GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Penderita Diabetes Bisa Nikmati Gula? dr Zaidul Akbar Bilang Boleh Saja, Bahkan Ada yang Jadi Obat, Salah Satunya…

Penderita diabetes masih bisa konsumsi gula? dr. Zaidul Akbar ungkap rahasia nikmati gula yang justru bisa bermanfaat bahkan jadi obat alami.
Sabtu, 23 Agustus 2025 - 22:56 WIB
Ilustrasi Gula
Sumber :
  • Pixabay

tvOnenews.com - Banyak orang beranggapan bahwa penderita diabetes harus sepenuhnya menghindari gula.

Pandangan ini memang tidak sepenuhnya salah, sebab konsumsi gula berlebih bisa memicu lonjakan kadar glukosa dalam darah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, dr Zaidul Akbar, seorang dokter sekaligus pakar herbal, dalam salah satu kajian kesehatannya mengungkapkan bahwa tidak semua jenis gula berbahaya.

Bahkan, ada jenis gula yang justru bisa dijadikan bagian dari pengobatan alami, salah satunya adalah gula aren.

“Anda mungkin nggak habis pikir, saya kemarin bertemu dengan seorang yang Masyaallah saya tahu ilmu beliau, meskipun itu tidak bisa disamaratakan pada semua orang, tentunya harus dengan ilmu juga,” kata dr Zaidul Akbar dilansir dari kanal YouTube pribadinya.

Lebih lanjut, beliau menambahkan cerita unik dari seorang ahli yang ditemuinya.

"Dia cerita, dia ngobatin orang yang kena diabetes suruh makan apa? Suruh makan gula aren,” ujar dr Zaidul Akbar.

Pernyataan ini jelas membuat banyak orang terkejut. Pasalnya, diabetes identik dengan larangan keras terhadap konsumsi gula.

Namun, menurut dr Zaidul Akbar, ada alasan kuat mengapa gula aren berbeda dari gula pasir biasa.

Menurut dr Zaidul Akbar, gula aren masih dalam bentuk yang lebih alami atau original.

Berbeda dengan gula rafinasi (gula putih atau gula pasir) yang telah melalui proses panjang hingga hanya menyisakan glukosa murni, gula aren masih mengandung zat bermanfaat.

“Gula aren itu masih original gula. Masih ada seratnya, masih ada vitaminnya, masih ada mineralnya, masih ada enzimnya. Itu semua yang kita butuhkan. Kalau gula pasir sekarang, vitamin nggak ada, mineral nggak ada, enzim nggak ada, serat nggak ada,” terang dr Zaidul Akbar.

Hal inilah yang membuat gula aren lebih aman dikonsumsi dalam jumlah wajar, bahkan untuk penderita diabetes.

Kandungan alami yang masih lengkap dipercaya bisa membantu tubuh lebih seimbang dalam mengolah gula.

Agar lebih jelas, berikut beberapa perbedaan utama gula aren dengan gula pasir yang disebutkan para ahli kesehatan:

1. Indeks Glikemik Lebih Rendah

Gula aren memiliki indeks glikemik (IG) yang lebih rendah dibanding gula pasir. Artinya, dampaknya terhadap kenaikan gula darah tidak secepat dan setinggi gula rafinasi.

2. Kandungan Nutrisi Lebih Kaya

Gula aren mengandung sejumlah kecil vitamin B, mineral seperti zat besi, kalium, magnesium, serta antioksidan.

Hal ini membuatnya bukan sekadar pemanis, tetapi juga menyumbang nutrisi tambahan.

3. Lebih Alami dan Minim Proses

Proses pembuatan gula aren jauh lebih sederhana dibanding gula pasir yang harus melalui tahap pemurnian berulang. Karena itu, sifat alaminya lebih terjaga.

Meski dr Zaidul Akbar menyebut gula aren bisa dikonsumsi, ia menekankan bahwa tidak semua orang bisa menerapkan hal yang sama.

Setiap penderita diabetes memiliki kondisi tubuh yang berbeda-beda.

Karena itu, konsumsi gula aren tetap harus dilakukan dengan ilmu, pendampingan, serta takaran yang tepat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kalau kita dengar begitu kan nggak masuk akal ya, makan gula aren? Tapi memang jumlahnya juga nggak boleh banyak. Intinya tetap harus ada ilmu,” jelas dr Zaidul Akbar.

Bagi penderita diabetes, konsumsi gula aren bisa menjadi alternatif pemanis alami yang lebih sehat dibandingkan gula pasir. Namun, porsinya tetap harus dikontrol. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ribuan Personel Gabungan Beri Pengamanan di 165 Vihara Saat Perayaan Imlek 2026

Ribuan Personel Gabungan Beri Pengamanan di 165 Vihara Saat Perayaan Imlek 2026

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengungkapkan sebanyak 1.919 personel gabungan dilibatkan dalam pengamanan ini.
133 Titik Rukyatul Hilal Disiapkan di Seluruh Indonesia, Penentuan 1 Ramadhan 1447 H Mengacu Hasil Pemantauan Nasional

133 Titik Rukyatul Hilal Disiapkan di Seluruh Indonesia, Penentuan 1 Ramadhan 1447 H Mengacu Hasil Pemantauan Nasional

Pemerintah siapkan 133 titik rukyatul hilal di Indonesia untuk menentukan 1 Ramadhan 1447 H melalui observasi ilmiah dan sidang isbat nasional.
Kiper Ratchaburi FC Mendadak Singgung Persib Bandung Usai Jadi MVP di Liga Thailand

Kiper Ratchaburi FC Mendadak Singgung Persib Bandung Usai Jadi MVP di Liga Thailand

Dapat gelar sebagai MVP di pertandingan Liga Thailand, kiper Ratchaburi FC Kampol Pathomakkakul mendadak singgung Persib Bandung jelang leg kedua ACL Elite Two.
Nyaris Dua Dekade Perempuan Malaysia Hidup Susah Usai Nikah dengan Pria WNI di Lombok: Cerai, Jadi Tukang Sapu, Anak Tidak Lanjutkan Sekolah hingga Mantan Suami Menikah Lagi

Nyaris Dua Dekade Perempuan Malaysia Hidup Susah Usai Nikah dengan Pria WNI di Lombok: Cerai, Jadi Tukang Sapu, Anak Tidak Lanjutkan Sekolah hingga Mantan Suami Menikah Lagi

Kisah perempuan Malaysia hidup susah selama nyaris dua dekade, tepatnya 18 tahun, usai menikah dengan pria warga Indonesia (WNI) di Lombok menjadi viral.
Jadwal Tes Pramusim MotoGP 2026 Pekan Ini: Percobaan Terakhir Marc Marquez Cs Jelang Seri Pembuka di Thailand

Jadwal Tes Pramusim MotoGP 2026 Pekan Ini: Percobaan Terakhir Marc Marquez Cs Jelang Seri Pembuka di Thailand

Jadwal tes pramusim MotoGP 2026, di mana pekan ini akan menjadi percobaan terakhir Marc Marquez dan kawan-kawan sebelum tampil di seri pembuka kelas premier.
Keamanan Siber dan AI Dinilai Jdi Fondasi Strategis Pertahanan Stabilitas Geopolitik

Keamanan Siber dan AI Dinilai Jdi Fondasi Strategis Pertahanan Stabilitas Geopolitik

Reisinger menyoroti bahwa benua tersebut kini menempatkan keamanan siber sebagai fondasi strategis dalam mempertahankan stabilitas geopolitik.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut  Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Akses jalur alternatif menurun dari Jalan Lingkar Interchange Tanjungpura ke jalan raya Tanggul Rawagabus akhirnya ditutup permanen
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

Ramalan Tahun Kuda Api 2026 menyebut lima shio berpotensi cuan besar. Simak daftar shio paling hoki secara finansial menurut VN Express.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Pimpinan Ponpes di Jepara Diduga Cabuli Santriwati 25 Kali, Kuasa Hukum Korban Beberkan Modusnya

Pimpinan Ponpes di Jepara Diduga Cabuli Santriwati 25 Kali, Kuasa Hukum Korban Beberkan Modusnya

Ironis, pimpinan pondok pesantren (ponpes), Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, diduga cabuli santriwatinya berusia 19 tahun 25 kali. Hal ini diungkap kuasa hukum
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT