News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan Jam 6, 7 atau 8 Pagi, Waktu Sarapan yang Tepat untuk Tubuh Kata dr. Zaidul Akbar Saat…

Menurut dr. Zaidul Akbar, waktu sarapan terbaik bukanlah jam 6-8 pagi. Sarapan sebaiknya dilakukan pada jam ini saat hormon lapar sedang tinggi. Seperti apa?
Selasa, 28 Januari 2025 - 13:05 WIB
dr Zaidul Akbar
Sumber :
  • YouTube

tvOnenews.com - Sarapan merupakan salah satu kebiasaan yang sering dianggap penting untuk memulai hari.

Biasanya, orang-orang memilih sarapan pada pukul 6 hingga 8 pagi, terutama sebelum berangkat kerja atau sekolah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Waktu ini sering digunakan untuk mengisi energi agar tubuh mampu menjalani aktivitas hingga sore hari.

Namun, menurut dr. Zaidul Akbar, kebiasaan ini ternyata kurang tepat.  

Dalam salah satu unggahannya di kanal YouTube, dr. Zaidul Akbar menjelaskan bahwa waktu sarapan terbaik sebenarnya bukan di jam 6, 7, atau 8 pagi.

Hal ini terkait dengan kinerja organ tubuh dan hormon dalam tubuh manusia.

Ia menyebutkan bahwa sarapan pada waktu yang kurang tepat dapat memengaruhi pencernaan dan keseimbangan hormon tubuh.  

Menurut dr. Zaidul Akbar, waktu terbaik untuk sarapan adalah sebelum subuh atau pada waktu sahur.

Hal ini karena pada waktu tersebut, tubuh masih dalam kondisi yang optimal untuk mencerna makanan.  

"Kalau Anda pengen tetap makan (sarapan) maka makannya sebelum subuh," ujar dr. Zaidul Akbar.  

Ia juga menjelaskan bahwa hormon lapar, atau yang dikenal dengan hormon ghrelin, memiliki peranan penting dalam menentukan waktu makan.

Hormon ghrelin biasanya mencapai puncaknya pada waktu tertentu, dan itulah saat yang tepat untuk makan.  

"Makan terbaik kapan, makan terbaik itu waktu hormon laparnya lagi tinggi-tingginya kapan, siang," ungkap dr. Zaidul Akbar.  

Dengan demikian, sarapan pada jam 6 hingga 8 pagi sebenarnya bukan waktu yang ideal karena hormon lapar sedang dalam kondisi rendah.  

"Jadi jam 7 sampai jam 8 pagi temen-temen sekalian saat ini, di jam ini, hormon lapar kita lagi rendah-rendahnya," jelasnya.  

Lebih lanjut, dr. Zaidul Akbar menekankan bahwa makan di waktu yang salah, termasuk sarapan pagi pada jam-jam tersebut, bisa mengganggu keseimbangan sistem tubuh.

Oleh karena itu, ia merekomendasikan untuk makan sebelum subuh atau sahur jika memang ingin sarapan.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain waktu, dr. Zaidul Akbar juga menyoroti pentingnya memperhatikan porsi dan jenis makanan yang dikonsumsi.

Ia mengingatkan agar tidak mengonsumsi makanan secara berlebihan, meskipun dilakukan pada waktu yang tepat.  

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dua Anak Tewas Diduga karena Tenggelam di Ponorogo Jatim, Polisi Lakukan Penyelidikan

Dua Anak Tewas Diduga karena Tenggelam di Ponorogo Jatim, Polisi Lakukan Penyelidikan

Kepolisian Sektor (Polsek) Siman tengah mendalami peristiwa tragis yang menimpa dua anak berinisial MA dan MF. 
Tingginya Mobilitas Masyarakat, Rumah Sakit Ini Sokong Layanan Kegawatdaruratan di Badung

Tingginya Mobilitas Masyarakat, Rumah Sakit Ini Sokong Layanan Kegawatdaruratan di Badung

Tingginya mobilitas masyarakat serta aktivitas pariwisata di wilayah Kabupaten Badung, Bali menjadikan kebutuhan akan layanan kegawatdaruratan yang cepat dan andal semakin penting terutama dalam menangani kasus kecelakaan lalu lintas, kondisi medis mendadak, hingga situasi darurat pada ibu dan anak.
Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi melarang keras maskapai penerbangan menaikkan harga tiket melampaui batas atas 13 persen. 
Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, menghadiri agenda taklimat yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Rabu (8/4). 
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, menghadiri agenda taklimat yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Rabu (8/4). 
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Tingginya Mobilitas Masyarakat, Rumah Sakit Ini Sokong Layanan Kegawatdaruratan di Badung

Tingginya Mobilitas Masyarakat, Rumah Sakit Ini Sokong Layanan Kegawatdaruratan di Badung

Tingginya mobilitas masyarakat serta aktivitas pariwisata di wilayah Kabupaten Badung, Bali menjadikan kebutuhan akan layanan kegawatdaruratan yang cepat dan andal semakin penting terutama dalam menangani kasus kecelakaan lalu lintas, kondisi medis mendadak, hingga situasi darurat pada ibu dan anak.
Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi melarang keras maskapai penerbangan menaikkan harga tiket melampaui batas atas 13 persen. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT