News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Walau Enak dan Masih Segar, Sebelum Menyesal Stop Makan Buah jika Bukan Musimnya, Kata dr Cahyono Pasti Ada...

Mulai sekarang cobalah untuk makan buah hanya ketika musimnya tiba, dr Cahyono ungkap dampak buruk makan buah di luar musim, ada sesuatu yang terjadi nantinya.
Minggu, 25 Februari 2024 - 07:57 WIB
dr Cahyono, jangan makan buah kalau bukan musimnya
Sumber :
  • youtube

tvOnenews.com - Ingatkah ketika zaman dahulu ketika ingin makan buah tertentu maka harus menunggu sampai musimnya tiba.

Sangat sulit menemukan penjual buah jika bukan musimnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun di masa sekarang, seolah buah tidak lagi mengenal musim.

Buah bisa muncul kapanpun walaupun bukan musimnya, tak seperti dahulu.

Bukankah bagus dengan adanya teknologi membantu produksi buah agar bisa berbuah di setiap musim?

Lalu kenapa dr Cahyono justru tidak menganjurkan makan buah di luar musimnya?

Seperti dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube An Nabawi TV, berikut penjelasan dr Cahyono tentang buah yang muncul di luar musim.

Mengonsumsi buah memang merupakan kebiasaan yang baik untuk kesehatan.

Akan tetapi, dr Cahyono mengingatkan agar hanya mengonsumsi buah jika memang sudah musimnya.

"Makanlah buah di saat musimnya," ujar dr Cahyono.

Tentu bukan karena mahalnya sehingga dr Cahyono menganjurkan agar tidak makan buah di luar musim.

"Bukan karena mahal pak," kata dr Cahyono.

Kemudian dr Cahyono mengajak untuk mengingat kembali bahwa di zaman dahulu pedagang buah hanya muncul di musim tertentu.

Pedagang durian hanya berjualan di musim durian misalnya.

Tapi di zaman sekarang, tak jarang ada pedagang buah yang berjualan padahal bukan musimnya buah tersebut untuk berbuah.

"Itu kan Jalan Raya Bogor itu daerah Kramat Jati setiap saat ada orang jual durian, padahal zaman dulu enggak ada," ujar dr Cahyono.

"Kalau enggak ada musim durian ya enggak ada jual, enggak ada jual, tapi kenapa sekarang ada," lanjutnya.

Menurut dr Cahyono, berbuahnya buah di luar musim sudah menunjukkan adanya sesuatu yang tidak normal.

Artinya, buah tersebut telah mengalami rekayasa genetik sehingga dapat berbuah setiap saat tanpa harus menunggu musimnya tiba.

Padahal, menurut dr Cahyono, pasti ada efek samping yang ditimbulkan dari proses rekayasa genetik tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dan yang akan merasakan efek samping adalah orang yang mengonsumsinya.

"Ini berarti sudah menentang hukum alam, rekayasa genetik pasti selalu ada side effect," ungkap dr Cahyono.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Cuma Numpang Lewat, Persib Keluar dari Daftar FIFA Ban Registration Setelah Satu Hari Nangkring

Cuma Numpang Lewat, Persib Keluar dari Daftar FIFA Ban Registration Setelah Satu Hari Nangkring

Nama Persib sudah tak bertengger di daftar hitam FIFA pada Selasa (11/8/2026) malam setelah sempat masuk satu hari sebelumnya. 
MUI Murka Hafalan Surah Ad-Dhuha Diduga Dijadikan Syarat Dapat Miras di Festival Musik, Polisi Diminta Segera Bertindak

MUI Murka Hafalan Surah Ad-Dhuha Diduga Dijadikan Syarat Dapat Miras di Festival Musik, Polisi Diminta Segera Bertindak

Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta aparat kepolisian mengusut soal viralnya tantangan hafalan Surah Ad-Dhuha yang diduga sebagai sarana untuk promosi minuman keras (miras) di acara musik.
Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan akan menantang atlet asal India untuk membuka jalan menuju panggung UFC.
Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 

Trending

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan akan menantang atlet asal India untuk membuka jalan menuju panggung UFC.
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT