GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hewan Kurban di Surabaya Terserang Flu dan Pilek, DPKP Gencar Pemeriksaan

Puluhan hewan kurban milik pedagang di bursa hewan kurban kawasan Insinyur Soekarno, Surabaya, terserang flu dan pilek.
  • Reporter :
  • Editor :
Kamis, 21 Mei 2026 - 14:31 WIB
Puluhan hewan kurban milik pedagang di bursa hewan kurban kawasan Insinyur Soekarno
Sumber :
  • tvOne - sandi irwanto

Surabaya, tvOnenews.com – Puluhan hewan kurban milik pedagang di bursa hewan kurban kawasan Insinyur Soekarno, Surabaya, terserang flu dan pilek. Hal ini diketahui setelah petugas kesehatan melakukan pemeriksaan pada hewan tersebut. Pemeriksaan ini juga dilakukan untuk mencegah penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK), serta memastikan hewan kurban layak jual dan layak sembelih.

Menjelang Hari Raya Iduladha, Dinas Peternakan dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Surabaya terus menggelar pemeriksaan kesehatan hewan kurban di Jalan Insinyur Soekarno, Surabaya, Kamis (21/5) pagi.

Petugas kesehatan mendatangi satu per satu lapak hewan kurban. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pengecekan dokumen, asal usul hewan, hingga surat izin penjualan. Secara fisik, petugas memeriksa kondisi gigi, mulut, kaki, dan mendeteksi risiko penyakit mulut dan kuku (PMK) serta gangguan kesehatan lainnya.

Dalam pemeriksaan tersebut, petugas menemukan sejumlah hewan mengalami gangguan pernapasan seperti flu dan pilek. Hewan yang terindikasi sakit langsung dikarantina dan diberikan pengobatan agar kondisinya segera pulih menjelang Iduladha.

“Banyak yang mengalami flu dan pilek karena perbedaan cuaca. Untuk hewan yang terserang flu, kami beri obat dan vitamin agar cepat sembuh,” ungkap drh. Palupi, salah satu petugas kesehatan hewan.

“Hewan kurban yang sakit flu kami minta pedagang untuk mengarantina dulu biar tidak menular ke yang lainnya. Kalau sudah sehat bisa dijual,” imbuhnya.

Petugas memastikan, pemeriksaan ini dilakukan untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat saat membeli hewan kurban, sekaligus menekan risiko penyebaran penyakit hewan menular.

Sementara itu, pedagang hewan kurban menyambut baik pemeriksaan tersebut. Mereka merasa terbantu dengan adanya pemeriksaan hewan kurban ini.

“Kami senang dengan pemeriksaan ini karena hewan jadi dipastikan sehat. Kalau ada yang sakit langsung dibantu diobati. Jadi pembeli juga lebih percaya,” ujar Misni, pedagang hewan kurban asal Trenggalek, Jawa Timur.

“Biasanya hewan dari Trenggalek yang cuacanya dingin ini pilek karena belum cocok cuaca Surabaya yang panas. Untuk yang sakit flu pilek itu biasa, dikasih obat dan vitamin cepat sehat lagi,” kilahnya.

Sementara itu, hewan kurban yang sakit dikarantina agar tak menular ke hewan kurban lainnya. Hewan diberi obat dan vitamin agar lekas sembuh dan layak dijual. Pemeriksaan kesehatan pada hewan kurban ini akan terus dilakukan hingga sehari menjelang Iduladha. (msi/gol)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Anak Diduga Jadi Korban Pelecehan Pelatih Sepatu Roda, Polisi: Pelaku Memanfaatkan Relasi Kepercayaan

Anak Diduga Jadi Korban Pelecehan Pelatih Sepatu Roda, Polisi: Pelaku Memanfaatkan Relasi Kepercayaan

Seorang anak berusia 16 tahun diduga menjadi korban kekerasan seksual oleh pelatih sepatu roda atau inline skate di wilayah Tangerang Selatan. 
Resmi! PSSI Umumkan Harga Tiket FIFA Matchday Juni 2026, Termurah Dibanderol Rp300 Ribu

Resmi! PSSI Umumkan Harga Tiket FIFA Matchday Juni 2026, Termurah Dibanderol Rp300 Ribu

PSSI resmi mengumumkan harga tiket Timnas Indonesia vs Oman dan Mozambik di FIFA Matchday Juni 2026, penjualan dibuka lewat dua platform resmi.
Diwarnai Dua Insiden Serius, Pedro Acosta Kritik Keputusan MotoGP Melakukan Restart Pasca Dua Bendera Merah di Catalunya

Diwarnai Dua Insiden Serius, Pedro Acosta Kritik Keputusan MotoGP Melakukan Restart Pasca Dua Bendera Merah di Catalunya

Dua kecelakaan besar mewarnai MotoGP Catalunya 2026 dan memaksa balapan dihentikan dua kali lewat bendera merah.
Geger! Pria Bersimbah Darah Diduga Jadi Korban Pembacokan di Jakbar, Polisi Ungkap Faktanya

Geger! Pria Bersimbah Darah Diduga Jadi Korban Pembacokan di Jakbar, Polisi Ungkap Faktanya

Kasie Humas Polres Metro Jakarta Barat AKP Wisnu membantah bahwa korban bukan begal. Peristiwa pembacokan tersebut dipicu masalah kisah asmara.
Daftar Sementara Pemain Abroad yang Sudah Tiba di Tanah Air Jelang Laga Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026, Siapa Saja?

Daftar Sementara Pemain Abroad yang Sudah Tiba di Tanah Air Jelang Laga Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026, Siapa Saja?

Tiga pemain abroad sudah tiba di Tanah Air jelang laga Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026, sinyal kuat skuad Garuda makin komplet untuk menghadapi Oman dan Mozambik.
Kabar Baik untuk Warga Malut, Gubernur Sherly Tjoanda Bawa Pulang Rp6 Miliar untuk APBD Pemprov Maluku Utara

Kabar Baik untuk Warga Malut, Gubernur Sherly Tjoanda Bawa Pulang Rp6 Miliar untuk APBD Pemprov Maluku Utara

Gubernur Sherly Tjoanda bawa kabar baik untuk warga Maluku Utara, Siap-siap APBD Pemprov Malut ketambahan insentif fiskal sebesar Rp6 miliar dari Kemendagri.

Trending

Niat Baik Dedi Mulyadi Diprotes PKL Trotoar Cicadas yang Tolak Kompensasi Rp10 Juta, Minta Miliaran

Niat Baik Dedi Mulyadi Diprotes PKL Trotoar Cicadas yang Tolak Kompensasi Rp10 Juta, Minta Miliaran

Dedi Mulyadi tak goyah hadapi protes PKL Cicadas yang tolak kompensasi Rp10 juta dan tuntut miliaran usai pembongkaran trotoar Jalan Ahmad Yani Bandung.
Cari Keberadaan Aman Yani, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bapak Balik, Dana Pensiun Saya Tambah Rp750 Juta

Cari Keberadaan Aman Yani, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bapak Balik, Dana Pensiun Saya Tambah Rp750 Juta

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) mencari sosok Aman Yani yang hilang sejak 2016 saat menyikapi kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu.
Kabar Baik untuk Warga Jabar, KDM Rencanakan Perubahan Nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan Konsep seperti ini

Kabar Baik untuk Warga Jabar, KDM Rencanakan Perubahan Nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan Konsep seperti ini

Belum lama ini Kang Dedi Mulyadi atau KDM merencanakan perubahan nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan konsep tertentu. Salah satu daerah fokusnya Karawang
Anak Muda Tiba-Tiba Hampiri Dedi Mulyadi saat Tertibkan Pasar Cicadas, Ajak Tinjau Kios Pil Haram

Anak Muda Tiba-Tiba Hampiri Dedi Mulyadi saat Tertibkan Pasar Cicadas, Ajak Tinjau Kios Pil Haram

Anak muda tiba-tiba menghampiri Dedi Mulyadi saat proses penertiban kios-kios di kawasan Pasar Cicadas, tak disangka pemuda itu ajak KDM tinjau kios pil haram.
Disinggung Soal Tambang Ilegal, Sherly Tjoanda Tegas Tepis Tudingan: Saya ini Nggak Gila, Saya Gubernur!

Disinggung Soal Tambang Ilegal, Sherly Tjoanda Tegas Tepis Tudingan: Saya ini Nggak Gila, Saya Gubernur!

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda sempat disorot adanya tudingan aktivitas pertambangan ilegal yang melibatkan perusahaan nikel, PT Karya Wijaya.
Apresiasi untuk Pemimpin Daerah, Sherly Tjoanda Raih 2 Penghargaan karena Berhasil Menurunkan Pengangguran sampai Stunting

Apresiasi untuk Pemimpin Daerah, Sherly Tjoanda Raih 2 Penghargaan karena Berhasil Menurunkan Pengangguran sampai Stunting

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda membagikan momen manis karena mendapatkan penghargaan dari Pemerintah.
Dedi Mulyadi Bikin Sayembara: Kalau Ada yang Menemukan Aman Yani, Saya Beri Rp750 Juta

Dedi Mulyadi Bikin Sayembara: Kalau Ada yang Menemukan Aman Yani, Saya Beri Rp750 Juta

Dedi Mulyadi umumkan sayembara Rp750 juta bagi siapa pun yang berhasil menemukan Aman Yani, sosok misterius di balik kasus pencairan dana pensiun yang viral. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT