar
Ribuan Pengunjung Padati Monas Pada Hari Kedua Libur Idul Adha 2026

Ribuan Pengunjung Padati Monas Pada Hari Kedua Libur Idul Adha 2026

Monumen Nasional atau yang dikenal sebagai Monas menjadi magnet untuk masyarakat menghabiskan waktu libur bersama keluarga.

Trending

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK terus melakukan upaya optimalisasi asset recovery terkait kasus pengadaan jasa outsourcing di Pemkab Pekalongan yang menyeret nama Bupati nonaktif Fadia Arafiq.
Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Kasus tersebut pertama kali diungkap oleh epidemiolog Indonesia, Wa Ode Dwi Diningrat, yang hadir dalam konferensi ilmiah itu sebagai perwakilan Oxford University, Inggris.
Habiburokhman Tegaskan Hewan Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah Secara Hukum dan Syariat

Habiburokhman Tegaskan Hewan Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah Secara Hukum dan Syariat

Habiburokhman menegaskan pembelian hewan kurban Presiden Prabowo menggunakan APBN sah secara hukum dan syariat Islam.
Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM bersama tiga anggota keluarganya ditemukan meninggal dunia di tenda camping Posong Temanggung. Polisi selidiki dugaan keracunan.
ITB Buka Suara soal Prihantini, Tegaskan Dugaan Riset Palsu di Denmark Tak Berkaitan dengan Aktivitas Akademik Kampus

ITB Buka Suara soal Prihantini, Tegaskan Dugaan Riset Palsu di Denmark Tak Berkaitan dengan Aktivitas Akademik Kampus

ITB buka suara soal Prihantini yang terseret dugaan riset palsu di konferensi ilmiah Denmark, tegaskan tak terkait aktivitas akademik kampus.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT