News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dijamin Tak Butuh Gula Pasir Lagi, dr Zaidul Akbar: Caranya Mudah Sebenarnya…

Dr Zaidul Akbar pasti mengajak jemaahnya untuk meminimalisir konsumsi gula pasir, yang memiliki dampak membahayakan bagi tubuh dalam jangka panjang jika terus -
Senin, 24 Februari 2025 - 23:34 WIB
Dijamin Tak Butuh Lagi Gula Pasir, dr Zaidul Akbar: Caranya Mudah Sebenarnya …
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/Freepik

tvOnenews.com - Dr Zaidul Akbar sering mengajak pendengarnya untuk meminimalisir konsumsi gula pasir, yang memiliki dampak membahayakan bagi tubuh dalam jangka panjang jika dikonsumsi setiap hari. 

“Jadi makanan itu dia mempengaruhi sel tubuh kita. Terus bagaimana caranya supaya nggak kecanduan gula pasir?,’’ kata dr Zaidul Akbar dilansir dari kanal Youtube dr Zaidul Akbar Official. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terdapat banyak cara untuk mengatasi kecanduan gula pasir, salah satunya adalah dengan cara memperbanyak asupan protein

dr Zaidul Akbar
dr Zaidul Akbar
Sumber :
  • Tangkapan Layar/dr. Zaidul Akbar Official

 

Selain itu dr Zaidul Akbar menyarankan agar mulai mengonsumsi produk-produk asli tanpa pemanis tambahan, baik itu gula pasir, gula aren, maupun madu. 

Hal tersebut berguna ‘mematikan’ rasa candu dari gula pasir.

“Contoh begini Anda minum jahe, kunyit, sereh, nggak usah pakai madu dulu. Rasakan rasa asinnya dulu. Kemudian apalagi misalkan minum Kayu Manis rasakan rasa aslinya,’’ jelas penulis buku Jurus Sehat ala Rasulullah (JSR) itu.

“Nanti lama-lama candunya gula itu akan hilang dengan sendirinya,” imbuhnya.

Setelah terbiasa dengan rasa asli produk, saat minum kopi, rasa manis bisa diganti dengan kurma.

“Bikin jus jangan pakai gula pasir lagi. Bahkan saya bikin sambel pakai kurma,” kata dr Zaidul Akbar. 

Bahaya Gula Pasir

Dokter gizi Dr. dr. Samuel Oetoro, MS, Sp.GK (K) yang juga anggota Perhimpunan Dokter Spesialis Gizi Klinik Indonesia mengingatkan bahwa konsumsi gula berlebih dapat memicu berbagai penyakit, antara kegemukan, diabetes, sampai kanker

“Gula itu bisa memicu kegemukan, memicu adanya kanker karena sel kanker itu makanannya sebenarnya gula. Bisa juga menyebabkan penuaan dini, penuaannya berjalan lebih cepat. Banyak sekali,” ungkapnya.

Kelebihan konsumsi gula akan membuat seseorang menjadi lebih emosional.

“Gula juga membuat kita lebih emosional. Membuat kita merasa segar sehabis makan, tapi setelah beberapa jam kita bisa lemas,” kata Samuel. 

Jika kebiasaan mengonsumsi makanan yang manis tidak dihilangkan, maka suatu saat seseorang akan kembali mencari gula (makanan manis). 

Sementara, penggunaan gula sebagai pelengkap bumbu masakan masih diperbolehkan asal jumlahnya tidak berlebihan. 

Asupan gula yang simpleks (sederhana), kata Inge, berjumlah kurang dari lima persen dari total kebutuhan kalori seseorang. 

Misal seseorang memiliki kebutuhan 2.000 kalori, lima persen dari 2.000 adalah 100. Jumlah 100 tersebut dibagi lagi menjadi empat sehingga gula simpleks menjadi 25 gram. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan penghitungan itu, maka asupan gula simpleks untuk 2.000 kilokalori adalah 2,5 sendok makan dalam sehari. Itu dibagi empat menjadi 25 gr. 

Inge mengatakan gula yang perlu dihindari adalah yang berbentuk siap diserap, seperti yang ditemukan pada minuman bersoda atau minuman manis boba.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Oknum Polisi di Pacitan Diduga Aniaya Istri dan Anak, Keluarga Tempuh Jalur Hukum

Oknum Polisi di Pacitan Diduga Aniaya Istri dan Anak, Keluarga Tempuh Jalur Hukum

Usai kasus pengejaran polisi lalu lintas yang berakibat tewasnya seorang pengendara setelah menabrak tiang listrik, kini Polres Pacitan kembali jadi sorotan.
DPR Ungkap Tantangan Investasi Jumbo Jepang ke RI, Sebut Komitmen Rp384 Triliun Bukan Basa-Basi

DPR Ungkap Tantangan Investasi Jumbo Jepang ke RI, Sebut Komitmen Rp384 Triliun Bukan Basa-Basi

Komitmen investasi Jepang ke Indonesia yang mencapai 22,6 miliar dolar AS atau sekitar Rp384 triliun disebut bukan basa-basi diplomasi atau formalitas kunjungan Presiden saja.
Dedi Mulyadi Blak-blakan soal WFH ASN, Tegaskan Dampaknya bagi Jawa Barat

Dedi Mulyadi Blak-blakan soal WFH ASN, Tegaskan Dampaknya bagi Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi blak-blakan menanggapi soal kebijakan WFH bagi ASN, jelaskan secara detail dampaknya bagi Jawa Barat.
Pemilik Hajat di Purwakarta Dikeroyok Preman hingga Tewas, Warga Desak Dedi Mulyadi Bertindak

Pemilik Hajat di Purwakarta Dikeroyok Preman hingga Tewas, Warga Desak Dedi Mulyadi Bertindak

Warga mendesak agar Gubenernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengusut tentang insiden pengeroyokan pemilik hajat oleh sekelompok preman di Purwakarta. Seperti apa?
Masih Terpuruk di Tiga Balapan Awal, Fabio Quatararo Ingin 'Sadarkan' Yamaha di MotoGP Spanyol 2026

Masih Terpuruk di Tiga Balapan Awal, Fabio Quatararo Ingin 'Sadarkan' Yamaha di MotoGP Spanyol 2026

Fabio Quartararo terpuruk di peringkat ke-17 di klasemen sementara MotoGP 2026 dengan mengoleksi enam poin
Hancurkan Expressway Hi-Pass, GS Caltex Resmi Juara Liga Voli Korea 2025-2026

Hancurkan Expressway Hi-Pass, GS Caltex Resmi Juara Liga Voli Korea 2025-2026

GS Caltex resmi meraih gelar juara usai mengalahkan Expressway Hi-Pass di babak grand final Liga Voli Korea 2025-2026.

Trending

Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Tak Tinggal Diam, Laporkan Dugaan Maladministrasi Pemprov Jabar ke Ombudsman

Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Tak Tinggal Diam, Laporkan Dugaan Maladministrasi Pemprov Jabar ke Ombudsman

Polemik pencabutan izin operasional SMK Islamic Development Network (IDN) Boarding School Jonggol, Bogor makin berlarut. Para orang tua siswa datangi Ombudsman.
Susul Justin Hubner, Satu Pemain Abroad Timnas Indonesia Tiba-Tiba Menghilang usai FIFA Series 2026

Susul Justin Hubner, Satu Pemain Abroad Timnas Indonesia Tiba-Tiba Menghilang usai FIFA Series 2026

Satu pemain abroad Timnas Indonesia mendadak menghilang setelah gelaran FIFA Series 2026. Sebelumnya, Justin Hubner juga telah menghilang karena skandal yang tengah terjadi di Liga Belanda.
Selepas Main Bola di Lombok, Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Kedapatan Temui Ayah Emil Audero

Selepas Main Bola di Lombok, Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Kedapatan Temui Ayah Emil Audero

Setelah ikut main bola bareng pemuda setempat, kunjungan pelatih Timnas Indonesia John Herdman ke Lombok kali ini bertemu dengan Edy Mulyadi, ayah Emil Audero.
Yeum Hye-seon Tinggalkan Megawati Hangestri Usai Nonton Final Four Proliga 2026, Volimania Indonesia Patah Hati

Yeum Hye-seon Tinggalkan Megawati Hangestri Usai Nonton Final Four Proliga 2026, Volimania Indonesia Patah Hati

Volimania Indonesia merasa patah hati setelah Yeum Hye-seon harus meninggalkan Megawati Hangestri usai menyaksikan aksi mantan rekan setimnya di final four Proliga 2026.
Preman Kampung Berulah, Tuan Rumah Hajatan di Purwakarta Tewas Usai Dikeroyok Minta 'Jatah'

Preman Kampung Berulah, Tuan Rumah Hajatan di Purwakarta Tewas Usai Dikeroyok Minta 'Jatah'

Seorang tuan rumah hajatan di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat tewas seusai dikeroyok oleh sejumlah preman kampung yang meminta 'jatah' ke tuan rumah hajatan.
Kabar Buruk Timnas Indonesia, 3 Pilar Garuda Resmi Ditepikan Klub Belanda usai FIFA Series 2026 Imbas Kasus Paspoortgate

Kabar Buruk Timnas Indonesia, 3 Pilar Garuda Resmi Ditepikan Klub Belanda usai FIFA Series 2026 Imbas Kasus Paspoortgate

Sebanyak tiga pemain Timnas Indonesia resmi dicoret dari daftar susunan pemain klub mereka di Liga Belanda setelah polemik administrasi Paspoortgate mencuat.
Megawati Hangestri Sebut Satu Nama Penting di Balik Kemenangan Jakarta Pertamina Enduro atas Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri Sebut Satu Nama Penting di Balik Kemenangan Jakarta Pertamina Enduro atas Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026

Penampilan gemilang Megawati Hangestri menjadi sorotan usai Jakarta Pertamina Enduro menaklukkan Jakarta Popsivo Polwan pada lanjutan Final Four Proliga 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT