News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jangan Lagi Makan Makanan dari Luar Negeri, Ini Akibatnya Kata dr Zaidul Akbar: Tidak Cocok, Tidak Perlu Dikonsumsi

Mulai sekarang tolong jangan lagi makan makanan atau produk dari luar negeri, ini akibatnya menurut dr Zaidul Akbar: tidak cocok, tidak perlu dikonsumsi!
Sabtu, 11 Januari 2025 - 23:13 WIB
dr Zaidul Akbar - Pizza
Sumber :
  • kolase tim tvOnenews

tvOnenews.com - Dr Zaidul Akbar sarankan untuk tidak makan makanan dari luar negeri karena memiliki dampak untuk tubuh.

Di Indonesia saat ini sudah sangat banyak ditemui berbagai makanan impor atau produk dari luar negeri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain menjadi tren, makanan dari luar negeri juga sudah menjadi favorit dan sering dikonsumsi setiap hari.

Pizza
Pizza
Sumber :
  • ANTARA

 

Ternyata, makanan yang bukan dari tempat kita berasal tidak disarankan untuk dikonsumsi. Kenapa? 

Simak penjelasan dr Zaidul Akbar berikut ini, sebagaimana dilansir dari kanal YouTube pribadinya.

Dr Zaidul Akbar mengisahkan, pada zaman Rasulullah SAW, Beliau pernah disajikan biawak.

Namun, Rasulullah SAW tidak memakan biawak tersebut karena bukanlah makanan yang biasa Beliau konsumsi di tempat asalnya.

Menurut dr Zaidul Akbar, makanan itu berkaitan dengan apa yang Allah SWT ciptakan di suatu tempat. 

dr Zaidul Akbar - Pizza
dr Zaidul Akbar - Pizza
Sumber :
  • kolase tim tvOnenews

 

Sebagai contoh, Allah menciptakan bahan-bahan dan produk-produk di tanah Indonesia, maka produk itulah yang seharusnya dimakan oleh orang Indonesia.

"Jadi apa yang Allah ciptakan di suatu tempat itu, makan saja," ujar dr Zaidul Akbar.

Dr Zaidul Akbar mengatakan, zaman sekarang banyak orang memakan makanan dari luar negeri yang sebenarnya tidak diperlukan.

"Seperti produk-produk dari luar yang tidak cocok dengan kita, itu tidak perlu dikonsumsi," kata dr Zaidul Akbar.

"Misalkan Indonesia tidak familiar dengan produk gluten atau produk tepung," terangnya.

dr Zaidul Akbar, praktisi kesehatan sunah.
dr Zaidul Akbar, praktisi kesehatan sunah.
Sumber :
  • Tangkapan layar

 

Akibat terlalu sering dikonsumsi, akhirnya produk tepung-tepungan itu menjadi makanan wajib bagi orang Indonesia.

Sehingga, menyebabkan berbagai penyakit seperti gula darah tinggi, kolesterol, dan penyakit generatif lainnya yang bermula dari makanan-makanan tersebut.

"Makanan-makanan cepat saji seperti pizza, dan lain-lain. Sebenarnya itu tidak diperlukan," ujar dr Zaidul Akbar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi orang Indonesia, jika berbicara tentang kesederhanaan makanan, ya sudah makan saja apa yang Allah ciptakan yang ada di negeri ini," tambahnya.

Menurut dr Zaidul Akbar, apabila kita sudah banyak memakan makanan dari luar negeri, maka harus berusaha untuk mengembalikan keseimbangan tubuh.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Diduga Perawat Lalai, RSHS Bandung Minta Maaf ke Nina Saleha Ibu yang Nyaris Kehilangan Bayinya

Diduga Perawat Lalai, RSHS Bandung Minta Maaf ke Nina Saleha Ibu yang Nyaris Kehilangan Bayinya

RSHS Bandung menyampaikan permohonan maafnya kepada Nina Saleha ibu yang nyaris kehilangan anaknya.
Wamendagri Ribka Dorong Sinkronisasi Percepatan Pembangunan Kawasan Pusat Pemerintahan Papua Pegunungan

Wamendagri Ribka Dorong Sinkronisasi Percepatan Pembangunan Kawasan Pusat Pemerintahan Papua Pegunungan

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk menegaskan pentingnya percepatan pembangunan kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Pegunungan melalui penguatan koordinasi lintas kementerian dan pemerintah daerah (Pemda).
Menkeu Purbaya Sebut Rp11,4 Triliun Hasil Sikat Hutan Ilegal Bisa Tambal Defisit hingga Biayai LPDP

Menkeu Purbaya Sebut Rp11,4 Triliun Hasil Sikat Hutan Ilegal Bisa Tambal Defisit hingga Biayai LPDP

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa aliran dana hasil penguasaan kembali kawasan hutan berpotensi digunakan untuk memperkuat fiskal.
Hasil Kejuaraan Asia 2026: Belum Mampu Atasi Unggulan Pertama, Devin/Faathir Terhenti di Perempat Final

Hasil Kejuaraan Asia 2026: Belum Mampu Atasi Unggulan Pertama, Devin/Faathir Terhenti di Perempat Final

Devin/Faathir gagal melewati hadangan unggulan pertama asal Korea Selatan, Kim Won Ho/Seo Seung Jae di perempat final Kejuaraan Asia 2026
Bandung Zoo Jalani Pemeriksaan Kesehatan Satwa Bersama Vantara India, Pemkot Bandung Targetkan Standar Animal Welfare Internasional

Bandung Zoo Jalani Pemeriksaan Kesehatan Satwa Bersama Vantara India, Pemkot Bandung Targetkan Standar Animal Welfare Internasional

Kegiatan ini berlangsung pada 10-11 April 2026 sebagai bagian dari upaya memastikan kondisi kesehatan satwa di Bandung Zoo sekaligus meningkatkan standar pengelolaan satwa sesuai praktik terbaik internasional.
Polisi Ungkap Tiga Preman di Tanah Abang Hancurkan Mangkuk Pedagang Bubur Positif Narkoba Sabu

Polisi Ungkap Tiga Preman di Tanah Abang Hancurkan Mangkuk Pedagang Bubur Positif Narkoba Sabu

Polisi ungkap fakta baru di balik penangkapan tiga preman yakni TDT (26), DA (36), dan OP (36) yang menghancurkan mangkuk milik pedagang bubur di Tanah Abang.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah mengatakan, bahwa hasil penyelidikan, tersangka sudah melakukan pengoplosan tabung gas sejak bulan Februari yang lalu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT