News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Turun Berat Badan Tanpa Diet Ketat, Ini Penjelasan Ahli: Cukup Kurangi Hal Ini!

Turun berat badan tanpa diet ketat bisa dilakukan dengan mudah. Simak penjelasan ahli soal 6 putih yang sebaiknya dikurangi agar tubuh lebih sehat dan kuat.
Jumat, 29 Agustus 2025 - 23:18 WIB
Ilustrasi Turun Berat Badan
Sumber :
  • pexels.com

tvOnenews.com - Turun berat badan sering kali dikaitkan dengan diet ketat dan aturan makan yang sulit dijalani. 

Padahal, turun berat badan bisa dilakukan dengan cara yang lebih sederhana tanpa harus menyiksa diri. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut penjelasan ahli, kunci utama untuk turun berat badan dan menjaga tubuh tetap sehat adalah dengan mengurangi konsumsi beberapa jenis makanan tertentu.

Hidup sehat bukan soal diet ekstrem atau olahraga berlebihan. Tak perlu diet ketat, dr. Cahyono ungkap rahasia hidup sehat cukup dengan mengurangi 6 hal ini setiap kali makan. Simak cara sederhana ini!

Penjelasan Ahli tentang “6 Putih

cahyono
dr Cahyono. (Sumber: Kolase Tim tvOnenews)

Menurut dr. Cahyono, ada istilah “6 putih” yang sebaiknya dikurangi dari pola makan sehari-hari. 

Enam jenis makanan ini memang umum dikonsumsi masyarakat Indonesia, tetapi jika berlebihan bisa memicu berbagai masalah kesehatan, termasuk risiko obesitas, diabetes, hingga penyakit jantung.

1. Nasi Putih

Sebagian besar masyarakat Indonesia masih menjadikan nasi putih sebagai makanan pokok. 

Namun, nasi putih memiliki kadar gula yang tinggi. “Kurangi nasi putih, kalau perlu jangan makan nasi putih, ganti makanan karbohidrat yang kadar gulanya rendah. Apa itu? Kentang rebus, jagung rebus, beras merah,” jelas dr. Cahyono.

2. Gula Pasir

Gula pasir adalah sumber kalori kosong yang bisa meningkatkan risiko diabetes. Sebagai gantinya, dr. Cahyono menyarankan menggunakan gula aren atau madu. 

“Jangan makan gula pasir, ini penting sekali. Ganti sama gula aren. Gula aren sekarang sudah naik derajatnya, bahkan sudah digunakan di hotel-hotel bintang 6,” ujarnya.

3. Tepung Terigu

Produk berbahan tepung seperti gorengan, roti, kue, bakwan, dan mendoan termasuk yang harus dibatasi. 

Konsumsi berlebihan bisa menambah berat badan dan mengganggu pencernaan. 

“Putih yang ketiga, jangan atau kurangi makan tepung, terigu. Udah makan nasi, masih makan tepung beras ya roti, kue, bakwan, mendoan,” lanjutnya.

4. Santan

Santan sering digunakan dalam berbagai masakan khas Indonesia. 

Menurut dr. Cahyono, mengonsumsi santan bersama makanan tinggi karbohidrat lain seperti nasi uduk, gorengan, dan minuman manis bisa membuat tubuh kelebihan kalori tanpa nutrisi seimbang.

5. Susu Olahan

Susu kemasan atau susu olahan yang melalui banyak proses sebaiknya dikurangi. 

“Jangan minum susu olahan. Kalau mau minum susu, pilih susu sapi atau susu kambing murni,” tegas dr. Cahyono.

6. Garam

Konsumsi garam berlebih dapat meningkatkan risiko hipertensi. Oleh karena itu, batasi penggunaannya dan gunakan alternatif yang lebih sehat. 

“Putih yang keenam kurangi garam, ganti sama garam himalaya,” tambahnya.

Manfaat Mengurangi “6 Putih”

Dengan mengurangi keenam jenis makanan tersebut, tubuh tidak hanya lebih sehat tetapi juga membantu proses turun berat badan secara alami. 

Asupan gula dan kalori yang lebih terkendali membuat metabolisme lebih seimbang dan mencegah penumpukan lemak berlebih.

Selain itu, langkah sederhana ini juga bisa menjadi awal perubahan besar dalam gaya hidup. 

Tidak perlu diet ekstrem yang menyiksa, cukup dengan kesadaran untuk mengurangi makanan berisiko, tubuh bisa lebih kuat, bugar, dan berat badan lebih terkontrol.

Baca Juga: Rahasia Turun Berat Badan 20 Kg dalam 7 Hari Menurut dr. Zaidul Akbar

Turun berat badan bukan hanya soal diet ketat atau olahraga berlebihan. 

Dari penjelasan ahli, cukup dengan mengurangi “6 putih” seperti nasi putih, gula pasir, tepung terigu, santan, susu olahan, dan garam, tubuh bisa menjadi lebih sehat dan berat badan lebih ideal. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Cara ini sederhana, alami, dan bisa dilakukan siapa saja tanpa harus mengubah pola hidup secara drastis.

(adk/anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

Psikolog forensik, Reza Indragiri berbagi 5 dimensi jika risk assessment diterapkan dalam kasus penyekapan dan penganiayaan dilakukan Taufik Hidayat pada YTR.
Detik-detik Lansia Terseret Ombak di Pantai Anyer, Evakuasi Berlangsung Dramatis!

Detik-detik Lansia Terseret Ombak di Pantai Anyer, Evakuasi Berlangsung Dramatis!

Seorang wisatawan lanjut usia (lansia) asal Kota Serang nyaris menjadi korban kecelakaan laut setelah terseret ombak saat berenang di Pantai Elpukara, kawasan wisata Anyer.
Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Sinergi antara penyelenggara negara dan warga negara menjadi sorotan utama dalam arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto. 
PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

Partai Amanat Nasional (PAN) menanggapi soal upaya Presiden ke-7 RI Jokowi yang kembali melakukan safari politik ke sejumlah daerah.
Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Inter Milan terus bergerak membenahi skuad jelang musim 2026/2027. Fokus utama Nerazzurri pada bursa transfer musim panas kali ini adalah memperkuat pertahanan.
Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri perfilman Indonesia mulai memasuki fase baru seiring munculnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem hiburan digital.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT