Begini Caranya Agar Tubuh Tetap Bugar di Bulan Ramadhan
- Freepik.com
Bulan suci Ramadhan bukan jadi halangan untuk melakukan segala aktivitas. Banyak sekali cara menjaga tubuh tetap bugar di saat bulan puasa, salah satunya dengan olahraga. Ketika umat Muslim menjalankan puasa selama kurang lebih 13 jam dalam satu hari tentunya tubuh menjadi kekurangan cairan dan tidak memiliki energi.Â
Olahraga memang membawa pengaruh positif pada tubuh, antara lain untuk menjaga tubuh tetap sehat. Namun, bagaimana cara menjalankan olahraga yang baik di bulan Ramadhan? Apa saja hal-hal yang harus diperhatikan?
Yang harus diperhatikan pertama adalah waktu olahraga di saat bulan Ramadhan. Tidak disarankan untuk melakukan olahraga di siang hari ketika puasa berlangsung. Olahraga sebaiknya tidak dilakukan saat berpuasa karena perut dalam keadaan kosong.
Waktu yang tepat untuk melakukan olahraga di bulan Ramadhan adalah pada saat setelah berbuka puasa, karena setelah berbuka puasa tubuh mendapatkan energinya kembali dari makanan dan minuman.
Pilihan waktu lainnya adalah beberapa saat jelang berbuka puasa. Kamu bisa berolahraga 30-60 menit menjelang adzan magrib karena mendekati waktu makan. Sehingga tubuh dapat segera mendapat asupan energi kembali.
Ada beberapa jenis olahraga yang bisa dilakukan di bulan puasa, Pilihlah jenis olahraga yang ringan sampai sedang intensitasnya sperti berjalan, jogging, dan bersepeda. Disarankan untuk tidak mencoba intensitas olahraga yang lebih tinggi dari yang biasa dilakukan karena khawatir tubuh tidak mampu melakukannya.
Jalan cepat juga dapat menjadi alternatif olahraga yang baik karena mampu menjaga keseimbangan tubuh saat berpuasa. Asyiknya lagi, aktivitas ini bisa kamu lakukan bersama teman atau kerabat. Cukup bergerak selama kurang lebih 30 menit dalam sehari saat sore hari menjelang berbuka puasa.
Zumba juga bisa menjadi pilihan olahraga di saat puasa, Salah satu jenis olahraga saat puasa yang mudah untuk dilakukan dan menyenangkan karena mengikuti irama musik. Melakukan gerakan zumba disebut mampu membakar 570 kalori/jam.
Selanjutnya ini olahraga yang juga mengasyikan dan menjadi pilihan banyak orang yaitu berenang. Renang termasuk jenis olahraga yang bisa membakar kalori dengan baik yaitu sekitar 360 hingga 400 kalori dalam waktu kurang lebih 30 menit.
Namun berhati-hatilah agar tidak ada air yang masuk ke bagian mulut, hidung, telinga, dan lubang lainnya karena dapat membatalkan puasa kita.Â
Olahraga lain yang cukup sederhana dan terlihat tidak melelahkan yaitu naik turun tangga, Dengan naik turun selama 10 menit akan membakar sebesar 178 kalori, akan tetapi fakta menunjukan kalau aktivitas ini bisa menyebabkan dehidrasi berlebihan jika kamu tidak melakukannya dengan cara yang tepat.
Bersepeda juga sangat cocok dilakukan saat pagi hari saat udara masih bersih dan menyegarkan. Untuk melakukan jenis olahraga ini kamu bisa menggunakan jenis sepeda apa saja yang kamu miliki. Lakukan selama kurang lebih 45 menit untuk membakar 300-350 kalori.
Selain melakukan olahraga, asupan gizi di bulan puasa diperhatikan asupan makanan apa saja kah yang masuk ke tubuh kita, apakah sudah cukup seimbang?
Pastikan menu makanan tetap mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral untuk memenuhi kebutuhan zat gizi yang diperlukan tubuh dan porsi makanan dengan takaran yang cukup, tidak terbilang kurang apalagi berlebihan.Â
Lalu yang terakhir, agar tetap bisa berolahraga saat puasa secara efektif kamu harus memperhatikan waktu istirahat. Orang dewasa memerlukan waktu tidur kurang lebih sekitar 7-9 jam per hari. Waktu tidur yang kurang dapat mempengaruhi kinerja tubuh. Terkadang tidur siang diperlukan untuk menjaga kondisi tubuh tetap sehat dan bugar.
Waktu tidur yang bagus di tambah menjaga kebugaran tubuh lewat berolahraga adalah perpaduan yang sempurna menuju pola hidup sehat apalagi di bantu dengan mengonsumsi makanan yang bergizi dan air mineral 2 liter sehari. Tentunya hal ini banyak sekali sisi positifnya bagi tubuh manusia, berikut penjelasan manfaat jika kita tetap rutin melakukan olahraga. Â
Jika kamu rutin berolahraga maka kamu bisa mempertahankan massa otot yang mana akan berkurang jika kamu tidak melakukan olahraga. Selain itu memicu hormon endorfin atau hormon kebahagiaan yang dihasilkan saat kamu berkeringat, Memperlancar metabolisme tubuh yang lebih baik jika tubuh sering bergerak, Menjaga berat badan agar tidak terjadi kenaikan saat bulan puasa, Mendetofikasi organ-organ tubuh, hingga memperlancar sirkulasi darah.
Itulah sebabnya kita harus tetap rutin berolahraga di saat puasa, banyak manfaatnya bukan? Semoga tips kesehatan di atas dapat membuatmu semakin sehat. Tetap ingat untuk melakukan olahraga sesuai kemampuan dan kebiasaan kamu, karena olahraga yang berlebihan justru akan membuat sakit atau cidera. (ayu)Â
Load more