News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kalau Sakit Apapun, Tolong Tidak Perlu Terburu-buru Minum Obat Kimia dan Pergi ke Dokter, Ternyata kata dr Cahyono Sebaiknya..

dr Cahyono ungkap holistic integrated medicine untuk atasi sakit tanpa obat kimia. Fokus pada nutrisi & self-healing untuk ginjal sehat. Simak penjelsannya!
Rabu, 3 September 2025 - 16:55 WIB
Ilustrasi Wanita Sakit dan dr Cahyono
Sumber :
  • Kolase foto tvOnenews / pixabay / YouTube

tvOnenews.com - Ketika sakit, naluri kita sering kali langsung mengarahkan untuk pergi ke dokter dan mengonsumsi obat kimia

Namun, menurut pakar kesehatan dr Cahyono, pendekatan holistic integrated medicine menawarkan cara yang lebih alami untuk menyembuhkan tubuh. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan fokus pada self-healing dan nutrisi, tubuh bisa pulih tanpa ketergantungan pada obat kimia. Apa sebenarnya rahasia di balik pendekatan ini? 

Yuk, simak artikel berikut untuk mengetahui lebih banyak tentang pandangan dr Cahyono dalam mengatasi sakit dan menjaga kesehatan, termasuk mencegah masalah serius seperti gangguan ginjal.

Pendekatan Holistik dr Cahyono untuk Kesehatan  

Menurut dr Cahyono, tubuh manusia sebenarnya tidak selalu membutuhkan obat kimia untuk sembuh. 

Dalam kutipan dari tayangan YouTube Kasisolusi, ia menyatakan, “Sebetulnya manusia itu enggak butuh obat, kita sehat enggak butuh obat. Konsep holistiknya gini, self-healing. Memang betul kita butuh obat suatu saat, suatu ketika, oke.” 

Pendekatan holistic integrated medicine yang ia terapkan menggabungkan ilmu medis modern dengan pengobatan tradisional, menjadikan obat kimia hanya sebagai pendamping, bukan solusi utama.

Mengapa Obat Kimia Bukan Solusi Utama?  

dr Cahyono menjelaskan bahwa obat kimia konvensional hanya meredakan gejala atau symptom, seperti rasa sakit, tanpa mengatasi akar masalah, yaitu kesehatan sel tubuh. 

Ia menegaskan, “Obat medis konvensional yang sifatnya symptom meredakan rasa sakit, tidak mengobati sel. Padahal sel kita butuh makanan yang bagus, sel sakit karena kita tidak kasih makan yang baik, pembuluh darah tersumbat.” 

Tubuh yang sehat bergantung pada sel-sel yang sehat, dan ini hanya bisa dicapai dengan nutrisi yang baik serta gaya hidup seimbang.

Faktor seperti pola makan tidak sehat, stres, dan konsumsi makanan olahan seperti gula atau tepung gluten dapat membebani sel tubuh. 

dr Cahyono menyebutkan, “Stress itu membebani sel kita, makanan yang tidak baik, ultrafood proses, gula, tepung yang mengandung gluten dan sebagainya itu kan beban buat sel kita. Sehingga tubuh kita penuh dengan racun, itu yang akhirnya buat sel kita teriak.”

Ketika sel-sel tubuh “terbebani,” tubuh menjadi rentan terhadap berbagai penyakit, termasuk masalah serius seperti gangguan ginjal.

Pentingnya Nutrisi untuk Kesehatan Sel  

Menurut dr Cahyono, kunci utama menjaga tubuh tetap sehat adalah memberikan nutrisi yang tepat untuk sel. 

Ia menekankan bahwa tubuh membutuhkan makanan yang mendukung fungsi sel, bukan hanya obat untuk meredakan gejala. 

“Yang utama itu nutrisi, tubuh kita yang dibutuhkan adalah nutrisi,” ujarnya. 

Pola makan yang buruk, seperti konsumsi makanan olahan, dapat menyebabkan penumpukan racun dalam tubuh, yang pada akhirnya merusak sel dan memicu penyakit.

Hubungan dengan Masalah Ginjal  

Salah satu dampak dari pola hidup tidak sehat adalah meningkatnya kasus gagal ginjal. 

dr Cahyono menjelaskan, “Kenapa sekarang banyak banget orang kena gagal ginjal? Karena hipertensi. Saya katakan hipertensi bukan penyakit, tanda bahwa tubuhnya ada sumbatan, ada hambatan. Kalau hambatan itu terjadi di ginjal sehingga sel ginjal tidak dapatkan nutrisi, sel ginjal protes.” 

Ia menambahkan bahwa jika hanya gejala seperti nyeri yang diatasi tanpa memperbaiki kesehatan sel, maka kerusakan akan semakin parah, hingga menyebabkan ginjal gagal berfungsi. 

“Kalau didiamkan yang dihilangkan symptom saja rasa nyerinya saja lama-lama rusak. Itulah yang terjadi, urium kreatinin naik gagal ginjal. Jadi yang harus dibenahi adalah selnya,” tegasnya.

Solusi Holistik untuk Kesehatan Jangka Panjang  

Pendekatan holistic integrated medicine yang diusung dr Cahyono menawarkan solusi dengan fokus pada self-healing dan perbaikan pola hidup. 

Dengan memperbaiki pola makan, mengelola stres, dan memastikan tubuh mendapatkan nutrisi yang cukup, seseorang dapat mencegah dan mengatasi sakit tanpa ketergantungan pada obat kimia. 

Pendekatan ini tidak hanya membantu menjaga kesehatan secara umum, tetapi juga mencegah masalah serius seperti gangguan ginjal akibat kerusakan sel.

dr Cahyono menawarkan perspektif baru dalam menjaga kesehatan melalui holistic integrated medicine. 

Alih-alih buru-buru mengonsumsi obat kimia saat sakit, ia menyarankan untuk fokus pada nutrisi dan self-healing agar sel tubuh tetap sehat. 

Dengan menghindari makanan olahan, mengelola stres, dan memahami kebutuhan tubuh, kita bisa mencegah masalah kesehatan serius seperti gangguan ginjal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jadi, mulailah perhatikan pola hidup Anda hari ini untuk kesehatan yang lebih baik di masa depan!

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Lee So-young dan Megawati Hangestri sempat bekerja sama dengan membela Red Sparks di Liga Voli Korea 2023-2024.
Nadiem Makarim dan Kuasa Hukum Soroti Fakta Persidangan yang Diabaikan dan Dugaan Kriminalisasi

Nadiem Makarim dan Kuasa Hukum Soroti Fakta Persidangan yang Diabaikan dan Dugaan Kriminalisasi

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjatuhkan putusan terhadap Nadiem Makarim terkait perkara Chromebook pada sidang yang digelar Selasa (30/6). 
HUT Bhayangkara ke-80 Digelar di Satlat Brimob Cikeas, Polri Ungkap Alasannya

HUT Bhayangkara ke-80 Digelar di Satlat Brimob Cikeas, Polri Ungkap Alasannya

Polri mengungkap alasan pelaksanaan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, digelar di Satlat Brimob Polri, Cikeas, Bogor, pada Rabu (1/7/2026). Diketahui pada tahun 2025 lalu, dilaksanakan di Monas, Jakarta Pusat.
5 Zodiak Paling Beruntung soal Cinta di Awal Juli 2026: Libra Hubungan Makin Harmonis, Taurus Bertemu Jodoh

5 Zodiak Paling Beruntung soal Cinta di Awal Juli 2026: Libra Hubungan Makin Harmonis, Taurus Bertemu Jodoh

Memasuki awal Juli 2026, energi astrologi diprediksi membawa perubahan positif dalam kehidupan asmara bagi sejumlah zodiak. Siapa saja yang makin harmonis?
Industri Maritim Nasional Dinilai Belum Maksimal Serap Produk Komponen Lokal

Industri Maritim Nasional Dinilai Belum Maksimal Serap Produk Komponen Lokal

Industri komponen kapal nasional dinilai masih menghadapi tantangan besar untuk bisa bersaing di tengah tingginya kebutuhan sektor maritim dalam negeri.
Miroslav Koubek Masuk Dalam Daftar Pelatih yang Pamit Skuad Tim Nasional Usai Gagal di Piala Dunia 2026

Miroslav Koubek Masuk Dalam Daftar Pelatih yang Pamit Skuad Tim Nasional Usai Gagal di Piala Dunia 2026

Republik Ceko mengkonfirmasi kepergian sang pelatih setelah kedua belah pihak sepakat untuk memutus kontrak usai kegagalan tim di Piala Dunia. 

Trending

Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Lee So-young dan Megawati Hangestri sempat bekerja sama dengan membela Red Sparks di Liga Voli Korea 2023-2024.
Nadiem Makarim dan Kuasa Hukum Soroti Fakta Persidangan yang Diabaikan dan Dugaan Kriminalisasi

Nadiem Makarim dan Kuasa Hukum Soroti Fakta Persidangan yang Diabaikan dan Dugaan Kriminalisasi

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjatuhkan putusan terhadap Nadiem Makarim terkait perkara Chromebook pada sidang yang digelar Selasa (30/6). 
HUT Bhayangkara ke-80 Digelar di Satlat Brimob Cikeas, Polri Ungkap Alasannya

HUT Bhayangkara ke-80 Digelar di Satlat Brimob Cikeas, Polri Ungkap Alasannya

Polri mengungkap alasan pelaksanaan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, digelar di Satlat Brimob Polri, Cikeas, Bogor, pada Rabu (1/7/2026). Diketahui pada tahun 2025 lalu, dilaksanakan di Monas, Jakarta Pusat.
Farhan Halim Jadi Rebutan Volimania Korea Usai Bawa Timnas Voli Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026, Minta Abroad di V-League

Farhan Halim Jadi Rebutan Volimania Korea Usai Bawa Timnas Voli Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026, Minta Abroad di V-League

Farhan Halim mendadak menjadi perbincangan hangat volimania Korea Selatan usai tampil gemilang membawa Timnas Voli Indonesia juara AVC Men's Cup 2026.
Pensiunan Kemlu Tuntut Hak Pembayaran Gaji Pokok, Mahkamah Konstitusi: Pemerintah Harus Bantu

Pensiunan Kemlu Tuntut Hak Pembayaran Gaji Pokok, Mahkamah Konstitusi: Pemerintah Harus Bantu

Mahkamah Konstitusi menggelar Pengucapan Putusan Nomor 177/PUU-XXIV/2026 tentang Pengujian Pasal 40 ayat (1) dan ayat (2) UU No. 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara
Boy Arnez Singgung Reidel Toiran, Sebut Kunci Jadi MVP di AVC Men's Cup 2026

Boy Arnez Singgung Reidel Toiran, Sebut Kunci Jadi MVP di AVC Men's Cup 2026

Outside Hitter Timnas Voli Indonesia, Boy Arnez Arabi menyebutkan bahwa Reidel Toiran menjadi salah satu kunci dirinya bisa menjadi MVP di AVC Men's Cup 2026.
Daftar Peserta AVC Men's Volleyball Continental Championship 2026: Timnas Voli Indonesia Gagal Lolos

Daftar Peserta AVC Men's Volleyball Continental Championship 2026: Timnas Voli Indonesia Gagal Lolos

Timnas Voli Indonesia tak masuk dalam daftar peserta AVC Men's Volleyball Continental Championship 2026. Pasalnya, skuad Garuda tak lolos ke ajang bergengsi ini meski baru saja meraih gelar juara AVC Men's Cup 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT